20 Pelat Baja JPO Bulungan Hilang Diduga Vandalisme, Kini Telah Diperbaiki
JAKARTA – Sebanyak 20 pelat baja pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bulungan di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilaporkan hilang. JPO tersebut berada di sekitar kawasan Bulungan, tepatnya di samping Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung). Hilangnya pelat baja itu diduga terjadi akibat aksi vandalisme.
Kerusakan pada lantai tangga JPO sempat membuat sejumlah titik menjadi bolong. Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan warga, terutama karena jembatan tersebut digunakan sebagai fasilitas penyeberangan di kawasan yang cukup ramai. Berdasarkan informasi dari Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, kerusakan itu kini telah ditindaklanjuti dan titik-titik yang kehilangan pelat baja telah diperbaiki.
20 Titik Pelat Baja Ditemukan Hilang
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, mengatakan pihaknya menemukan 20 titik pelat baja yang hilang berdasarkan hasil pengecekan di lokasi. Keterangan tersebut disampaikan pada Selasa, 22 September.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, ditemukan sebanyak 20 titik plat baja yang hilang,” kata Siti dalam keterangannya.
Pelat baja yang hilang merupakan bagian dari lantai tangga JPO Bulungan. Akibatnya, terdapat sejumlah bagian lantai yang tidak tertutup dan memerlukan penanganan segera. Dinas Bina Marga kemudian melakukan pemeriksaan untuk mendata kerusakan serta menentukan material yang dibutuhkan dalam proses perbaikan.
Kerusakan Diduga Terjadi pada Malam Hari
Dinas Bina Marga menduga hilangnya pelat baja tersebut berkaitan dengan aksi vandalisme. Berdasarkan kondisi di lapangan, aksi itu diperkirakan berlangsung pada malam hari menjelang waktu subuh.
Siti menjelaskan, sebelum kerusakan ditemukan, JPO Kyai Maja berada dalam kondisi baik. Fasilitas tersebut juga telah menjalani pemeliharaan besar pada akhir 2024. Pemeliharaan itu mencakup penggantian seluruh lantai JPO, penggantian atap, serta pengecatan ulang.
Pemeliharaan Besar Dilakukan Akhir 2024
Perbaikan besar yang dilakukan pada akhir 2024 menunjukkan bahwa JPO tersebut sebelumnya telah mendapatkan penanganan menyeluruh. Namun, hilangnya pelat baja pada sejumlah titik membuat Dinas Bina Marga perlu kembali melakukan pemeriksaan dan perbaikan.
Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan inventarisasi kerusakan. Langkah itu sekaligus dilakukan untuk memastikan kebutuhan material sebelum pekerjaan perbaikan dimulai.
Perbaikan Dilakukan pada Malam Hari
Proses perbaikan JPO Bulungan mulai dilakukan pada malam hari. Waktu pengerjaan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut pemerintah daerah setelah memperoleh hasil pengecekan terkait pelat baja yang hilang.
Dengan selesainya perbaikan, titik-titik pada lantai tangga JPO yang sebelumnya berlubang akibat hilangnya pelat baja telah ditangani oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Perbaikan itu dilakukan setelah seluruh kerusakan diinventarisasi dan kebutuhan material dipastikan.
Warga Diminta Melapor
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengimbau warga untuk melapor apabila mengetahui pihak yang diduga mencuri pelat baja JPO di kawasan Bulungan, Kebayoran Baru. Imbauan tersebut disampaikan menyusul hilangnya pelat baja pada JPO yang berada di dekat Gedung Kejaksaan Agung.
Sejumlah warga sebelumnya mengaku prihatin terhadap kondisi JPO tersebut. Menurut informasi yang disampaikan, pelat-pelat pada jembatan penyeberangan itu telah hilang sejak sekitar dua bulan lalu.
Kesimpulan
Hilangnya 20 pelat baja di JPO Bulungan, Jalan Kyai Maja, Jakarta Selatan, diduga disebabkan oleh aksi vandalisme yang berlangsung pada malam hari menjelang subuh. Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah melakukan pendataan kerusakan dan memperbaiki titik-titik yang mengalami kerusakan.
Ke depan, perhatian terhadap kondisi fasilitas penyeberangan tetap diperlukan agar JPO dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat. Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga meminta warga melaporkan apabila menemukan dugaan pencurian pelat baja di kawasan tersebut.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment