Polisi Panggil 18 Figur Publik Terkait Dugaan Promosi Arisan Online Fiktif di Jatim
Jawa Timur—Daftar figur publik yang dipanggil terkait dugaan promosi arisan online fiktif di Jawa Timur tengah menjadi perhatian. Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur atau Ditresiber Polda Jatim menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah artis, selebgram, dan TikTokers untuk dimintai keterangan.
Pemanggilan tersebut dilakukan untuk mendalami dugaan keterlibatan para influencer dalam mempromosikan atau meng-endorse arisan online yang diduga fiktif. Kasus ini disebut berkaitan dengan arisan online yang diduga dijalankan oleh selebgram asal Bali, Joiss Nydia Khaliza.
Polisi belum mengungkap seluruh nama figur publik yang masuk dalam daftar pemeriksaan. Selain itu, jadwal pemeriksaan masing-masing saksi juga belum disampaikan secara lengkap. Karena itu, daftar artis arisan bodong Jatim yang dipanggil hingga kini masih belum diketahui sepenuhnya.
18 Influencer Dijadwalkan Menjalani Pemeriksaan
Kasubdit I Ditresiber Polda Jatim AKBP Erik Pradana membenarkan adanya pemeriksaan terhadap sejumlah figur publik. Menurut dia, terdapat 18 orang yang dijadwalkan untuk memberikan keterangan kepada penyidik.
“Untuk totalnya (saksi yang dijadwalkan diperiksa) total 18, Mas,” kata Erik kepada detikJatim.
Para saksi tersebut terdiri atas satu artis, 16 selebgram, dan satu TikTokers. Mereka dipanggil karena diduga mengetahui atau terlibat dalam kegiatan promosi arisan online fiktif tersebut.
Meski jumlah saksi telah disampaikan, kepolisian masih merahasiakan identitas seluruh figur publik yang dipanggil. Informasi yang telah dikonfirmasi baru mencakup beberapa nama influencer dan agenda pemeriksaan sejumlah artis.
Dilan Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha Minta Jadwal Ulang
Dua influencer yang sebelumnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan adalah Dilan Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha. Keduanya sedianya dipanggil ke Polda Jawa Timur pada Kamis (20/8).
Namun, pemeriksaan terhadap keduanya batal dilakukan karena Dilan dan Ratu berhalangan hadir. Mereka kemudian meminta agar agenda pemeriksaan dijadwalkan ulang pada pekan berikutnya.
“Jumat (rencananya pemanggilan) 2 (influencer), iya betul itu (Dilan Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha), minta dijadwalkan minggu depan,” ujar Erik.
Hingga saat ini, polisi belum memastikan tanggal pemeriksaan ulang terhadap kedua influencer tersebut. Penjadwalan kembali akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk meminta keterangan terkait dugaan promosi arisan online fiktif.
Tiga Artis Masuk Agenda Pemeriksaan
Selain Dilan Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga artis pada Jumat (21/8). Erik membenarkan bahwa terdapat tiga artis yang masuk dalam agenda pemeriksaan.
“Rencananya ada 3, Mas,” kata Erik.
Namun, kepolisian belum membeberkan identitas ketiga artis tersebut. Dengan demikian, publik masih harus menunggu keterangan resmi dari penyidik mengenai siapa saja figur publik yang dimaksud.
Informasi mengenai komposisi saksi yang terdiri atas satu artis, 16 selebgram, dan satu TikTokers sebelumnya disampaikan oleh polisi. Di sisi lain, penyidik juga menyebut adanya agenda pemeriksaan terhadap tiga artis pada Jumat (21/8). Identitas serta jadwal pemeriksaan para figur publik tersebut masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
Polisi Dalami Dugaan Promosi Arisan Fiktif
Pemeriksaan terhadap para artis, selebgram, dan TikTokers dilakukan untuk mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam mempromosikan arisan online fiktif. Penyidik akan meminta keterangan para saksi mengenai bentuk promosi atau endorse yang dilakukan, sesuai dengan informasi yang disampaikan dalam perkara tersebut.
Polisi masih melakukan pemeriksaan secara bertahap. Karena sebagian saksi belum menjalani pemeriksaan dan beberapa agenda harus dijadwalkan ulang, informasi mengenai perkara ini masih dapat berkembang berdasarkan hasil penyelidikan.
Kesimpulan
Ditresiber Polda Jawa Timur menjadwalkan pemeriksaan terhadap 18 figur publik yang terdiri atas artis, selebgram, dan TikTokers dalam perkara dugaan promosi arisan online fiktif. Dua influencer, yakni Dilan Janiyar Ramadhani dan Ratu Felisha, belum menjalani pemeriksaan karena berhalangan hadir dan meminta penjadwalan ulang.
Polisi juga menyebut adanya agenda pemeriksaan terhadap tiga artis, tetapi identitas mereka belum diungkap. Ke depan, daftar figur publik yang dipanggil serta perkembangan perkara masih menunggu hasil pemeriksaan para saksi dan keterangan resmi dari Polda Jatim.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment