YouTube Ubah Cara Menghitung Views Mulai 24 Agustus 2026, Video Langsung Terhitung Saat Diputar
YouTube mengumumkan perubahan besar pada sistem penghitungan penayangan video di platformnya. Mulai 24 Agustus 2026, setiap video akan langsung memperoleh hitungan view sejak mulai diputar, tanpa adanya persyaratan durasi tayang minimum.
Kebijakan baru ini berlaku untuk seluruh format video di YouTube, termasuk video berdurasi panjang atau video on demand (VOD), YouTube Shorts, dan siaran langsung atau live. Menurut YouTube, perubahan tersebut dilakukan untuk menyeragamkan metode penghitungan views sekaligus mencerminkan tingkat eksposur yang diterima kreator di platform.
YouTube Hapus Syarat Minimal Durasi Tonton
Dalam pengumuman yang dibagikan melalui X pada Senin (17/8), YouTube menyatakan bahwa jumlah penayangan nantinya dihitung sejak video mulai diputar. Artinya, pengguna tidak lagi harus menonton video selama durasi tertentu agar aktivitas tersebut masuk dalam jumlah views.
“Mulai 24 Agustus, jumlah penayangan akan dihitung sejak video mulai diputar (tanpa persyaratan durasi tayang minimum) di semua format (VOD, Shorts, dan Live),” kata YouTube dalam pengumumannya.
Perusahaan menjelaskan, standardisasi ini diharapkan dapat membantu kreator menunjukkan nilai eksposur konten mereka kepada mitra merek. Dengan sistem yang sama untuk berbagai format video, angka penayangan akan menggambarkan seberapa sering konten mulai diputar di hadapan pengguna.
Perbedaan Sistem Lama dan Sistem Baru
Perubahan tersebut menjadi pergeseran penting, terutama bagi video berdurasi panjang. Sebelum kebijakan baru berlaku, YouTube hanya menghitung view pada konten berdurasi panjang apabila penonton menyaksikan video sekurang-kurangnya selama 30 detik.
Penonton yang memutar video kurang dari 30 detik tidak akan masuk ke dalam jumlah views. Sistem tersebut sebelumnya digunakan untuk memberikan gambaran mengenai jumlah orang yang benar-benar menghabiskan waktu menonton konten yang dipublikasikan kreator.
Dengan penghitungan sejak detik pertama video diputar, angka penayangan berpotensi terlihat lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Namun, YouTube menyadari bahwa data berdasarkan durasi tonton yang lebih signifikan masih dibutuhkan oleh para kreator untuk mengevaluasi performa konten.
Metrik Lama Tetap Tersedia di YouTube Analytics
Untuk mempertahankan akses terhadap data tersebut, YouTube akan tetap menyediakan metrik lama di YouTube Analytics. Data itu akan ditampilkan dengan label Engaged views dan dapat diakses melalui opsi Advanced Mode.
Metrik Engaged views akan menjadi acuan tambahan bagi kreator yang ingin mengetahui jumlah penonton yang benar-benar bertahan menyaksikan video, bukan hanya pengguna yang memulai pemutaran. Dengan demikian, kreator masih dapat membandingkan eksposur awal dengan tingkat keterlibatan penonton.
Menyamakan Penghitungan VOD, Shorts, dan Live
YouTube menyebut perubahan ini bertujuan menyamakan cara penghitungan views di seluruh format. Sejak Maret 2025, YouTube Shorts telah menggunakan metode penghitungan yang dimulai ketika video pertama kali diputar.
Melalui kebijakan yang berlaku pada 24 Agustus 2026, video berdurasi panjang dan siaran langsung akan mengikuti pola serupa. YouTube menjadi salah satu platform besar terakhir yang mengubah metriknya dari sistem berbasis durasi tonton yang signifikan menjadi penghitungan instan.
Platform lain yang dikenal dengan konten video berdurasi pendek, seperti TikTok dan X, telah lebih dulu menghitung penayangan sejak detik pertama video diputar. Penghitungan tersebut juga dapat terjadi ketika video berputar otomatis dan pengguna segera berpindah ke konten lain.
Tidak Mengubah Kualifikasi Monetisasi Kreator
YouTube menegaskan bahwa perubahan metode penghitungan views ini tidak akan memengaruhi kualifikasi monetisasi kanal kreator. Syarat untuk mengikuti YouTube Partner Program tetap menggunakan ketentuan yang berlaku bagi kreator.
YouTube sebelumnya telah memperbarui persyaratan kelayakan YouTube Partner Program. Dalam pembaruan tersebut, persyaratan monetisasi menjadi lebih ketat, antara lain melalui peningkatan target jam tayang dan jumlah penayangan Shorts.
Selain mengubah istilah untuk jumlah views, YouTube juga mengganti penyebutan sejumlah persyaratan monetisasi. Istilah “valid public Shorts views” diubah menjadi “qualified Shorts views”, sedangkan “valid public watch hours” menjadi “qualified watch hours”.
Kesimpulan
Mulai 24 Agustus 2026, YouTube akan menghitung view sejak video mulai diputar tanpa batas minimum durasi tonton. Kebijakan ini berlaku untuk VOD, Shorts, dan Live, dengan tujuan menyeragamkan metrik serta membantu kreator menunjukkan tingkat eksposur konten kepada mitra merek.
Meski angka views kemungkinan meningkat karena sistem baru, kreator tetap dapat melihat metrik lama melalui label Engaged views di YouTube Analytics. Ke depan, kreator perlu memperhatikan dua sisi performa konten, yakni jumlah pemutaran awal dan keterlibatan penonton selama video berlangsung.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment