Media Asing Soroti Pergantian Menteri Keuangan: Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara Gantikan Purbaya
Sejumlah media asing menyoroti keputusan Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan pada Senin (14/9). Setelah pergantian tersebut, Prabowo menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara untuk mengisi posisi Menteri Keuangan.
Suahasil dilantik di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari yang sama. Pengangkatan tersebut menjadi perhatian media internasional karena menyangkut perubahan di salah satu posisi strategis dalam pemerintahan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran dan kebijakan fiskal negara.
Suahasil Nazara Resmi Dilantik sebagai Menteri Keuangan
Dalam prosesi pelantikan, Suahasil mengucapkan sumpah jabatan sebagai Menteri Keuangan. Ia menyatakan kesetiaannya kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta berkomitmen menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya demi bangsa dan negara.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Suahasil saat mengucapkan ikrar.
Suahasil bukan sosok baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia telah menjabat sebagai wakil menteri keuangan sejak 2019, ketika pemerintahan masih dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari latar belakangnya saat dipercaya untuk memimpin kementerian tersebut.
Pergantian Menkeu Menjadi Sorotan Media Internasional
Keputusan Prabowo mengganti Purbaya dan menunjuk Suahasil mendapat perhatian dari sejumlah media asing. Media yang berbasis di Singapura, Channel NewsAsia, serta media Jepang, Nikkei Asia, menerbitkan laporan mengenai perubahan tersebut pada Senin.
Kedua media itu mengangkat laporan dengan judul yang menyoroti penggantian Menteri Keuangan Indonesia serta kenaikan jabatan wakil menteri menjadi menteri. Pemberitaan tersebut menempatkan pergantian pejabat di Kementerian Keuangan sebagai perkembangan penting dalam pemerintahan Prabowo.
Sorotan serupa juga muncul dari US News & World Report yang berbasis di Amerika Serikat dan South China Morning Post dari Hong Kong. Keduanya menerbitkan artikel mengenai keputusan Presiden Prabowo mengganti Menteri Keuangan dengan wakilnya.
Financial Times yang berbasis di Inggris turut melaporkan hal yang sama. Media tersebut menerbitkan artikel berjudul “Presiden Indonesia Prabowo Subianto Pecat Menkeu usai Setahun.” Laporan itu juga memuat pernyataan Suahasil setelah dilantik sebagai Menteri Keuangan.
Fokus pada Kredibilitas Anggaran dan Defisit Fiskal
Dalam laporan Financial Times, Suahasil menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memintanya menjaga “kesehatan kredibilitas” anggaran negara. Pernyataan tersebut menunjukkan adanya penekanan terhadap pengelolaan keuangan negara setelah pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan.
Suahasil juga menyatakan sumpah untuk menjaga defisit fiskal negara tetap berada di bawah batas hukum yang telah ditetapkan, yaitu tiga persen. Komitmen tersebut menjadi salah satu poin yang disoroti dalam pemberitaan mengenai pelantikannya.
Dengan demikian, perhatian terhadap kepemimpinan baru di Kementerian Keuangan tidak hanya berkaitan dengan pergantian personalia. Media asing juga menyoroti pesan mengenai disiplin fiskal, kredibilitas anggaran, serta batas defisit yang harus dijaga oleh pemerintah.
Perubahan Kedua di Kementerian Keuangan Era Prabowo
Pergantian Suahasil sebagai Menteri Keuangan merupakan perubahan kedua di kementerian tersebut selama pemerintahan Prabowo. Sebelumnya, Prabowo menunjuk Purbaya untuk menggantikan Sri Mulyani pada September 2025.
Purbaya diangkat setelah Sri Mulyani dicopot dari jabatan Menteri Keuangan karena persoalan disiplin fiskal. Dengan adanya pergantian terbaru, posisi Menteri Keuangan kembali mengalami perubahan dalam periode kepemimpinan Prabowo.
Perubahan di sektor ekonomi juga terjadi di Bank Indonesia. Pada Juli, teknokrat Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia. Pengunduran diri tersebut berlangsung di tengah tekanan pemerintah untuk mendukung tujuan ekonomi yang ambisius.
Kesimpulan
Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa oleh Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menjadi perhatian sejumlah media asing. Suahasil, yang sebelumnya menjabat wakil menteri keuangan sejak 2019, kini dipercaya memimpin kementerian dengan mandat menjaga kredibilitas anggaran serta mempertahankan defisit fiskal di bawah batas tiga persen.
Ke depan, perhatian terhadap Kementerian Keuangan akan tertuju pada kemampuan Suahasil menjalankan pesan tersebut dalam pengelolaan fiskal negara. Pernyataan mengenai kesehatan anggaran dan disiplin defisit menjadi bagian penting dari arah kepemimpinan baru setelah terjadinya pergantian menteri.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment