Atlet Indonesia Soroti Karhutla Kalimantan, Ribuan Titik Panas Terdeteksi BNPB

Sejumlah atlet Indonesia menyampaikan keprihatinan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Pulau Kalimantan. Melalui unggahan di media sosial, Mario Aji, Gregoria Mariska Tunjung, dan Rizky Ridho menunjukkan simpati atas bencana yang berdampak terhadap lingkungan, satwa liar, serta masyarakat di wilayah terdampak.

Perhatian para atlet tersebut muncul di tengah tingginya jumlah titik panas yang terpantau di sejumlah wilayah Kalimantan. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat 1.487 titik panas di Kalimantan hingga Kamis (20/8). Asap akibat karhutla bahkan dilaporkan telah menyebar hingga ke wilayah Malaysia.

Mario Aji Soroti Kebakaran Hutan Hujan Tropis

Pembalap Indonesia yang berkiprah di ajang grand prix, Mario Aji, menjadi salah satu atlet yang menyuarakan simpati atas karhutla di Kalimantan. Ia mengunggah sebuah story melalui akun Instagram miliknya.

Dalam unggahan tersebut, Mario memperlihatkan peta Kalimantan yang dipenuhi banyak titik api. Ia juga menyertakan pesan mengenai kondisi hutan hujan tropis yang menjadi rumah bagi beragam flora dan fauna.

“Hutan Hujan Tropis terakhir di Asia sedang terbakar saat ini. Rumah dari keanekaragaman hayati dan orang utan.”

Pesan itu menggambarkan keprihatinan Mario terhadap kebakaran yang tidak hanya mengancam kawasan hutan, tetapi juga habitat berbagai satwa. Orang utan disebut sebagai salah satu bagian dari keanekaragaman hayati yang memiliki rumah di kawasan tersebut.

Gregoria Mariska Tunjung Ikut Menyuarakan Keprihatinan

Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024, Gregoria Mariska Tunjung, juga menunjukkan kepeduliannya terhadap dampak karhutla di Kalimantan. Gregoria mengunggah ulang sebuah video yang menampilkan hutan dan berbagai binatang di dalamnya.

Satwa Liar Terancam Kehilangan Habitat

Video yang dibagikan Gregoria menyoroti nasib hewan-hewan di alam liar. Kebakaran hutan membuat satwa tersebut menghadapi ancaman kehilangan rumah dan habitat mereka.

Unggahan Gregoria memperlihatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan munculnya asap atau terbakarnya lahan. Kerusakan hutan juga dapat memengaruhi keberlangsungan tempat hidup satwa yang bergantung pada kawasan tersebut.

Selain menyampaikan simpati untuk bencana di Kalimantan, Gregoria juga mengunggah pesan terkait gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia turut menunjukkan kepedulian terhadap Aceh yang masih berupaya bangkit setelah terdampak bencana banjir.

Rizky Ridho Bagikan Berita Karhutla Kalimantan

Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, turut melakukan hal serupa. Ia menunjukkan tanda simpati dengan mengunggah ulang berita mengenai kebakaran hutan di Kalimantan.

Sikap para atlet tersebut menunjukkan bahwa isu karhutla mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk tokoh olahraga. Unggahan mereka juga membantu menyampaikan gambaran mengenai kondisi hutan, ancaman terhadap satwa, dan dampak asap yang meluas.

BNPB Catat 1.487 Titik Panas di Kalimantan

BNPB mencatat adanya 1.487 titik panas di wilayah Kalimantan hingga Kamis (20/8). Sebaran titik panas tersebut berada di beberapa provinsi dengan jumlah yang berbeda-beda.

  • Kalimantan Tengah: 767 titik panas
  • Kalimantan Barat: 560 titik panas
  • Kalimantan Selatan: 74 titik panas
  • Kalimantan Timur: 74 titik panas
  • Kalimantan Utara: 3 titik panas

Kalimantan Tengah tercatat sebagai wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, disusul Kalimantan Barat. Sementara itu, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing memiliki 74 titik panas, sedangkan Kalimantan Utara mencatat tiga titik panas.

Dampak asap dari karhutla tersebut juga telah menyebar hingga Malaysia. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebakaran hutan di Kalimantan tidak hanya menimbulkan dampak di wilayah Indonesia, tetapi juga dirasakan hingga kawasan negara tetangga.

Kesimpulan

Mario Aji, Gregoria Mariska Tunjung, dan Rizky Ridho menjadi sejumlah atlet Indonesia yang menyampaikan keprihatinan terhadap karhutla di Kalimantan. Melalui unggahan media sosial, mereka menyoroti kebakaran hutan, ancaman terhadap habitat satwa, serta dampak asap yang telah menyebar hingga Malaysia.

Dengan tercatatnya 1.487 titik panas berdasarkan data BNPB, perhatian terhadap kondisi Kalimantan menjadi semakin penting. Ke depan, perkembangan karhutla dan dampaknya terhadap hutan, satwa, serta wilayah di sekitarnya masih menjadi hal yang perlu dicermati.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment