Claude AI Kini Bisa Membalas Email Gmail dan Mengelola Google Drive secara Otomatis

Claude AI besutan Anthropic mendapatkan kemampuan baru yang memungkinkan pengguna mengelola email Gmail dan file di Google Drive dengan bantuan kecerdasan buatan. Melalui fitur ini, Claude dapat membalas serta meneruskan email secara otomatis atas nama pengguna, sekaligus membantu mengatur berbagai file yang tersimpan di Google Drive.

Anthropic mengumumkan pembaruan tersebut melalui akun X resminya pada Rabu (19/8). Perusahaan menjelaskan, pengguna cukup meminta Claude untuk membalas sebuah utas email. Setelah itu, chatbot akan menyusun draf dan menyiapkan respons berdasarkan percakapan yang ada.

Meski memiliki kemampuan mengirim email secara otomatis, Anthropic menegaskan bahwa kendali tetap berada di tangan pengguna. Secara bawaan, Claude akan meminta persetujuan terlebih dahulu sebelum mengirimkan pesan. Namun, pengguna juga memiliki pilihan untuk menonaktifkan permintaan persetujuan tersebut apabila ingin balasan dikirim secara instan.

Claude Dapat Membalas dan Meneruskan Email Gmail

Fitur terbaru ini memungkinkan Claude membantu menangani komunikasi melalui Gmail. Pengguna dapat menginstruksikan chatbot untuk merespons sebuah utas email. Claude kemudian akan membuat draf balasan berdasarkan konteks percakapan dan memberikan respons yang telah disiapkan.

Selain menyusun balasan, Claude juga dapat meneruskan email secara otomatis. Kemampuan tersebut ditujukan untuk mempermudah pengguna dalam mengelola kotak masuk tanpa harus melakukan setiap tahapan secara manual.

Anthropic menyebut pengguna tetap dapat menentukan kapan Claude harus meminta persetujuan. Dengan pengaturan bawaan, sistem akan meminta izin sebelum mengirim pesan. Sebaliknya, opsi persetujuan dapat dimatikan melalui pengaturan yang tersedia sehingga Claude bisa mengirimkan balasan secara langsung.

Hanya Tersedia untuk Pengguna Paket Berbayar

Kemampuan mengirim dan mengelola email tersebut belum tersedia untuk seluruh pengguna Claude. Fitur ini hanya dapat digunakan oleh pengguna paket berbayar. Untuk mengaksesnya, pengguna perlu menghubungkan akun Gmail atau Google Drive melalui menu Connector.

Menu Connector sebenarnya telah tersedia untuk Google Workspace sejak beberapa waktu lalu. Berdasarkan laporan 9to5Google, fitur tersebut sebelumnya hanya memiliki kemampuan terbatas. Connector dapat membantu mengelola kotak masuk Gmail, menandai acara di Google Calendar, serta mengatur file yang tersimpan di Google Drive.

Sebelum pembaruan terbaru, Connector belum memiliki kemampuan untuk mengirim email secara otomatis. Kini, Anthropic memperluas fungsinya dengan menghadirkan kemampuan untuk membalas dan meneruskan pesan berdasarkan instruksi pengguna.

Anthropic Perkenalkan Watermark untuk Konten AI

Selain pembaruan pada integrasi Gmail dan Google Drive, Anthropic baru-baru ini memperkenalkan fitur watermark pada teks dan file yang dihasilkan Claude. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi aturan transparansi dalam EU AI Act yang mulai berlaku pada 2 Agustus.

Anthropic menyatakan bahwa seluruh model yang dirilis setelah tanggal tersebut akan secara otomatis dilengkapi teknologi watermark. Teknologi ini dirancang untuk memberikan penanda pada teks maupun file yang dibuat oleh komputer.

Watermark Diklaim Tetap Bertahan Saat Disalin

Untuk file, Anthropic akan menggunakan standar terbuka C2PA. Perusahaan juga berencana memperluas dukungan teknologi watermark tersebut ke model-model Claude yang lebih lama.

Menurut Anthropic, watermark pada teks akan tetap terbawa ketika pengguna menyalin dan menempelkan teks ke lokasi lain. Penanda tersebut juga disebut dapat bertahan meskipun teks telah melalui sebagian proses penyuntingan.

Kesimpulan

Pembaruan Claude AI memperluas peran chatbot dalam mengelola aktivitas digital pengguna. Dengan integrasi Gmail dan Google Drive, Claude tidak hanya membantu menyusun respons email, tetapi juga dapat membalas, meneruskan pesan, dan mengatur file melalui instruksi sederhana.

Meski otomatisasi tersebut menawarkan kemudahan, Anthropic tetap menyediakan mekanisme persetujuan agar pengguna dapat mengontrol pengiriman email. Di sisi lain, pengenalan watermark menunjukkan upaya perusahaan dalam meningkatkan transparansi konten yang dihasilkan AI. Ke depan, kemampuan integrasi dan penandaan konten ini berpotensi terus diperluas ke lebih banyak model dan layanan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment