Uji Coba JJLS Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Resmi Dibuka, Pengendara Antusias Nikmati Panorama Pesisir
Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 yang menghubungkan Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, dengan kawasan Girijati, Kabupaten Gunungkidul, resmi memasuki masa uji coba. Pengoperasian terbatas ruas jalan baru tersebut langsung menarik perhatian ratusan pengguna jalan yang ingin menjajal lintasan sekaligus menikmati keindahan alam pesisir selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Uji coba Kelok 23 dibuka pada Senin, 14 September 2026, setelah petugas memindahkan penghalang jalan di simpang empat Kretek. Tidak lama setelah akses dibuka, pengendara sepeda motor, mobil pribadi, hingga pesepeda mulai memadati jalur tersebut. Antusiasme itu menunjukkan tingginya ketertarikan masyarakat terhadap ruas JJLS yang dikenal memiliki karakter jalur berkelok serta pemandangan alam yang menarik.
Uji Coba Kelok 23 Berlangsung Selama Sepekan
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) DIY, Tisara Sita, menjelaskan bahwa masa uji coba Kelok 23 berlangsung selama satu pekan. Pengoperasian terbatas tersebut dijadwalkan mulai 14 hingga 20 September 2026.
Untuk menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas, jalan ini hanya dibuka pada pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pembatasan waktu tersebut diberlakukan selama masa uji coba, terutama karena masih terdapat pekerjaan lanjutan di bagian ujung ruas jalan.
Selama periode tersebut, pengelola juga menerapkan sejumlah ketentuan bagi pengguna jalan. Kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya sepeda motor dan kendaraan roda empat pribadi. Sementara itu, kendaraan berukuran besar belum diizinkan memasuki jalur Kelok 23 karena telah dipasang portal pembatas ketinggian.
Pengendara Dilarang Berhenti dan Berjualan di Bahu Jalan
Selain pembatasan jenis kendaraan, pengendara diminta mematuhi aturan ketertiban selama melintas. Pengguna jalan dilarang berhenti maupun memarkir kendaraan di sepanjang bahu jalan Kelok 23. Aktivitas berjualan di area tersebut juga tidak diperbolehkan.
Aturan itu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan uji coba agar arus lalu lintas tetap berjalan dengan tertib. Pengendara juga diimbau mengikuti arahan petugas serta tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu pengguna jalan lain.
Kelok 23 Tawarkan Panorama Pesisir Selatan Yogyakarta
Daya tarik utama Kelok 23 tidak hanya terletak pada fungsi konektivitasnya. Ruas jalan ini juga menawarkan pemandangan alam pesisir selatan Yogyakarta yang memanjakan mata. Jalur berkelok dengan permukaan jalan yang mulus menjadi salah satu alasan banyak warga dan pelancong tertarik untuk melintasinya.
Rute tersebut juga terhubung dengan gardu pandang di kawasan Girijati. Lokasi itu menjadi salah satu titik strategis untuk menikmati pemandangan matahari terbenam. Keberadaan gardu pandang serta lanskap alam di sekitar jalur membuat Kelok 23 memiliki daya tarik visual yang kuat bagi pengunjung.
Sejak akses dibuka, warga lokal hingga pelancong dari luar daerah terlihat antusias menjajal rute baru tersebut. Sebagian pengguna jalan datang bukan hanya untuk mencapai tujuan, tetapi juga untuk merasakan langsung pengalaman melintasi salah satu bagian JJLS yang ikonis.
Jalur Baru Diklaim Lebih Aman dari Rute Lama
Menurut Tisara Sita, Kelok 23 dibangun dengan memperhitungkan geometris jalan yang lebih aman bagi pengguna kendaraan. Hal ini menjadi pembeda dibandingkan jalur lama yang memiliki karakter lebih terjal.
Walaupun waktu tempuh yang dihemat dari rute sebelumnya hanya sekitar empat menit, aspek keselamatan menjadi keunggulan penting dari ruas jalan baru tersebut. Dengan kondisi geometris yang lebih baik, pengendara diharapkan dapat melintasi jalur secara lebih nyaman dan terkendali.
Memperkuat Konektivitas JJLS hingga Pacitan
Keberadaan Kelok 23 turut memperlancar konektivitas jaringan JJLS yang membentang dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta hingga Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Ruas ini menjadi bagian dari jalur yang menghubungkan sejumlah kawasan di pesisir selatan.
Meski masih berstatus uji coba dan terdapat pekerjaan lanjutan di bagian ujung rute, pengoperasian terbatas Kelok 23 menjadi tahap penting dalam pemanfaatan jalan tersebut. Kelanjutan pengoperasian tentunya perlu diiringi kepatuhan pengguna jalan terhadap ketentuan yang telah ditetapkan.
Kesimpulan
JJLS Kelok 23 yang menghubungkan Kretek di Bantul dan Girijati di Gunungkidul resmi diuji coba pada 14-20 September 2026 dengan waktu operasional terbatas pukul 06.00-18.00 WIB. Rute ini mendapat sambutan antusias karena menawarkan panorama pesisir selatan, akses menuju gardu pandang Girijati, serta jalur yang dinilai lebih aman dibandingkan rute lama.
Selama masa uji coba, hanya sepeda motor dan kendaraan roda empat pribadi yang diperbolehkan melintas. Pengendara juga wajib mematuhi arahan petugas, tidak berhenti atau parkir di bahu jalan, serta tidak berjualan di sepanjang lintasan. Dengan tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban, Kelok 23 diharapkan dapat mendukung konektivitas JJLS sekaligus menjadi jalur yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment