Veda Ega Pratama Kecewa Kena Long Lap Penalty di Moto3 Austria 2026, Tetap Syukuri Tiga Poin
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku kecewa setelah terkena long lap penalty dalam balapan Moto3 Austria 2026, Minggu (20/9). Penalti tersebut membuat peluang Veda untuk meraih hasil lebih baik sirna setelah dirinya sempat bersaing di barisan depan dan berusaha mengejar posisi empat besar.
Race Director Moto3 Austria 2026 menyatakan Veda bersalah dalam insiden ketika mencoba menyalip David Munoz. Akibat keputusan tersebut, pembalap Honda Team Asia itu harus menjalani hukuman dan kehilangan banyak posisi. Veda kemudian menyelesaikan balapan di posisi ke-13.
Meski gagal mempertahankan posisinya di depan, Veda tetap menilai hasil balapan tersebut secara positif. Finis di posisi ke-13 memberinya tiga poin yang tetap penting untuk menjaga persaingan di Moto3 2026.
Veda Ega Sempat Bersaing di Barisan Depan
Veda memulai balapan dari posisi tengah. Namun, pembalap asal Wonosari itu mampu menunjukkan kecepatan dan konsistensi untuk merangsek ke barisan depan. Performa tersebut menjadi tanda bahwa Veda kembali mendapatkan kepercayaan diri terhadap tunggangannya di lintasan.
Kepercayaan diri itu membuat Veda berani memperjuangkan posisi empat besar. Ia menilai kondisi sepeda motor dan keyakinannya sebagai pembalap berada dalam keadaan baik. Situasi tersebut membuka peluang bagi Veda untuk mencatat hasil terbaik setelah sebelumnya berusaha mencapai posisi serupa sejak Moto3 Prancis.
Namun, kontak dengan David Munoz saat melakukan manuver menyalip mengubah jalannya balapan. Setelah dinyatakan bersalah oleh Race Director, Veda harus menerima hukuman long lap penalty. Penalti itu membuatnya mundur jauh hingga akhirnya finis di posisi ke-13.
Kecewa, tetapi Menghormati Keputusan Race Director
Veda tidak menutupi kekecewaannya karena gagal memenangkan persaingan yang sedang diperjuangkannya. Meski demikian, ia tetap melihat perolehan poin sebagai hal yang positif bagi perjalanan musimnya.
“Saya senang dengan hasil hari ini. Tentu saya kecewa karena saya tidak memenangkan balapan yang saya perjuangkan, tapi finis di posisi ke-13 dan mendapat poin tetaplah positif,” kata Veda Ega dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin (21/9).
Veda juga menjelaskan bahwa dirinya berusaha mengejar finis di posisi empat besar karena merasa sangat percaya diri dengan sepeda motor dan kemampuannya sendiri. Namun, sentuhan dengan pembalap lain membuat upaya tersebut berakhir dengan penalti.
“Saya memperjuangkan finis di posisi empat besar karena kepercayaan diri terhadap sepeda motor dan diri saya sangat baik. Sayangnya, ada sentuhan dengan pembalap lain dan mencoba menyalipnya, tapi saya menghormati keputusan direktur balapan sehingga saya menerima penalti long lap,” ujarnya.
Tiga Poin Tetap Berarti bagi Persaingan Moto3 2026
Finis di posisi ke-13 membuat Veda membawa pulang tiga poin dari Moto3 Austria 2026. Jumlah tersebut memang belum sesuai dengan target yang ingin dicapainya setelah mampu menembus barisan depan, tetapi tetap menjadi tambahan penting dalam persaingan musim ini.
Sikap Veda yang menerima keputusan penalti menunjukkan fokusnya untuk segera menatap balapan berikutnya. Ia tidak ingin terlalu lama larut dalam kekecewaan setelah insiden dengan Munoz. Sebaliknya, Veda memilih mengambil sisi positif dari performa yang ditunjukkannya di Austria.
Veda Ega Antusias Menatap Balapan Berikutnya
Setelah Moto3 Austria 2026, Veda akan menghadapi rangkaian balapan di belahan benua lain. Ia mengaku antusias menyambut seri-seri berikutnya karena sudah memiliki pengalaman berlomba di Motegi, Sepang, dan Mandalika.
“Tiga poin adalah hal baik dan kami menatap balapan selanjutnya di belahan benua lain. Saya sudah berpengalaman di Motegi, Sepang, dan Mandalika sehingga saya benar-benar antusias untuk balapan-balapan tersebut,” tambah Veda.
Kesimpulan
Veda Ega Pratama gagal mempertahankan peluang finis di posisi empat besar pada Moto3 Austria 2026 setelah terkena long lap penalty akibat insiden saat menyalip David Munoz. Penalti tersebut membuatnya turun ke posisi ke-13, meski sebelumnya sempat melesat dari grid tengah menuju barisan depan.
Walaupun kecewa, Veda tetap bersyukur karena berhasil mengamankan tiga poin. Kepercayaan dirinya terhadap sepeda motor dan kesiapan menghadapi balapan di Motegi, Sepang, serta Mandalika menjadi modal untuk menatap seri berikutnya dalam persaingan Moto3 2026.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment