Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD Batal Tampil di Cork-London akibat Masalah Promotor

Tiga band metal asal Indonesia, Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD, batal tampil di Cork, Irlandia, serta London, Inggris. Kedua konser tersebut merupakan bagian dari rangkaian CATACLYSMIC Summer Tour 2026 yang dijalani ketiganya di sejumlah kota Eropa pada Agustus hingga September 2026.

Pembatalan terjadi setelah Diablo Productions selaku promotor diduga tidak memenuhi sejumlah komitmen yang telah disepakati. Persoalan tersebut mencakup penyediaan venue, transportasi, akomodasi, hingga komunikasi selama tur berlangsung.

Konser di London Diduga Tidak Pernah Dipesan

Dalam pernyataan resmi yang dibagikan pada Minggu (16/8), Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD mengungkap berbagai kendala yang mereka alami selama bekerja sama dengan Diablo Productions. Masalah paling jelas muncul terkait rencana konser di London.

Pihak The Underworld Camden, venue yang dijadwalkan menjadi lokasi pertunjukan di London, menghubungi ketiga band tersebut secara langsung. Dalam komunikasi itu, pihak venue menyampaikan bahwa Diablo Productions diduga tidak pernah melakukan reservasi atau menyewa tempat tersebut secara resmi.

Ketiga band menjelaskan bahwa pihak The Underworld Camden juga telah berulang kali mencoba menghubungi promotor melalui email dan telepon. Namun, upaya tersebut disebut tidak mendapatkan respons sehingga pertunjukan di London akhirnya dibatalkan oleh pihak venue.

“Berbagai hal yang telah dijanjikan dan disepakati, termasuk venue, transportasi, akomodasi, dan komunikasi, tidak dipersiapkan dan dijalankan dengan baik,” tulis ketiga band dalam pernyataan mereka di Instagram.

Kendala Transportasi dan Akomodasi Ganggu Tur

Selain persoalan venue, ketiga band juga menyebut adanya masalah dalam penyediaan akomodasi dan transportasi. Situasi tersebut mencapai puncaknya setelah mereka tampil di Lost Lane, Dublin.

Menurut keterangan Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD, promotor gagal menyediakan kebutuhan akomodasi dan transportasi untuk perjalanan berikutnya. Akibatnya, mereka tidak dapat melanjutkan rangkaian pertunjukan ke Cork dan London sesuai jadwal.

Ketiga band mengaku telah berupaya menyelesaikan masalah tersebut secara internal. Mereka juga menyatakan tetap kooperatif selama proses penyelesaian berlangsung. Namun, upaya tersebut tidak menghasilkan solusi yang dapat membuat pertunjukan di Cork dan London tetap berjalan.

Situasi itu dinilai menunjukkan persoalan serius dalam hal persiapan, organisasi, komunikasi, dan profesionalisme promotor. Ketiga band juga mengungkapkan kekecewaan karena berbagai komitmen yang telah disepakati tidak terpenuhi, sementara mereka mengalami kerugian dalam tur tersebut.

The Underworld Camden Perkuat Pernyataan Band

Pernyataan ketiga band kemudian diperkuat oleh The Underworld Camden melalui unggahan di Instagram pada 17 Agustus. Pihak venue menyebut mereka juga mengalami kendala komunikasi dengan Diablo Productions terkait penyewaan tempat untuk konser.

The Underworld Camden menyatakan pertunjukan pada malam itu dibatalkan. Pihak venue mengaku tidak memperoleh penjelasan yang jelas mengenai penyebab pembatalan karena promotor tidak memberikan respons atas berbagai upaya komunikasi.

Dalam unggahannya, The Underworld Camden menyebut Diablo Productions tidak membayar atau menyewa venue tersebut. Pihak venue juga menuding promotor menghilang, mengabaikan upaya komunikasi, menghapus Facebook, serta menonaktifkan fitur tag dan pesan di Instagram.

Masalah lain berkaitan dengan tiket yang dijual melalui Eventbrite. The Underworld Camden mengaku tidak mengetahui secara pasti tiket apa saja yang ditawarkan oleh Diablo Productions untuk pertunjukan tersebut. Venue itu kemudian menghubungi Eventbrite dengan harapan seluruh uang pembelian tiket dapat dikembalikan kepada pelanggan.

Tur Eropa Tetap Dilanjutkan

Meskipun batal tampil di Cork dan London, Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD memastikan European Tour mereka tetap berlanjut. Ketiganya dijadwalkan melanjutkan perjalanan pada 20 Agustus di Eindhoven, Belanda.

Dalam pernyataannya, ketiga band menyebut informasi tersebut disampaikan sebagai bentuk transparansi sekaligus peringatan bagi para pelaku industri musik, khususnya penggiat extreme music. Mereka berharap kejadian serupa tidak dialami musisi lain di kemudian hari.

Ketiganya mengakui bahwa pembatalan konser dan persoalan selama tur menimbulkan kekecewaan besar. Namun, mereka menegaskan tetap memiliki semangat untuk menuntaskan rangkaian tur Eropa yang telah dijadwalkan.

Penggemar di Irlandia Galang Dana

Setelah muncul masalah terkait akomodasi dan transportasi, para penggemar ketiga band di Irlandia turut memberikan dukungan. Mereka menggalang dana melalui GoFundMe untuk membantu Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD melanjutkan perjalanan tur.

Personel DEADSQUAD, Stevi Item, menyampaikan bahwa penggalangan dana tersebut telah ditutup. Ia juga mengatakan pihak band akan membagikan informasi mengenai jumlah dana yang dapat diproses.

Stevi menjelaskan, GoFundMe itu merupakan gagasan dan inisiatif publik Irlandia. Sementara itu, penggemar dari Indonesia disebut cukup sulit berpartisipasi karena Indonesia tidak termasuk wilayah yang tercakup dalam layanan tersebut.

Ketiga band tidak mengaktifkan penggalangan dana khusus di Indonesia. Namun, penggemar di Tanah Air tetap dapat mendukung perjalanan tur mereka dengan membeli merchandise yang dibuat bersama oleh Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD.

Jadwal CATACLYSMIC Summer Tour 2026

CATACLYSMIC Summer Tour 2026 dibuka di Dublin, Irlandia, pada 15 Agustus. Setelah itu, ketiganya seharusnya tampil di Cork pada 16 Agustus dan London pada 17 Agustus. Namun, kedua pertunjukan tersebut batal digelar.

Mulai 20 Agustus, rangkaian tur dijadwalkan berlanjut di Eindhoven, Belanda. Perjalanan kemudian diteruskan ke sejumlah kota di Belanda, Jerman, Belgia, Austria, dan Swiss hingga 5 September 2026.

Kesimpulan

Pembatalan konser di Cork dan London menjadi kendala serius dalam perjalanan tur Eropa Jasad, Death Vomit, dan DEADSQUAD. Dugaan kegagalan Diablo Productions dalam memenuhi komitmen terkait venue, transportasi, akomodasi, dan komunikasi membuat ketiga band serta pihak venue mengalami kerugian dan kekecewaan.

Meski demikian, ketiga band memilih melanjutkan CATACLYSMIC Summer Tour 2026. Dukungan penggemar di Irlandia melalui GoFundMe juga menjadi bentuk solidaritas bagi mereka. Ke depan, ketiga band berharap persoalan serupa tidak kembali terjadi dan rangkaian tur dapat dituntaskan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment