WNA Diduga Aniaya Warga Lokal di Jalan Canggu-Tanah Lot, Polisi Selidiki Identitas Pelaku
Badung – Seorang warga negara asing (WNA) yang belum diketahui identitasnya diduga menganiaya warga lokal di Jalan Raya Canggu-Tanah Lot, Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Peristiwa yang terjadi pada Minggu sekitar pukul 16.30 WITA tersebut turut viral di media sosial.
Kepolisian membenarkan adanya dugaan pemukulan yang melibatkan WNA dan warga lokal. Namun, hingga kini identitas korban maupun terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan. Polisi juga masih mendalami rangkaian kejadian berdasarkan keterangan saksi dan rekaman video yang beredar.
Polisi Benarkan Dugaan Pemukulan Warga Lokal
Pejabat Sementara (Ps) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa dugaan penganiayaan terjadi pada Minggu (30/8) sekitar pukul 16.30 WITA.
“Iya dugaan adanya pemukulan warga lokal yang dilakukan oleh WNA,” kata Aiptu Ayu Inastuti, Selasa (1/9) sore.
Keterangan tersebut disampaikan setelah polisi melakukan klarifikasi terhadap seorang saksi bernama Sofyan Efendi, 22 tahun, serta memeriksa rekaman video yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Dari pemeriksaan awal itu, polisi memperoleh gambaran mengenai awal mula perselisihan antara warga lokal dan sepasang WNA.
Kronologi Perselisihan Warga Lokal dan Sepasang WNA
Berdasarkan hasil klarifikasi sementara, kejadian bermula ketika sepasang WNA mengendarai sepeda motor dari arah timur di Jalan Raya Canggu-Tanah Lot. Kedua WNA tersebut diduga berada dalam pengaruh minuman beralkohol.
Pada saat yang sama, seorang warga lokal melintas di kawasan tersebut. Warga lokal itu diduga sempat menegur sepeda motor yang dikendarai pasangan WNA tersebut. Polisi masih mendalami alasan teguran serta situasi yang terjadi sebelum perselisihan berlangsung.
Perselisihan Berujung Dugaan Pemukulan
Setelah melanjutkan perjalanan, pasangan WNA itu kemudian berhenti di depan sebuah warung milik saksi. Mereka diduga memberhentikan warga lokal yang sebelumnya disebut sempat menyenggol kendaraan mereka.
Situasi tersebut kemudian berkembang menjadi perselisihan. Menurut keterangan yang diperoleh polisi, salah satu WNA diduga melakukan pemukulan terhadap warga lokal tersebut. Peristiwa itu terekam dalam video dan selanjutnya menyebar di media sosial.
“Selanjutnya terjadi perselisihan yang berujung pada dugaan pemukulan yang dilakukan oleh salah satu WNA terhadap warga lokal tersebut,” ujar Aiptu Ayu Inastuti.
WNA Lain Berusaha Membantu
Tidak lama setelah dugaan pemukulan terjadi, seorang WNA lain disebut berhenti di lokasi. WNA tersebut diduga berusaha membantu warga lokal yang terlibat dalam perselisihan.
Setelah itu, pasangan WNA yang diduga melakukan pemukulan meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saat kemudian, warga lokal yang disebut sebagai korban juga meninggalkan lokasi.
Polisi menegaskan bahwa informasi mengenai identitas pihak-pihak yang terlibat belum dapat dipastikan. Karena itu, seluruh keterangan yang disampaikan masih bersifat sementara dan berdasarkan hasil klarifikasi awal serta pemeriksaan rekaman video.
Polsek Mengwi Dalami Identitas Para Pihak
Aiptu Ayu menjelaskan, peristiwa tersebut diduga dipicu perselisihan antara warga lokal dan sepasang WNA. Perselisihan itu kemudian berujung pada dugaan pemukulan.
“Peristiwa diduga dipicu perselisihan antara warga lokal dan sepasang WNA yang berujung dugaan pemukulan. Identitas korban dan terduga pelaku masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Polsek Mengwi telah melakukan pengecekan dan pendalaman di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap identitas pihak-pihak yang terlibat sekaligus memastikan kronologi peristiwa secara lengkap.
“Polsek Mengwi telah melakukan pengecekan dan pendalaman guna mengungkap identitas serta kronologis kejadian secara lengkap,” kata Aiptu Ayu.
Kesimpulan
Dugaan penganiayaan yang melibatkan WNA dan warga lokal di Jalan Raya Canggu-Tanah Lot, Badung, masih dalam penanganan polisi. Peristiwa itu disebut bermula dari perselisihan setelah seorang warga lokal menegur atau diduga menyenggol kendaraan yang digunakan sepasang WNA.
Salah satu WNA kemudian diduga memukul warga lokal tersebut sebelum meninggalkan lokasi bersama pasangannya. Polisi masih mencari dan memastikan identitas korban serta terduga pelaku. Ke depan, pendalaman terhadap saksi, rekaman video, dan kondisi di lokasi diharapkan dapat membantu mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh. Seluruh pihak juga perlu menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak menarik kesimpulan sebelum proses pemeriksaan kepolisian selesai.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment