Mitsubishi Pajero Generasi Kelima Debut 2 September 2026, Kembali Gunakan Sasis Ladder Frame

Mitsubishi secara resmi mengonfirmasi rencana debut global generasi kelima Pajero pada 2 September 2026. Kehadiran model terbaru ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meluncurkan 13 kendaraan baru hingga 2031. Pajero generasi terbaru diproyeksikan membawa sejumlah perubahan penting, baik dari sisi arsitektur, sistem penggerak, teknologi, maupun desain interior.

Setelah sebelumnya menggunakan konstruksi monokok, Mitsubishi Pajero 2027 akan kembali mengadopsi sasis ladder frame atau body-on-frame. Platform tersebut dikembangkan dari basis pikap Triton yang mendapatkan penyesuaian khusus untuk memenuhi karakter sebuah SUV penjelajah lintas medan. Langkah ini menunjukkan upaya Mitsubishi untuk menghidupkan kembali citra Pajero sebagai kendaraan tangguh dengan kemampuan off-road yang kuat.

Pajero 2027 Kembali ke Konstruksi Ladder Frame

Perubahan paling mendasar pada Pajero generasi kelima terdapat pada arsitektur utama kendaraan. Generasi sebelumnya mengandalkan sasis monokok, sedangkan model baru akan menggunakan ladder frame berbasis Mitsubishi Triton. Konstruksi ini dikenal memiliki karakter yang mendukung ketangguhan kendaraan ketika melewati medan berat.

Meski mengutamakan kemampuan off-road, kombinasi platform tersebut tetap dirancang agar Pajero mampu memberikan kenyamanan ketika digunakan di jalan raya. Mitsubishi menyebut kendaraan ini sebagai “cross-country SUV”, yang mencerminkan fokusnya untuk menghadirkan mobil dengan kemampuan menjelajah berbagai kondisi medan tanpa mengabaikan aspek kenyamanan berkendara.

Andalkan Sistem Penggerak Empat Roda

Untuk menunjang performa di medan berat, Mitsubishi Pajero terbaru akan dibekali sistem penggerak empat roda Super-All Wheel Control atau S-AWC. Sistem tersebut dilengkapi fitur vektor torsi yang membantu mengatur distribusi tenaga ke setiap roda sesuai kebutuhan kendaraan.

Pajero generasi kelima juga diperkirakan menggunakan transfer case Super Select 4WD-II. Sistem ini disebut akan menyediakan sejumlah pilihan mode berkendara, antara lain Gravel, Sand, Mud, dan Rock. Beragam mode tersebut dirancang untuk membantu pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi permukaan jalan yang dilalui.

Mesin Diesel hingga Opsi Elektrifikasi

Dari sektor sumber tenaga, Pajero terbaru diperkirakan mengandalkan mesin turbodiesel berkapasitas 2,4 liter yang digunakan Mitsubishi Triton. Namun, pengembangan model ini tidak berhenti pada mesin pembakaran internal. Mitsubishi juga dikabarkan menyiapkan berbagai pilihan powertrain untuk masa mendatang.

Pengembangan tersebut mencakup teknologi hybrid diesel, plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV, hingga varian kendaraan listrik penuh atau EV. Informasi mengenai pilihan mesin secara lebih terperinci masih menunggu pengumuman resmi Mitsubishi menjelang debut globalnya.

Desain Modern dengan Sentuhan Khas Pajero

Teaser resmi yang telah diperkenalkan Mitsubishi memperlihatkan arah desain Pajero generasi terbaru. Salah satu elemen yang tampak menonjol adalah penggunaan lampu piksel vertikal dengan tampilan modern. Desain tersebut memberikan identitas visual baru, tetapi tetap diharapkan mampu membawa karakter khas Pajero sebagai SUV berorientasi petualangan.

Nama Pajero juga disebut berpotensi dikembangkan menjadi satu lini model tersendiri. Strategi ini mengingatkan pada rekam jejak Mitsubishi yang pernah menggunakan nama Pajero untuk beberapa model, seperti Pajero Mini dan Pajero iO.

Kabin Dilengkapi Fitur Digital dan Perlengkapan Off-Road

Selain eksterior, bagian interior Pajero terbaru turut mendapatkan pembaruan. Teaser memperlihatkan fitur Multi Meter, yaitu interpretasi digital dari tiga panel indikator khas Pajero pada masa lalu. Fitur tersebut ditampilkan melalui layar berukuran 14,3 inci, sehingga menghadirkan perpaduan antara nuansa klasik dan teknologi modern.

Kabin kendaraan ini juga akan dilengkapi kursi berlapis kulit semi-aniline dengan fitur ventilasi. Konsol tengahnya menampilkan kenop dial untuk mengatur sistem 4WD. Mitsubishi turut menyediakan wireless charger untuk mendukung kebutuhan pengguna terhadap perangkat elektronik selama perjalanan.

Untuk memperkuat kemampuan melintasi medan berat, Pajero generasi kelima juga dibekali pengunci diferensial belakang atau rear differential lock. Fitur ini membantu meningkatkan traksi ketika kendaraan menghadapi kondisi jalan yang menantang.

Jadwal Peluncuran Pajero Generasi Kelima

Debut global Mitsubishi Pajero generasi kelima dijadwalkan berlangsung pada 2 September 2026. Setelah itu, SUV ini direncanakan mulai meluncur secara resmi di kawasan Asia pada awal 2027.

Pasar Amerika Serikat akan mendapatkan model tersebut pada 2030. Namun, kendaraan itu akan menggunakan nama Montero di wilayah tersebut. Jadwal peluncuran yang bertahap ini menjadi bagian dari rencana Mitsubishi untuk memperluas kembali eksistensi Pajero di sejumlah pasar dunia.

Kesimpulan

Mitsubishi Pajero generasi kelima membawa perubahan besar dengan kembali menggunakan sasis ladder frame berbasis Triton. Kendaraan ini tetap mengutamakan kemampuan off-road melalui sistem S-AWC, pilihan mode berkendara, serta fitur pengunci diferensial belakang. Di sisi lain, teknologi interior seperti Multi Meter berlayar 14,3 inci dan sejumlah pilihan powertrain elektrifikasi menunjukkan bahwa Pajero terbaru juga disiapkan untuk mengikuti perkembangan industri otomotif.

Dengan debut global pada September 2026 dan rencana peluncuran di Asia pada awal 2027, kehadiran Pajero terbaru dinantikan sebagai upaya Mitsubishi membangkitkan kembali reputasi SUV tangguh tersebut. Informasi mengenai spesifikasi akhir, pilihan mesin, serta detail harga masih akan menunggu pengungkapan resmi dari Mitsubishi.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment