Indonesia Kirim Dua Wakil ke ACL Two 2026/2027, Naik Peringkat di Asia

Indonesia dipastikan memiliki dua wakil dalam kompetisi kasta kedua Asia, AFC Champions League Two (ACL Two), pada musim 2026/2027. Dua tim tersebut merupakan juara dan runner-up Super League 2026/2027 yang akan mendapatkan kesempatan tampil di ajang antarklub Asia.

Kepastian tersebut mengacu pada kalkulasi Footy Ranking terhadap perolehan poin klub-klub Indonesia di kompetisi Asia selama delapan edisi terakhir. Berdasarkan penghitungan itu, Indonesia kini menempati peringkat ke-20 dengan koleksi 23.309 poin.

Jatah dua wakil menjadi perkembangan positif bagi sepak bola Indonesia. Pasalnya, pada musim 2025/2026, Indonesia hanya memiliki satu wakil di ACL Two. Tim tersebut juga harus memulai perjuangan dari jalur play-off sebelum tampil di putaran kompetisi.

Indonesia Berada di Peringkat ke-20 Asia

Footy Ranking menghitung posisi Indonesia berdasarkan akumulasi poin yang diperoleh klub-klub Tanah Air dalam kompetisi antarklub Asia. Perhitungan itu mencakup delapan edisi terakhir, dimulai sejak Indonesia kembali berpartisipasi di pentas Asia pada 2018.

Indonesia sebelumnya sempat absen cukup lama dari kompetisi Asia setelah mendapatkan sanksi dari FIFA. Kembalinya klub-klub Indonesia ke ajang Asia sejak 2018 menjadi awal pengumpulan poin yang kemudian berkontribusi terhadap posisi Indonesia dalam pemeringkatan tersebut.

Saat ini, kompetisi Indonesia mengumpulkan 23.309 poin dan berada di urutan ke-20. Posisi tersebut membuat Indonesia memiliki kuota yang sama dengan Singapura dan Kamboja dalam keikutsertaan di ACL Two musim 2026/2027.

Juara Lolos Otomatis, Runner-up Lewat Play-off

Skema yang berlaku untuk musim 2026/2027 membagi jalur kelolosan berdasarkan posisi akhir di Super League. Juara kompetisi akan memperoleh tiket langsung ke putaran final ACL Two.

Sementara itu, tim yang finis sebagai runner-up harus menjalani pertandingan play-off terlebih dahulu. Format ini serupa dengan jalur yang ditempuh Persib pada musim 2025/2026.

Dua Wakil Indonesia di ACL Two

Dengan demikian, dua tim terbaik di Super League 2026/2027 akan menjadi wakil Indonesia di ACL Two. Satu tim mendapatkan keuntungan berupa kelolosan otomatis, sedangkan satu tim lainnya harus berjuang melalui babak play-off.

Tambahan kuota ini menjadi peningkatan dibandingkan musim sebelumnya. Pada 2025/2026, Indonesia hanya mengirim satu wakil ke ACL Two dan wakil tersebut harus melewati jalur play-off. Kini, peluang Indonesia untuk memiliki lebih banyak tim di kompetisi Asia menjadi lebih besar.

Indonesia juga berada dalam posisi yang setara dengan Singapura dan Kamboja. Kedua negara tersebut sama-sama akan mengirim dua wakil ke ACL Two, dengan pembagian satu tim lolos langsung ke putaran final dan satu tim lainnya tampil melalui play-off.

Peluang Menuju ACL Elite Masih Bergantung pada Hasil di Asia

Meski mendapatkan tambahan wakil di ACL Two, pecinta sepak bola Indonesia masih harus menunggu lebih lama untuk melihat klub Tanah Air tampil di kompetisi kasta teratas Asia, AFC Champions League Elite atau ACL Elite.

Peluang menuju ACL Elite masih bergantung pada pencapaian klub-klub Indonesia di kompetisi Asia. Hasil yang diraih wakil Indonesia di ACL Two dan AFC Challenge League akan menjadi faktor penting dalam membuka kesempatan tersebut.

Persib menjadi salah satu tim yang pencapaiannya sangat dinantikan. Jika Persib mampu menembus babak semifinal ACL Two pada musim ini, peluang Indonesia untuk memperoleh kesempatan lebih besar di kompetisi Asia akan terbuka.

Selain itu, Borneo FC yang tampil di AFC Challenge League juga diharapkan mampu mencapai semifinal atau bahkan melangkah hingga final. Pencapaian kedua klub tersebut dapat memberikan dampak terhadap peluang Indonesia pada periode berikutnya.

Dampak Pencapaian Baru Terlihat pada 2028/2029

Namun, hasil yang diraih pada musim ini tidak akan langsung memengaruhi jatah Indonesia untuk musim depan. Pencapaian klub-klub Indonesia baru akan dikonversi pada musim 2028/2029.

Karena itu, perjalanan Persib di ACL Two menjadi sangat penting. Setiap kemenangan dan pencapaian yang diraih wakil Indonesia di kompetisi Asia berpotensi memperkuat posisi Indonesia dalam pemeringkatan serta membuka peluang mendapatkan akses ke level kompetisi yang lebih tinggi.

Kesimpulan

Indonesia akan mengirim dua wakil ke ACL Two 2026/2027 setelah menempati peringkat ke-20 dalam kalkulasi Footy Ranking dengan 23.309 poin. Juara Super League akan lolos otomatis ke putaran final, sedangkan runner-up harus melewati play-off.

Tambahan kuota ini menunjukkan peningkatan dibandingkan musim 2025/2026. Meski demikian, peluang tampil di ACL Elite belum terbuka secara langsung. Indonesia masih perlu menanti hasil perjuangan Persib di ACL Two dan Borneo FC di AFC Challenge League. Pencapaian tersebut baru akan berpengaruh terhadap kuota musim 2028/2029.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment