Luluk Diana Tri Wijayana Raih Medali Perunggu Angkat Besi Asian Games 2026
Atlet angkat besi putri Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana, berhasil meraih medali perunggu pada kelas 49 kilogram putri Asian Games 2026, Rabu (23/9). Lifter berusia 21 tahun itu mencatatkan total angkatan 191 kilogram dalam persaingan yang berlangsung ketat.
Luluk tampil cukup meyakinkan pada nomor snatch. Ia mampu menyelesaikan seluruh rangkaian angkatan, meski sempat menghadapi tantangan pada percobaan ketiga. Sementara itu, pada nomor clean and jerk, Luluk berhasil menuntaskan satu angkatan dari tiga percobaan yang dilakukan.
Medali emas kelas 49 kilogram putri diraih atlet Korea Utara, Ri Song Gum, dengan total angkatan 215 kilogram. Adapun medali perak menjadi milik atlet India, Chanu Saikhom Mirabai, yang membukukan total angkatan 201 kilogram.
Luluk Tuntaskan Tiga Angkatan Snatch
Luluk mengawali penampilannya pada nomor snatch dengan beban 83 kilogram. Angkatan pertama tersebut berhasil dituntaskan dengan tenang. Ia kemudian menaikkan beban menjadi 86 kilogram pada percobaan kedua dan kembali menyelesaikannya dengan baik.
Pada percobaan ketiga, Luluk mencoba beban 88 kilogram. Angkatan ini berlangsung lebih menegangkan karena ia sempat terlihat goyah dan cukup lama menahan beban di posisi bawah. Namun, Luluk akhirnya mampu berdiri tegak dan menyelesaikan angkatan tersebut.
Meski berhasil membukukan 88 kilogram pada snatch, catatan Luluk masih berada di bawah Ri Song Gum. Atlet Korea Utara tersebut, yang disebut sebagai pemegang rekor dunia angkat besi kelas 49 kilogram putri, menutup rangkaian snatch dengan angkatan seberat 94 kilogram.
Gagal di Angkatan Ketiga Clean and Jerk
Memasuki nomor clean and jerk, Luluk membuka angkatan dengan beban 103 kilogram. Sayangnya, percobaan pertama itu belum berhasil diselesaikan. Luluk kemudian kembali mengambil beban yang sama pada percobaan kedua dan sukses menuntaskannya.
Pada percobaan ketiga, Luluk menaikkan beban menjadi 107 kilogram. Beban tersebut sama dengan angkatan pertama yang dicoba Chanu Saikhom Mirabai. Namun, Luluk belum mampu menyelesaikan angkatan ketiganya.
Hasil tersebut membuat Luluk mengakhiri perlombaan dengan catatan snatch 88 kilogram dan clean and jerk 103 kilogram. Jika dijumlahkan, total angkatannya mencapai 191 kilogram, yang mengantarkannya meraih medali perunggu Asian Games 2026.
Modal dari SEA Games 2025
Luluk datang ke Asian Games 2026 dengan status sebagai peraih medali emas SEA Games 2025. Dalam ajang tersebut, ia menjadi atlet terbaik di kelas 48 kilogram putri dengan total angkatan 184 kilogram.
Catatan Luluk pada SEA Games 2025 terdiri atas angkatan snatch 84 kilogram dan clean and jerk 100 kilogram. Pencapaian itu menjadi salah satu modal penting bagi Luluk untuk menghadapi persaingan di level Asia.
Pengalaman di Kejuaraan Dunia Junior
Sebelum tampil di Asian Games 2026, Luluk juga memiliki pengalaman di Kejuaraan Dunia Junior 2025 yang berlangsung di Lima, Peru. Dalam kejuaraan tersebut, ia berhasil merebut medali emas pada nomor snatch dengan angkatan 81 kilogram.
Namun, Luluk belum berhasil mencatatkan total angkatan dalam kejuaraan tersebut. Ia gagal menyelesaikan tiga percobaan pada nomor clean and jerk. Pengalaman itu tetap menjadi bagian dari perjalanan kompetitif Luluk sebelum kembali bersaing di panggung Asian Games.
Kesimpulan
Medali perunggu Asian Games 2026 menjadi pencapaian penting bagi Luluk Diana Tri Wijayana. Ia mampu menyelesaikan seluruh angkatan snatch hingga 88 kilogram dan menuntaskan clean and jerk seberat 103 kilogram untuk membukukan total angkatan 191 kilogram.
Hasil ini juga menunjukkan perkembangan Luluk setelah meraih emas SEA Games 2025 dan tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2025. Dengan pengalaman dari berbagai kompetisi tersebut, medali perunggu di Asian Games 2026 dapat menjadi pijakan bagi Luluk untuk terus meningkatkan performanya pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment