Kebakaran Pangkalan PO Sinar Jaya di Cikarang Hanguskan 50 Bus

Kebakaran besar melanda pangkalan PO Sinar Jaya di Jalan Jarakosta, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (18/8) dini hari. Sedikitnya 50 bus yang terparkir di lokasi dilaporkan terbakar dalam insiden tersebut.

Bus-bus yang terdampak merupakan kendaraan yang sudah tidak beroperasi atau dinyatakan tidak layak jalan. Meski demikian, banyaknya kendaraan yang berada di area pangkalan membuat api dengan cepat membesar dan mengancam bus lain serta lingkungan permukiman di sekitar lokasi.

Kebakaran Bermula dari Tengah Area Parkir Bus

Danru Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, mengatakan petugas memperoleh informasi awal dari sekuriti yang sedang melakukan kontrol atau patroli di area pangkalan.

Berdasarkan keterangan tersebut, api sudah terlihat besar ketika sekuriti mengetahui kejadian. Titik api disebut berada di bagian tengah area parkir bus. Namun, hingga berita ini ditulis, sumber awal kebakaran belum diketahui secara pasti.

“Informasi pertama dari sekuriti, kita berangkat. Kalau kita ngobrol sama sekuriti itu ketika dia kontrol atau patroli, api memang sudah besar di posisi di tengah itu. Tengah parkir bus,” kata Bohir, Selasa siang.

Bohir menjelaskan, api kemudian membesar secara tiba-tiba dan melalap kendaraan yang berada di lokasi. Ia memastikan bus-bus yang terbakar merupakan kendaraan yang sudah tidak digunakan atau tidak lagi memenuhi kelayakan operasional.

Petugas Tiba Sekitar 15 Menit Setelah Laporan

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mengatakan laporan mengenai kebakaran diterima petugas pada pukul 01.45 WIB. Setelah menerima laporan, regu pemadam langsung dikirim menuju pangkalan bus tersebut.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman. Kebakaran melanda area pangkalan dengan luas sekitar 800 meter persegi. Kondisi lokasi yang dipenuhi bus membuat api mudah menjalar dan membesar.

“Kebakaran berasal dari pangkalan mobil bus. Sebanyak 50 bus yang sudah tidak beroperasi dilaporkan terbakar dalam kejadian tersebut,” ujar Adeng di Cikarang.

Proses Pemadaman Berlangsung Sekitar Lima Jam

Petugas pemadam kebakaran menghadapi sejumlah kendala selama proses penanganan. Salah satu hambatan yang dihadapi adalah akses terhadap sumber air yang cukup jauh. Untuk memenuhi kebutuhan pemadaman, petugas harus mengambil air dari Kalimalang.

Selain itu, posisi pangkalan yang berdekatan dengan permukiman membuat strategi pemadaman harus dilakukan dari dua arah. Petugas bekerja dari dalam area pangkalan sekaligus dari sisi yang berbatasan dengan permukiman. Di antara kedua area tersebut terdapat pagar pembatas, sementara panas dari kobaran api cukup tinggi sehingga membuat warga di sekitar lokasi panik.

“Untuk pemadaman kita akses dibagi dua, karena kan di sebelahnya pemukiman itu. Cuma ada pagar pembatas tapi kan radiasinya sangat panas. Jadi ya warga juga panik, kita jadi dibagi dua arah untuk pemadaman,” kata Bohir.

Upaya pemadaman berlangsung kurang lebih lima jam. Sejumlah tim dari berbagai unit turut dikerahkan, di antaranya Mako Cibitung, Sektor Cikarang Selatan, Sektor Cikarang Utara, Sektor Pemda, dan Sektor Sukatani.

Api Berhasil Dipadamkan, Penyebab Masih Diselidiki

Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan. Namun, puluhan bus yang berada di lokasi tidak dapat diselamatkan. Setelah kobaran api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa panas atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Hingga kini, belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Nilai kerugian material juga masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat dipastikan.

Sementara itu, kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sumber awal api belum dapat dipastikan karena penyelidikan masih berlangsung.

Kesimpulan

Kebakaran di pangkalan PO Sinar Jaya, Cikarang Barat, menghanguskan sedikitnya 50 bus yang sudah tidak beroperasi. Api pertama kali diketahui berada di bagian tengah area parkir dan kemudian membesar hingga melalap kendaraan di sekitarnya.

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk mengatasi kobaran api, dengan salah satu kendala berupa jarak sumber air yang cukup jauh. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, sementara kerugian material masih didata. Ke depan, kepastian mengenai sumber api dan penyebab kebakaran diharapkan dapat diketahui setelah proses penyelidikan kepolisian selesai.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment