Ab Ghani Hassan Terpilih sebagai Ketua Umum FAM, Siap Mundur dari Jabatan Presiden MFL

Ab Ghani Hassan terpilih sebagai Ketua Umum Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) setelah memenangkan kongres pemilihan yang digelar di Petaling Jaya, Kamis (17/9). Ia meraih dukungan mayoritas peserta kongres dengan mengantongi 20 suara.

Dalam pemilihan tersebut, Ab Ghani mengalahkan Shahril Mokhtar, yang merupakan ketua asosiasi sepak bola Selangor. Shahril hanya memperoleh lima suara. Hasil ini membuat Ab Ghani dipercaya untuk memimpin FAM dan membawa perubahan terhadap sepak bola Malaysia.

Setelah terpilih, Ab Ghani langsung menyampaikan rencana mengenai posisinya sebagai Presiden Malaysia Football League (MFL). Ia memastikan tidak akan mempertahankan kedua jabatan tersebut secara bersamaan karena ingin memberikan perhatian penuh kepada FAM.

Ab Ghani Tidak Ingin Rangkap Jabatan

Dalam konferensi pers seusai kongres pemilihan, Ab Ghani menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatan Presiden MFL. Meski demikian, proses pengunduran diri tersebut tidak akan dilakukan dalam waktu yang sangat dekat karena ia masih perlu menjalankan sejumlah tugas dan memastikan proses transisi berjalan.

“Saya akan meletakkan jabatan, tetapi bukan masa terdekat ini. Untuk saya menjalankan tugas. Insya-Allah tak lama lagi saya akan umumkan letak jawatan saya sebagai Presiden MFL,” kata Ab Ghani.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil agar dirinya dapat menjalankan tugas secara lebih fokus. Menurut Ab Ghani, persoalan yang dihadapi FAM membutuhkan perhatian serius sehingga tidak memungkinkan baginya untuk berkonsentrasi pada dua jabatan sekaligus.

“Saya tidak boleh fokus kepada dua jabatan dan kami tahu masalah ada di FAM, itu yang kami ingin fokuskan,” ujar Ab Ghani dalam jumpa pers, seperti dilansir Berita Harian.

Rapat Komite Eksekutif Menjadi Agenda Awal

Setelah terpilih sebagai Ketua Umum FAM, Ab Ghani akan segera menggelar rapat bersama Komite Eksekutif yang juga baru terpilih. Pertemuan tersebut akan menjadi forum untuk membahas berbagai langkah strategis bagi organisasi sepak bola Malaysia.

Menentukan Strategi Perbaikan FAM

Ab Ghani belum menjelaskan secara terperinci strategi yang akan diambil. Namun, ia memastikan bahwa rapat Komite Eksekutif akan digelar dalam waktu dekat. Keputusan-keputusan penting terkait arah pembenahan FAM akan dibahas dalam pertemuan tersebut.

Menurut Ab Ghani, sepak bola Malaysia membutuhkan perbaikan yang cepat. Karena itu, ia ingin jajaran kepengurusan baru segera bekerja dan tidak menunda proses perubahan yang diperlukan. Ia juga menetapkan target waktu sekitar dua tahun setengah untuk melakukan berbagai upaya pembaruan.

“Dari situ [rapat Komite Eksekutif] kami akan bergerak untuk memastikan bahwa bola sepak Malaysia ini dalam masa dua tahun setengah, sedapat mungkin kita akan melakukan sesuatu,” kata Ab Ghani.

Menargetkan Perubahan dalam Dua Tahun Setengah

Ab Ghani berharap kepemimpinannya di FAM dapat menghasilkan perubahan dan pembaruan dalam sepak bola Malaysia. Ia menyadari bahwa tugas tersebut tidak mudah, tetapi menilai langkah awal harus segera dilakukan melalui koordinasi bersama Komite Eksekutif.

Rencana kerja dalam kurun waktu dua tahun setengah itu diharapkan dapat menjadi pijakan untuk memperbaiki kondisi sepak bola Malaysia. Fokus utama yang disampaikan Ab Ghani adalah memastikan FAM kembali berjalan secara sehat dan terhindar dari skandal.

“Untuk mencari satu perubahan dan pembaruan dalam bola sepak negara ini, insya-Allah,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan bersamaan dengan penegasan bahwa FAM perlu dikembalikan menjadi organisasi yang sehat tanpa persoalan skandal.

Harapan Baru untuk Sepak Bola Malaysia

Kemenangan mutlak dalam kongres pemilihan memberi Ab Ghani mandat yang kuat untuk memimpin FAM. Perolehan 20 suara berbanding lima suara milik Shahril Mokhtar menunjukkan dukungan mayoritas terhadap dirinya dalam pemilihan tersebut.

Langkah berikutnya akan ditentukan melalui rapat Komite Eksekutif. Dalam rapat itu, kepengurusan baru FAM akan membahas berbagai langkah strategis sekaligus menentukan arah kerja organisasi dalam periode mendatang.

Keputusan Ab Ghani untuk meninggalkan jabatan Presiden MFL juga menjadi bagian dari upayanya untuk memusatkan perhatian pada FAM. Ia ingin memastikan tanggung jawab sebagai Ketua Umum dapat dijalankan secara optimal, terutama karena masih terdapat persoalan yang perlu diselesaikan.

Kesimpulan

Ab Ghani Hassan resmi terpilih sebagai Ketua Umum FAM setelah memperoleh 20 suara dalam kongres pemilihan di Petaling Jaya. Ia mengalahkan Shahril Mokhtar yang meraih lima suara. Setelah terpilih, Ab Ghani memastikan akan mundur dari jabatan Presiden MFL agar dapat fokus memimpin FAM.

Dalam waktu dekat, ia akan menggelar rapat bersama Komite Eksekutif yang baru terpilih untuk menentukan langkah strategis. Ab Ghani menargetkan adanya perubahan dan pembaruan dalam sepak bola Malaysia dalam waktu dua tahun setengah. Ke depan, efektivitas kepemimpinannya akan sangat bergantung pada pelaksanaan keputusan rapat serta kemampuannya membangun FAM yang sehat dan bebas dari skandal.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment