Negosiasi Merger Paramount-Warner Bros. Discovery Masuk Tahap Krusial

Rencana merger Paramount dan Warner Bros. Discovery (WBD) disebut semakin mendekati tahap akhir. Perkembangan ini terjadi setelah Paramount memasuki fase penting dalam negosiasi dengan para jaksa agung dari 12 negara bagian yang sebelumnya menggugat transaksi tersebut melalui gugatan anti-monopoli.

Kesepakatan senilai US$110 miliar itu sempat tertunda akibat gugatan hukum. Kini, Paramount berupaya mencapai penyelesaian dengan para jaksa agung negara bagian, terutama Jaksa Agung California Rob Bonta yang menjadi salah satu tokoh utama di balik gugatan tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian bahwa negosiasi akan berujung pada kesepakatan final.

Negosiasi Paramount dan Jaksa Agung Negara Bagian

Menurut laporan Variety pada Sabtu (20/9), sejumlah sumber yang mengetahui perkembangan pembicaraan menyebut negosiasi antara Paramount dan para jaksa agung negara bagian bergerak ke arah positif. Kedua pihak diperkirakan masih terus berkomunikasi sepanjang akhir pekan untuk mencari formula penyelesaian yang dapat diterima.

Meski demikian, pembicaraan kemungkinan dihentikan sementara menjelang malam hari apabila kesepakatan belum tercapai. Jeda tersebut dilakukan untuk menghormati hari raya Yom Kippur.

Gugatan anti-monopoli tersebut menambah tekanan terhadap Paramount. Perusahaan itu terancam membayar tambahan US$7 juta per hari kepada pemegang saham WBD mulai 1 Oktober apabila proses merger belum rampung hingga tenggat waktu tersebut.

Opsi Memisahkan Operasional Kedua Studio

Rob Bonta sebelumnya menuntut adanya “solusi struktural” sebagai bagian dari penyelesaian sengketa. Namun, beredar informasi bahwa kantor Bonta mungkin mempertimbangkan langkah yang tidak sepenuhnya sesuai dengan tuntutan awal tersebut.

The Wall Street Journal, dengan mengutip sumber anonim, melaporkan bahwa salah satu opsi yang dibahas adalah mengoperasikan Paramount dan WBD secara terpisah untuk jangka waktu tertentu. Dengan skema itu, kedua studio tidak langsung digabungkan setelah transaksi selesai.

Gagasan pemisahan operasional tersebut bukan sepenuhnya hal baru bagi pihak Paramount. David Ellison, CEO Paramount Skydance, sebelumnya telah menyetujui bentuk pemisahan operasional tertentu. Hal itu tercermin dalam surat yang ditulisnya pada 28 Februari dan ditujukan kepada Senator Adam Schiff serta anggota DPR Laura Friedman dari Partai Demokrat.

Para sumber juga menyebut adanya kemungkinan komitmen yang dapat ditegakkan secara hukum. Komitmen tersebut dapat mewajibkan Paramount mengoperasikan sebagian atau seluruh aset WBD sebagai entitas yang terpisah dari Paramount dalam periode tertentu.

Produksi Film dan Operasional di California

Pembahasan antara Paramount dan Bonta tidak hanya berkaitan dengan struktur perusahaan. Aspek produksi juga menjadi bagian dari negosiasi, termasuk janji lama Ellison untuk memproduksi setidaknya 30 film setiap tahun.

Dalam pertemuan yang berlangsung secara jarak jauh, kedua pihak juga membahas kemungkinan dibuatnya perjanjian tertulis agar kegiatan operasional tetap berlangsung di California. Selain itu, muncul pembahasan mengenai penunjukan “penasihat editorial” pihak ketiga untuk CNN dan CBS.

Kesepakatan yang tengah dirumuskan juga berpotensi memuat komitmen untuk mempertahankan lapangan kerja selama jangka waktu tertentu. Ketentuan tersebut menjadi salah satu aspek yang ikut dipertimbangkan dalam mencari jalan keluar dari sengketa merger.

Meski berbagai opsi penyelesaian mulai dibicarakan, perwakilan Paramount Skydance menolak memberikan komentar kepada Variety mengenai proses negosiasi tersebut.

Penolakan terhadap Merger Masih Berlanjut

Di tengah pembicaraan yang disebut menunjukkan kemajuan, penolakan terhadap merger Paramount dan WBD masih terus berlangsung. Koalisi “Block the Merger” memperingatkan bahwa ketentuan penyelesaian yang beredar tidak dapat diterima.

Koalisi tersebut bahkan menyebut rencana penyelesaian itu sebagai “penghinaan bagi siapa pun yang telah menentang transaksi yang merugikan ini.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kelompok penentang masih menganggap merger berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Aktor Mark Ruffalo, yang selama ini secara terbuka menentang merger, turut menggalang dukungan agar Rob Bonta tidak melonggarkan sikapnya. Ruffalo mengajak para pendukungnya mendatangi kantor Bonta di Oakland pada Minggu (20/9) pukul 17.00 waktu setempat untuk menyampaikan penolakan terhadap kesepakatan yang sedang dibahas.

Aksi protes serupa juga dijadwalkan berlangsung di depan kantor Jaksa Agung New York Letitia James pada Senin. Sementara itu, aksi lainnya direncanakan pada Selasa di depan kantor pusat Writers Guild of America West di Los Angeles.

Menanti Keputusan Akhir

Negosiasi antara Paramount dan para jaksa agung negara bagian kini menjadi faktor penting bagi kelanjutan merger dengan WBD. Opsi pemisahan operasional, komitmen produksi, keberlangsungan kegiatan di California, penasihat editorial, serta perlindungan lapangan kerja menjadi sejumlah isu yang berpotensi menentukan isi kesepakatan.

Namun, keberadaan kelompok penentang dan aksi protes menunjukkan bahwa proses tersebut belum sepenuhnya berjalan mulus. Paramount masih perlu mendapatkan persetujuan yang dapat meredakan gugatan anti-monopoli sekaligus memenuhi batas waktu finansial yang semakin dekat. Keputusan akhir mengenai merger senilai US$110 miliar itu akan bergantung pada hasil pembicaraan dalam tahap krusial ini.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment