Empat Pemain Naturalisasi Malaysia dari JDT Diragukan Tampil di FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Malaysia dilaporkan memiliki empat pemain naturalisasi baru yang seluruhnya berasal dari klub Johor Darul Ta’zim (JDT). Keempat pemain tersebut adalah Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, Shane Lowry, dan Brad Tapp. Namun, status mereka masih menjadi tanda tanya sehingga belum dapat dipastikan bisa memperkuat Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Malaysia saat ini terus mematangkan persiapan untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung di Indonesia. Dalam turnamen tersebut, Malaysia tergabung di Grup A bersama tuan rumah Timnas Indonesia, Singapura, dan Bangladesh. Kehadiran pemain-pemain baru diharapkan dapat membantu memperkuat skuad, terutama setelah tim nasional Malaysia melakukan pembenahan menyusul kasus pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi pemain pada 2025.
Empat Pemain JDT Masuk Daftar Naturalisasi Baru Malaysia
Dikutip dari Berita Harian, empat pemain yang disebut sebagai naturalisasi baru Malaysia berasal dari JDT. Mereka adalah Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, Shane Lowry, dan Brad Tapp.
Keempat pemain tersebut dilaporkan telah berstatus sebagai pemain lokal JDT. Status itu menunjukkan bahwa mereka sudah terdaftar sebagai pemain lokal di kompetisi Malaysia. Meski demikian, status lokal di level klub belum secara otomatis membuat seorang pemain memenuhi syarat untuk memperkuat tim nasional.
Dari keempat pemain tersebut, Brad Tapp disebut memiliki darah Malaysia. Sementara itu, Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Shane Lowry tidak disebut memiliki garis keturunan Malaysia dalam laporan tersebut. Perbedaan latar belakang itu menjadi salah satu hal yang turut diperhatikan dalam proses pemenuhan syarat untuk membela negara.
Status di Liga Malaysia Belum Menjamin Hak Membela Timnas
Keraguan terhadap keempat pemain tersebut muncul karena hak seorang pemain untuk memperkuat tim nasional diatur oleh FIFA. Dengan demikian, pemain yang telah berstatus lokal di Liga Malaysia belum tentu dapat langsung tampil untuk Timnas Malaysia dalam ajang internasional.
Aturan tersebut membuat proses perubahan status pemain perlu memenuhi ketentuan yang berlaku. Artinya, pengakuan sebagai pemain lokal oleh kompetisi atau klub tidak serta-merta menjadi dasar bahwa pemain bersangkutan telah memiliki status yang sah untuk membela tim nasional.
Situasi ini menjadi perhatian setelah dilakukan pemeriksaan pada platform transfer asosiasi FIFA. Dalam platform tersebut, nama Bergson, Hidalgo, Lowry, dan Tapp dilaporkan tidak tercantum dalam daftar transfer asosiasi. Kondisi itu kemudian memunculkan keraguan mengenai kelayakan mereka untuk tampil bersama Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Malaysia Bersiap Menghadapi Grup A
Di tengah persoalan status pemain, Timnas Malaysia tetap melanjutkan persiapan menuju FIFA ASEAN Cup 2026. Malaysia dijadwalkan menggelar pemusatan latihan pada Senin (21/9). Agenda tersebut menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi persaingan di Grup A.
Malaysia akan berhadapan dengan Indonesia sebagai tuan rumah, Singapura, dan Bangladesh. Komposisi grup tersebut membuat setiap tim perlu menyiapkan skuad secara matang. Karena itu, kepastian status para pemain naturalisasi menjadi hal penting bagi Malaysia sebelum turnamen berlangsung.
Jika keempat pemain JDT tersebut dapat memenuhi seluruh persyaratan FIFA, keberadaan mereka berpotensi menambah pilihan bagi tim pelatih Malaysia. Namun, apabila status mereka belum dinyatakan memenuhi ketentuan, Malaysia harus menyiapkan alternatif dari pemain lain yang telah dipastikan berhak membela tim nasional.
Kesimpulan
Malaysia dilaporkan memiliki empat pemain naturalisasi baru dari JDT, yakni Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, Shane Lowry, dan Brad Tapp. Kendati telah berstatus pemain lokal di Liga Malaysia, keempatnya masih diragukan tampil pada FIFA ASEAN Cup 2026 karena status pemain untuk membela tim nasional harus mengikuti aturan FIFA.
Ketidakjelasan tersebut mencuat setelah nama mereka tidak tercantum dalam platform transfer asosiasi FIFA. Selanjutnya, pemusatan latihan Malaysia pada Senin (21/9) akan menjadi bagian dari persiapan menghadapi Grup A. Kepastian mengenai kelayakan keempat pemain itu diperkirakan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan Malaysia sebelum turnamen dimulai.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment