Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll Mengundurkan Diri di Tengah Ketegangan dengan Pete Hegseth

Washington, D.C. — Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat Dan Driscoll mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Donald Trump pada Senin (31/8). Keputusan tersebut disampaikan setelah berbulan-bulan ketegangan antara Driscoll dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth.

Seorang pejabat Angkatan Darat AS mengatakan kepada CNN bahwa Driscoll telah berbicara langsung dengan Presiden Trump mengenai kondisi Angkatan Darat saat ini sebelum mengajukan pengunduran dirinya. Langkah tersebut menambah perhatian terhadap dinamika internal di lingkungan Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Dan Driscoll Sampaikan Pengunduran Diri kepada Trump

Menurut pejabat Angkatan Darat yang dikutip CNN, Driscoll membahas situasi terkini Angkatan Darat bersama Trump. Setelah pertemuan atau pembicaraan tersebut, ia menyampaikan keputusan untuk mundur dari jabatannya sebagai Menteri Angkatan Darat.

Informasi mengenai pengunduran diri itu pertama kali diberitakan oleh The Wall Street Journal. CNN kemudian menghubungi pihak Angkatan Darat AS untuk memperoleh komentar lebih lanjut terkait keputusan tersebut.

Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly memberikan pernyataan bernada positif mengenai kinerja Driscoll selama menjabat. Ia menyebut Driscoll telah berperan efektif dalam mendorong agenda Trump, yang dikenal dengan slogan “Make America Strong Again”, di Departemen Angkatan Darat.

Gedung Putih Soroti Kinerja Driscoll

Anna Kelly mengatakan Driscoll memberikan kepemimpinan yang kuat selama berlangsungnya sejumlah operasi militer bersejarah. Ia juga dinilai mengembalikan fokus terhadap kesiapan dan daya gempur Angkatan Darat.

Selain itu, Gedung Putih menyoroti keterlibatan Driscoll dalam membantu proses negosiasi antara Rusia dan Ukraina. Pernyataan tersebut menggambarkan Driscoll sebagai pejabat yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan agenda pemerintahan Trump, baik dalam urusan militer maupun diplomatik.

Namun, pengunduran diri Driscoll tetap berlangsung dalam suasana hubungan yang tidak harmonis dengan Hegseth. Ketegangan antara keduanya disebut telah berlangsung selama berbulan-bulan dan menjadi salah satu latar belakang utama keputusan tersebut.

Hubungan Driscoll dengan JD Vance

Dan Driscoll merupakan veteran Angkatan Darat AS dan dikenal sebagai sahabat lama Wakil Presiden JD Vance. Keduanya pernah menjadi teman sekelas di Yale Law School dan tetap mempertahankan hubungan dekat hingga saat ini.

Kedekatan tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi hubungan Driscoll dengan Hegseth. CNN melaporkan bahwa Hegseth memandang hubungan Driscoll dengan Vance serta Gedung Putih sebagai potensi upaya untuk melewati atau mengabaikan kewenangannya sebagai Menteri Pertahanan.

Ketegangan di Lingkungan Departemen Pertahanan

Sejumlah sumber sebelumnya mengatakan kepada CNN bahwa pada awal masa jabatan Hegseth, sang menteri tidak sepenuhnya mempercayai para pejabat di sekitarnya. Sikap tersebut disebut berlaku terhadap pejabat sipil maupun militer, karena Hegseth mencurigai tingkat loyalitas mereka.

Salah satu perseteruan internal yang paling menonjol adalah hubungan Hegseth dengan Driscoll. Kedekatan Driscoll dengan Vance menjadi salah satu pemicu ketegangan dalam hubungan keduanya.

Situasi tersebut juga terjadi setelah Hegseth memecat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George serta dua jenderal lainnya pada awal tahun ini. George dan Driscoll diketahui memiliki hubungan kerja yang erat.

Peran Driscoll dalam Hubungan AS dan Ukraina

Driscoll sebelumnya juga membangun hubungan tersendiri dengan Presiden Trump. Kedekatan itu terlihat ketika Trump menunjuknya pada tahun lalu untuk membantu membujuk Ukraina agar kembali ke meja perundingan dan melanjutkan pembicaraan dengan Rusia.

Pengunduran diri Driscoll juga berlangsung sekitar enam bulan setelah pecahnya perang antara Amerika Serikat dan Iran. Konflik tersebut, berdasarkan informasi dalam laporan, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Kesimpulan

Pengunduran diri Dan Driscoll menambah sorotan terhadap kondisi internal Departemen Pertahanan Amerika Serikat, khususnya hubungan antara pejabat sipil dan militer. Keputusan itu disampaikan setelah ia berbicara dengan Presiden Donald Trump dan di tengah ketegangan yang telah berlangsung lama dengan Pete Hegseth.

Meski Gedung Putih memuji kontribusi serta kepemimpinan Driscoll, sejumlah persoalan mengenai hubungan antarpejabat tetap menjadi perhatian. Ke depan, perhatian akan tertuju pada perkembangan di Departemen Angkatan Darat AS setelah kepergian Driscoll serta bagaimana pemerintahan Trump menangani dinamika internal tersebut.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment