Xi Jinping Kunjungi AS Pekan Depan, Donald Trump Siap Sambut di Bandara

Presiden China Xi Jinping dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada pekan depan. Kunjungan ini menjadi lawatan pertamanya ke negara tersebut dalam satu dekade dan akan diwarnai rangkaian agenda resmi bersama Presiden AS Donald Trump.

Salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah rencana Trump menyambut langsung Xi Jinping di bandara. Momen itu dinilai langka karena Trump diketahui jarang hadir untuk menyambut tamu kenegaraan saat tiba di Amerika Serikat.

Trump Akan Sambut Xi Jinping di Joint Base Andrews

Pesawat yang membawa Xi Jinping dijadwalkan mendarat di Joint Base Andrews pada Rabu, 23 September. Donald Trump disebut akan berada di lokasi untuk menyambut langsung kedatangan Presiden China tersebut.

Mengutip Reuters, kehadiran Trump di bandara menunjukkan pentingnya kunjungan Xi Jinping bagi hubungan antara China dan Amerika Serikat. Selama ini, Trump disebut tidak sering menyambut tamu-tamu kenegaraan secara langsung di bandara. Karena itu, rencana tersebut dipandang sebagai salah satu momen penting dalam rangkaian kunjungan Xi.

Kedatangan Xi Jinping ke AS juga menjadi bagian dari agenda diplomatik tingkat tinggi yang melibatkan dua negara besar dunia. Selain penyambutan di bandara, kedua pemimpin akan mengikuti sejumlah acara resmi yang telah disiapkan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Rangkaian Agenda Kenegaraan di Washington

Para pejabat senior AS mengatakan, kunjungan Xi Jinping akan mencakup upacara penyambutan di Gedung Putih. Agenda tersebut akan dilanjutkan dengan parade militer yang digelar di Rose Garden.

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada Kamis, 24 September, melalui jamuan makan malam kenegaraan. Dalam acara tersebut, Xi Jinping dan Donald Trump dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan para tamu undangan.

Trump Sebut Jamuan Makan Malam sebagai Acara Bergengsi

Donald Trump menggambarkan jamuan makan malam kenegaraan itu sebagai acara yang ingin dihadiri semua orang. Ia bahkan mengatakan ribuan orang kemungkinan ingin hadir dalam acara tersebut.

“Ribuan orang pasti ingin hadir di makan malam itu,” ujar Trump, seperti dikutip ABC News. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah memberi tahu sejumlah teman dekatnya bahwa mereka tidak dapat menghadiri jamuan tersebut.

Pernyataan itu menggambarkan tingginya perhatian terhadap acara makan malam kenegaraan yang menjadi salah satu agenda utama kunjungan Xi Jinping. Selain menjadi bagian dari protokol diplomatik, jamuan tersebut juga diperkirakan menjadi kesempatan bagi para pemimpin dan tokoh penting untuk bertemu dalam suasana resmi.

Sejumlah Petinggi Perusahaan Teknologi Hadir

Jamuan makan malam kenegaraan tersebut juga akan dihadiri sejumlah petinggi perusahaan teknologi raksasa. Beberapa nama yang disebut hadir antara lain Jeff Bezos dari Amaron, Sam Altman dari Open AI, Tim Cook dari Apple, Elon Musk dari Tesla, serta Jensen Huang dari Nvidia.

Kehadiran para pemimpin industri teknologi menunjukkan bahwa agenda kunjungan Xi Jinping tidak hanya berkaitan dengan hubungan politik dan diplomatik. Dunia usaha serta perkembangan teknologi juga diperkirakan menjadi bagian penting dari pembicaraan selama kunjungan tersebut.

Perdagangan dan AI Masuk dalam Agenda Pembahasan

Sejumlah isu strategis diperkirakan akan dibahas oleh Xi Jinping dan Donald Trump. Topik tersebut mencakup perdagangan, kondisi ekonomi global, serta perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Perdagangan dan ekonomi global menjadi isu yang dinilai penting karena China dan Amerika Serikat memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Sementara itu, pembahasan mengenai AI menunjukkan semakin besarnya perhatian terhadap perkembangan teknologi dan dampaknya di berbagai sektor.

Kesimpulan

Kunjungan kenegaraan Xi Jinping ke Amerika Serikat pada pekan depan akan menjadi lawatan penting karena merupakan kunjungan pertamanya ke negara tersebut dalam satu dekade. Rangkaian agenda yang disiapkan meliputi penyambutan langsung oleh Donald Trump di Joint Base Andrews, upacara resmi di Gedung Putih, parade militer, serta jamuan makan malam kenegaraan.

Selain mempertemukan dua pemimpin negara, kunjungan ini juga akan melibatkan sejumlah tokoh dari perusahaan teknologi besar. Pembahasan mengenai perdagangan, ekonomi global, dan AI diperkirakan menjadi fokus penting. Ke depan, perhatian akan tertuju pada hasil pertemuan dan sejauh mana agenda tersebut dapat memengaruhi hubungan China-Amerika Serikat.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment