Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Resepsi 100 Tahun Gontor dan Resmikan Fakultas Kedokteran Unida

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu (19/9). Selain menghadiri peringatan satu abad lembaga pendidikan Islam tersebut, Presiden juga diagendakan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor.

Kepastian mengenai agenda tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Saat dikonfirmasi ANTARA, Teddy membenarkan bahwa Presiden Prabowo akan berkunjung ke Gontor. Kehadiran Presiden menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mempertemukan pemerintah, pimpinan pesantren, akademisi, santri, alumni, serta tamu undangan dari dalam dan luar negeri.

Presiden Prabowo Resmikan Fakultas Kedokteran Unida Gontor

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor. Fakultas itu berada di kompleks kampus perguruan tinggi yang berlokasi di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Peresmian Fakultas Kedokteran menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan Presiden ke Ponorogo. Kehadiran kepala negara dalam agenda tersebut disebut sebagai bentuk dukungan negara terhadap pengembangan pendidikan pesantren dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sebelum tiba di kompleks kampus Unida Gontor, Presiden bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan kepala daerah dijadwalkan menuju Jawa Timur melalui Lanud Iswahjudi, Magetan, dengan menggunakan pesawat. Dari lanud tersebut, rombongan akan melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju kampus Unida Gontor.

Agenda Resepsi Kesyukuran Seabad Gontor

Setelah meresmikan Fakultas Kedokteran Unida Gontor, Presiden Prabowo akan menuju Pondok Modern Darussalam Gontor. Di lokasi tersebut, Presiden dijadwalkan mengikuti rangkaian resepsi kesyukuran 100 tahun lembaga pendidikan Islam yang berdiri sejak 1926.

Resepsi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan dan perkembangan Gontor. Mereka terdiri atas anggota Badan Wakaf Pondok Modern Gontor, dewan guru, santri, alumnus, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Sambutan Pimpinan Gontor dan Perwakilan Al Azhar

Dalam rangkaian acara, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal dijadwalkan menyampaikan sambutan selamat datang kepada Presiden Prabowo dan para tamu undangan. Sambutan tersebut menjadi bagian awal dari agenda resepsi kesyukuran satu abad Gontor.

Selain itu, Wakil Grand Syaikh Al Azhar Mesir Mohamed Abdelrahman Eldeweny juga diagendakan memberikan sambutan. Materi yang disampaikan berkaitan dengan hubungan pendidikan dan keilmuan antara Gontor dan Mesir yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Presiden Sampaikan Pidato di Hadapan Santri dan Alumni

Presiden Prabowo selanjutnya dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan anggota Badan Wakaf Pondok Modern Gontor, dewan guru, santri, alumnus, serta para tamu undangan. Para undangan tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan sejumlah negara di luar negeri.

Pidato Presiden menjadi salah satu agenda penting dalam resepsi kesyukuran tersebut. Kehadiran Prabowo juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap peran lembaga pendidikan pesantren dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia.

Setelah seluruh rangkaian agenda selesai, kegiatan Presiden di Gontor akan ditutup dengan sesi foto bersama dewan guru dan santri. Presiden kemudian dijadwalkan kembali ke Jakarta.

Kesimpulan

Kunjungan Presiden Prabowo ke Pondok Modern Darussalam Gontor mencakup dua agenda utama, yakni peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor dan kehadiran dalam resepsi kesyukuran 100 tahun Gontor. Agenda tersebut mempertemukan pemerintah dengan pimpinan pesantren, tenaga pendidik, santri, alumni, serta tamu undangan dari dalam dan luar negeri.

Dengan rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan, kunjungan ini diharapkan menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan pendidikan pesantren dan sumber daya manusia. Peresmian fakultas kedokteran serta peringatan satu abad Gontor juga menjadi momentum untuk melihat keberlanjutan peran lembaga pendidikan tersebut dalam bidang pendidikan dan keilmuan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment