Siswa SD di Kabupaten Bandung Digigit Anjing Pitbull, Alami Luka di Kepala dan Telinga

Seorang siswa kelas tiga sekolah dasar menjadi korban serangan anjing pitbull di Kompleks Grand Cendana, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, pada Minggu (23/8) sore. Korban dilaporkan mengalami luka pada bagian kepala dan telinga setelah diserang anjing peliharaan yang terlepas dari tempat pengikatnya.

Akibat kejadian tersebut, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Hingga Senin (24/8), siswa tersebut masih menjalani penanganan intensif di Rumah Sakit Welas Asih, Kabupaten Bandung.

Kronologi Siswa SD Diserang Anjing Pitbull

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa itu diketahui setelah sejumlah warga mendengar suara korban yang berteriak dan menangis. Warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban. Saat ditemukan, korban tengah digigit oleh anjing pitbull tersebut.

Kapolsek Pameungpeuk Kompol Asep Dedi menjelaskan, anjing itu sebelumnya sedang dijemur oleh pemiliknya. Namun, anjing tersebut kemudian terlepas dari patok pengikat dan masuk ke area kompleks.

“Anjingnya sedang dijemur terlepas dari patok pengikat kemudian masuk ke dalam kompleks dan menyerang anak yang sedang bermain di luar rumah korban,” ujar Asep Dedi saat dikonfirmasi pada Senin (24/8).

Serangan tersebut terjadi ketika korban sedang bermain di luar rumah. Tidak lama setelah warga mendengar teriakan korban, mereka datang dan mendapati siswa itu berada dalam kondisi diserang oleh anjing pitbull.

Korban Dirawat di Rumah Sakit Welas Asih

Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Welas Asih. Korban diantar oleh orang tuanya bersama pemilik anjing peliharaan tersebut. Langkah itu dilakukan agar korban segera memperoleh pertolongan medis atas luka yang dialaminya.

Kepolisian menyebutkan, luka korban berada di bagian kepala dan telinga. Cedera tersebut membuat korban harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisi korban masih dipantau oleh tim medis dan penanganannya dilakukan secara intensif.

“Luka pada bagian kepala dan telinga, untuk korban masih dirawat di rumah sakit Welas Asih,” kata Kompol Asep Dedi.

Korban Akan Mendapatkan Vaksin

Selain mendapatkan perawatan dari dokter di Rumah Sakit Welas Asih, korban juga akan memperoleh vaksin dari Puskesmas Ciparay, Kabupaten Bandung. Petugas disebut mengambil vaksin tersebut untuk mendukung penanganan terhadap korban.

Hingga informasi ini disampaikan, siswa tersebut masih berada dalam perawatan intensif dokter. Pihak rumah sakit masih melakukan penanganan terhadap luka di kepala dan telinga yang dialami korban setelah serangan anjing pitbull.

Penanganan Masih Berlangsung

Peristiwa di Kompleks Grand Cendana ini masih menjadi perhatian karena melibatkan seorang anak yang terluka akibat serangan anjing peliharaan. Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula dari anjing yang terlepas dari patok pengikat ketika sedang dijemur.

Untuk saat ini, fokus utama penanganan adalah memastikan korban mendapatkan perawatan medis secara intensif serta vaksin yang telah disiapkan melalui Puskesmas Ciparay. Kondisi korban masih menunggu perkembangan dari pihak rumah sakit.

Kesimpulan

Siswa kelas tiga SD menjadi korban gigitan anjing pitbull di Kompleks Grand Cendana, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Anjing tersebut dilaporkan terlepas dari patok pengikat sebelum masuk ke area kompleks dan menyerang korban yang sedang bermain di luar rumah. Korban mengalami luka di kepala dan telinga, kemudian dibawa ke Rumah Sakit Welas Asih untuk mendapatkan perawatan intensif.

Korban juga dijadwalkan mendapatkan vaksin dari Puskesmas Ciparay. Hingga Senin (24/8), proses perawatan masih berlangsung dan kondisi korban masih berada dalam pemantauan dokter.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment