Presley Gerber Meninggal Dunia di Usia 27 Tahun, Tinggalkan Jejak di Dunia Modeling

Presley Gerber, model sekaligus putra supermodel Cindy Crawford dan pengusaha Rande Gerber, meninggal dunia pada Minggu (20/9) dalam usia 27 tahun. Kabar duka ini disampaikan keluarga setelah Presley dilaporkan meninggal di sebuah fasilitas rehabilitasi di wilayah Los Angeles.

Kepergian Presley menjadi duka mendalam bagi keluarga, termasuk orang tua dan adiknya, Kaia Gerber, yang juga berkarier sebagai model. Pihak keluarga meminta privasi agar dapat melewati masa sulit tersebut dengan tenang. Hingga kini, penyebab kematian Presley belum diumumkan secara resmi dan proses autopsi masih berlangsung.

Keluarga Minta Privasi

Perwakilan Cindy Crawford, Rande Gerber, dan Kaia Gerber menyampaikan permintaan agar publik menghormati privasi keluarga. “Keluarga meminta privasi selama masa yang sangat sulit dan menyakitkan ini,” ujar perwakilan tersebut, seperti diberitakan People.

Laporan mengenai meninggalnya Presley menyebutkan bahwa ia berada di sebuah fasilitas rehabilitasi di kawasan Los Angeles. Namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi yang melatarbelakangi kematiannya. Menurut laporan TMZ, autopsi terhadap Presley belum selesai dilakukan.

Perjalanan Presley Gerber di Dunia Modeling

Presley lahir di California pada 2 Juli 1999. Ia mengikuti jejak ibunya, Cindy Crawford, yang dikenal sebagai salah satu supermodel populer pada era 1980-an hingga 1990-an. Berbekal latar belakang dan bakat di dunia mode, Presley mulai membangun karier modeling sejak usia remaja.

Pada usia 15 tahun, Presley menandatangani kontrak dengan IMG Models. Ia kemudian melakukan debut di atas catwalk untuk rumah mode Moschino di Los Angeles. Setelah itu, kariernya berkembang hingga membawanya tampil dalam peragaan busana Dolce & Gabbana di Milan.

Sepanjang kariernya, Presley bekerja sama dengan sejumlah merek ternama. Namanya tercatat pernah terlibat dalam proyek untuk Calvin Klein, Celine, Pepsi, dan Omega. Ia juga masih memiliki sejumlah kampanye yang berjalan untuk merek Burberry, Bottega Veneta, Tommy Hilfiger, serta Ralph Lauren.

Keterbukaan tentang Kesehatan Mental

Selain dikenal sebagai model, Presley juga pernah berbicara secara terbuka mengenai perjuangannya menghadapi masalah kesehatan mental dan kecanduan narkoba. Dalam penampilannya di podcast Studio 22 pada 2023, ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah berjuang melawan depresi serta berbagai persoalan kesehatan mental lainnya.

Presley mengatakan pengalaman tersebut mendorongnya untuk membantu orang lain yang mungkin menghadapi persoalan serupa. Ia berharap kisahnya dapat memberi manfaat, meskipun hanya bagi satu orang.

“Setelah berjuang dengan kesehatan mental, depresi, dan beberapa hal lain yang menyertainya, saya pikir apakah saya membantu satu orang atau seratus orang untuk keluar dari tempat yang pernah saya alami di suatu titik dalam hidup saya, itu saja yang perlu saya lakukan,” ujar Presley, seperti dilansir The Independent.

Presley juga menyebut bahwa kesehatan mental merupakan bagian yang terus berlanjut dalam kehidupannya. Ia memanfaatkan media sosial untuk menyuarakan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, salah satunya melalui rangkaian video berjudul Mental Health Mondays.

Kesaksian Kaia Gerber tentang Perjuangan Sang Kakak

Kaia Gerber pernah membahas perjuangan Presley menghadapi kecanduan narkoba dalam wawancara dengan majalah Vogue edisi September 2026. Dalam kesempatan tersebut, Kaia menyebut perjalanan kakaknya sebagai “perjuangan selama satu dekade”.

Menurut Kaia, keterbukaan Presley mengenai masalah yang dihadapinya turut mengubah cara keluarga dalam menghadapi kesulitan. Presley digambarkan sebagai sosok yang tidak berusaha menyembunyikan perjuangannya dari dunia.

“Sekarang kita memiliki guru yang luar biasa ini, saudara laki-laki saya, yang mengatakan, ‘Saya akan sangat manusiawi untuk semua orang.’ Hanya ada begitu banyak hal yang dapat Anda sembunyikan dari dunia,” kata Kaia.

Catatan Hukum Presley

Sebelumnya, pada 2019, Presley pernah ditangkap karena mengemudi dalam keadaan mabuk atau driving under influence (DUI) di Beverly Hills. Atas kasus tersebut, ia dijatuhi hukuman percobaan selama tiga tahun.

Selain itu, Presley diwajibkan mengikuti program rehabilitasi DUI dan menjalani pelayanan masyarakat selama dua hari. Peristiwa tersebut menjadi salah satu catatan dalam perjalanan hidupnya di luar karier modeling.

Kesimpulan

Meninggalnya Presley Gerber pada usia 27 tahun meninggalkan duka bagi keluarga, rekan kerja, dan dunia modeling. Ia dikenang bukan hanya sebagai putra Cindy Crawford, tetapi juga sebagai model yang telah bekerja dengan berbagai merek ternama serta sosok yang berani berbicara mengenai kesehatan mental dan kecanduan.

Hingga saat ini, keluarga masih meminta ruang privasi, sementara proses autopsi belum rampung. Informasi lebih lanjut mengenai penyebab kematian Presley diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi keluarga dan publik.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment