Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pendaki Brebes dari Kawah Gunung Slamet
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah M Fahri Maulana, pendaki berusia 16 tahun asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang terjatuh di sekitar kawah Gunung Slamet. Jenazah korban dibawa turun ke basecamp Permadi di Guci, Kabupaten Tegal, pada Rabu (19/8) dini hari.
Proses evakuasi dilakukan setelah korban dilaporkan mengalami kecelakaan saat berada di kawasan puncak Gunung Slamet. Berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Kantor SAR Semarang Budiono, tim SAR gabungan mulai bergerak ke lokasi sejak Selasa (18/8) petang. Evakuasi tersebut dilakukan setelah insiden yang terjadi pada pagi hari.
Jenazah Pendaki Dievakuasi dari Dasar Kawah
Budiono menjelaskan, tim yang diterjunkan ke lokasi membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengangkat tubuh korban dari dasar kawah. Proses ini menjadi bagian utama dalam rangkaian evakuasi karena korban terjatuh di sekitar area kawah Gunung Slamet.
Setelah berhasil diangkat, jenazah M Fahri Maulana kemudian dibawa turun melalui jalur basecamp Permadi yang berada di kawasan Guci, Kabupaten Tegal. Jalur tersebut menjadi akses yang digunakan tim SAR untuk membawa korban menuju lokasi yang lebih mudah dijangkau.
“Jenazah almarhum selanjutnya dibawa turun melalui basecamp Permadi di Guci, Kabupaten Tegal,” kata Budiono, dikutip dari Antara.
Tiba di Basecamp pada Rabu Dini Hari
Jenazah korban tiba di basecamp sekitar pukul 02.15 WIB. Setelah itu, jenazah dibawa ke Puskesmas Bumijawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Menurut Budiono, proses evakuasi berlangsung tanpa kendala berarti. Kondisi cuaca yang cerah turut mendukung kelancaran tim SAR gabungan dalam menjalankan tugas di kawasan Gunung Slamet.
“Tidak ada kendala dalam proses evakuasi, cuaca cerah,” ujar Budiono.
Kronologi Pendaki Terjatuh di Kawah Gunung Slamet
M Fahri Maulana dilaporkan terjatuh ketika melakukan swafoto di bibir kawah Gunung Slamet pada Selasa (18/8). Peristiwa tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan tim SAR gabungan untuk mencari dan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.
Korban diketahui melakukan pendakian menuju puncak Gunung Slamet pada Senin (17/8). Dalam perjalanan tersebut, Fahri tidak seorang diri karena naik bersama dua rekannya.
Insiden ini membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan melibatkan tim SAR gabungan. Tim bergerak sejak Selasa petang dan melanjutkan upaya pengangkatan korban hingga jenazah berhasil dibawa ke basecamp pada Rabu dini hari.
Jenazah Diserahkan kepada Keluarga
Setelah tiba di basecamp dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Puskesmas Bumijawa, jenazah korban selanjutnya dipersiapkan untuk diserahkan kepada keluarga. Tahapan tersebut menjadi akhir dari proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di kawasan Gunung Slamet.
Kesimpulan
Tim SAR gabungan berhasil membawa turun jenazah M Fahri Maulana, pendaki asal Kabupaten Brebes yang terjatuh di sekitar kawah Gunung Slamet. Evakuasi dimulai sejak Selasa petang dan berlangsung hingga Rabu dini hari, dengan jenazah tiba di basecamp Permadi sekitar pukul 02.15 WIB. Setelah diperiksa di Puskesmas Bumijawa, jenazah akan diserahkan kepada keluarga. Peristiwa ini menjadi catatan penting mengenai risiko yang dihadapi pendaki ketika beraktivitas di sekitar bibir kawah dan kawasan puncak gunung.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment