Isu Dugaan Kekerasan Hong Min-gi Memanas, Mantan Kekasih Klaim Dipaksa Aborsi
Isu dugaan kekerasan yang melibatkan aktor Hong Min-gi kembali memanas. Perkembangan terbaru muncul setelah mantan kekasihnya, seorang influencer yang disebut sebagai Nona A, menyampaikan tuduhan baru melalui media sosial. Pernyataan tersebut disampaikan tidak lama setelah Fable Company, agensi Hong Min-gi, merilis bantahan atas sejumlah tuduhan yang sebelumnya beredar.
Pada Rabu (19/8), Nona A mengaku pernah hamil ketika masih menjalin hubungan dengan Hong Min-gi. Ia menyatakan bahwa dirinya mendapat desakan untuk menggugurkan kandungan sebelum kemudian ditinggalkan secara sepihak. Nona A juga mengklaim memiliki sejumlah bukti medis dan foto ultrasonografi terkait kehamilan tersebut.
Nona A Klaim Didesak untuk Menggugurkan Kandungan
Dalam unggahan di Instagram Story, Nona A mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui kehamilan tersebut pada pertengahan Juli 2026. Menurut pengakuannya, kabar itu tidak mendapat respons yang ia harapkan dari Hong Min-gi.
Nona A menuturkan bahwa aktor berusia 24 tahun tersebut justru mendesaknya untuk segera menjalani aborsi. Ia bahkan menyertakan kutipan percakapan yang disebut berasal dari Hong Min-gi.
“Kamu bakal aborsi, kan? Besok langsung pergi,” tulis Nona A, seperti diberitakan Money Today pada Rabu (19/8).
Nona A kemudian menyatakan bahwa dirinya menjalani operasi aborsi seorang diri pada 13 Juli. Setelah prosedur tersebut, ia mengklaim Hong Min-gi terus meminta hubungan mereka diakhiri dan menghindari tanggung jawab. Ia juga menyebut seluruh biaya medis dan biaya aborsi ditanggung sendiri karena Hong Min-gi disebut berdalih tidak memiliki uang.
Bantah Tuduhan Stalking dari Agensi
Dalam pernyataan yang sama, Nona A membantah tudingan Fable Company yang menyebut dirinya melakukan penguntitan atau stalking terhadap Hong Min-gi. Agensi sebelumnya menuding Nona A melakukan intimidasi, meneror rumah sang aktor, serta mendatangi keluarga Hong Min-gi setelah hubungan mereka berakhir.
Nona A memberikan penjelasan berbeda mengenai tindakannya. Ia menyebut kedatangannya ke rumah Hong Min-gi dan upayanya menghubungi orang tua aktor tersebut dipicu rasa frustrasi serta sakit hati. Menurutnya, pesan-pesan yang ia kirimkan tidak mendapat tanggapan setelah dirinya menjalani aborsi.
Nona A juga menolak tuduhan bahwa dirinya berselingkuh dengan mantan kekasih ketika masih berpacaran dengan Hong Min-gi. Tuduhan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Fable Company sebagai bagian dari bantahan agensi terhadap isu yang beredar.
Kedua Pihak Siapkan Langkah Hukum
Nona A menegaskan bahwa dirinya tidak berniat menempuh jalur damai. Ia menyatakan telah menyerahkan perkara tersebut kepada kuasa hukum dan akan melanjutkan prosesnya melalui pengadilan.
“Tindakan pihak Hong Min-gi yang membingkai saya sebagai pelaku stalking adalah bentuk kekerasan sekunder demi mengubur fakta. Saya sudah menyerahkan kasus ini ke kuasa hukum untuk berproses di pengadilan,” tegas Nona A.
Sebelum mengungkap klaim mengenai kehamilan, Nona A lebih dulu membocorkan surat teguran hukum. Surat tersebut memuat sejumlah tuduhan terhadap Hong Min-gi, antara lain dugaan kekerasan fisik, ancaman melempar botol kaca, ucapan misoginis, serta penganiayaan terhadap hewan peliharaan.
Seluruh tuduhan tersebut masih berupa klaim dari pihak Nona A dan belum dipastikan melalui putusan hukum. Di sisi lain, Fable Company telah membantah tuduhan kekerasan yang diarahkan kepada aktor kelahiran 2002 tersebut.
Fable Company Bantah Tuduhan Kekerasan
Dalam pernyataannya, Fable Company menuding Nona A kerap berkomunikasi secara intens dengan mantan kekasihnya ketika masih menjalin hubungan dengan Hong Min-gi. Agensi menyebut kondisi tersebut menjadi alasan Hong Min-gi memilih mengakhiri hubungan.
Fable Company kemudian mengklaim bahwa Nona A tidak menerima keputusan tersebut. Agensi menudingnya melakukan intimidasi dan teror ke kediaman Hong Min-gi, bahkan mendatangi keluarga sang aktor.
Selain membantah dugaan kekerasan, Fable Company menyatakan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Langkah tersebut disebut mencakup proses perdata dan pidana, terutama berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik.
Kesimpulan
Perseteruan antara Hong Min-gi dan Nona A kini berkembang menjadi sengketa hukum dengan tuduhan yang saling berlawanan. Nona A menyampaikan klaim mengenai kehamilan, tekanan untuk menjalani aborsi, serta dugaan kekerasan dan pengabaian tanggung jawab. Sementara itu, Fable Company membantah tuduhan tersebut dan menuding Nona A melakukan stalking serta pencemaran nama baik.
Perkembangan berikutnya akan bergantung pada bukti yang diajukan kedua pihak dan proses hukum yang mereka tempuh. Hingga terdapat keputusan resmi dari pihak berwenang atau pengadilan, seluruh tuduhan dalam perkara ini perlu dipandang sebagai klaim dari masing-masing pihak.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment