Air Kolam di Gunung Sindur Bogor Sempat Berubah Merah, Polisi dan DLH Lakukan Pemeriksaan

BOGOR — Warga di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dibuat geger oleh perubahan warna air sebuah kolam yang mendadak menjadi merah. Peristiwa tersebut terekam dalam video dan kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, sejumlah warga tampak berada di sekitar kolam, bahkan beberapa di antaranya terlihat mencuci muka serta mengambil air menggunakan galon.

Informasi mengenai perubahan warna air tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh kepolisian. Petugas mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi kolam sekaligus mengetahui situasi terbaru. Namun, ketika polisi tiba, air kolam sudah kembali berwarna normal seperti biasanya.

Polisi Mengecek Lokasi Kolam

Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna mengatakan, pengecekan dilakukan setelah pihaknya menerima informasi mengenai air kolam yang berubah warna. Ia mendatangi lokasi bersama Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat setempat.

Menurut Ucup, petugas tiba di lokasi pada sore hari. Setelah itu, polisi kembali melakukan pemeriksaan setelah waktu magrib untuk memastikan kondisi kolam. Dari hasil pengecekan tersebut, tidak ditemukan lagi perubahan warna pada air.

“Jadi menindaklanjuti ada info yang beredar, Kapolsek Gunung Sindur didampingi Bhabin dan tokoh masyarakat di situ mendatangi lokasi, namun ketika sampai air sudah kembali normal,” kata Ucup, Minggu (20/9).

Ucup menegaskan bahwa saat diperiksa secara langsung, air kolam tampak normal. Kepolisian juga memastikan kondisi tersebut melalui pengecekan kembali pada malam hari.

“Kita lihat langsung air sudah kembali normal seperti biasanya, warnanya biasa. Kita ke lokasi sore, setelah magrib kita ke sana untuk pastikan,” ujarnya.

Perubahan Warna Disebut Hanya Berlangsung Singkat

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan air kolam berwarna merah. Sejumlah warga tampak mengerumuni area kolam untuk melihat kondisi tersebut. Dalam video itu, beberapa orang bahkan terlihat menggunakan air kolam untuk mencuci muka. Ada pula warga yang mengambil air berwarna merah tersebut dan memasukkannya ke dalam galon.

Berdasarkan informasi dari ketua RW setempat, perubahan warna air tidak berlangsung lama. Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dan kembali normal menjelang siang.

Ucup menyebut perubahan warna tersebut diperkirakan berlangsung sekitar 30 menit hingga satu jam. Namun, informasi itu masih bersumber dari keterangan warga dan ketua RW yang berada di sekitar lokasi.

“Berdasarkan informasi dari ketua RW memang ada perubahan warna. Tapi itu memang tadi sebentar saja, sekitar setengah jam atau sejam, dari jam 11.00 siang sampai jam 11.30 atau jam 12-an,” kata Ucup.

Sampel Air Akan Diperiksa di Laboratorium

Kepala Desa Cibadung, Badri, turut membenarkan adanya informasi mengenai air kolam yang sempat berubah menjadi merah. Namun, Badri mengaku tidak menyaksikan langsung perubahan warna tersebut. Saat mendatangi lokasi, kondisi air sudah kembali seperti semula.

Untuk mengetahui penyebabnya, Badri mengambil sampel air kolam. Pemerintah desa juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar sampel tersebut dapat diperiksa secara ilmiah di laboratorium.

“Saya tidak melihat langsung, tetapi kata warga memang sempat berubah merah airnya. Saya tidak melihat saat merahnya, tadi saya ke sana sudah seperti biasa lagi. Memang katanya cuma sebentar kejadiannya,” ujar Badri.

Badri mengatakan, pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengetahui kandungan air dan mencari penjelasan mengenai perubahan warna yang sempat terjadi. Ia berharap hasil pemeriksaan dapat memberikan informasi yang jelas berdasarkan kajian ilmiah, bukan dugaan yang tidak dapat dipastikan.

Menunggu Hasil Pemeriksaan

Hingga polisi dan pemerintah desa melakukan pengecekan, air kolam di lokasi tersebut telah kembali normal. Penyebab perubahan warna merah juga belum dapat dipastikan karena sampel air masih akan diperiksa oleh pihak terkait.

Kesimpulan

Perubahan warna air kolam di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, sempat menghebohkan warga setelah videonya beredar di media sosial. Polisi yang mendatangi lokasi memastikan air sudah kembali normal, sedangkan pemerintah desa mengambil sampel untuk diperiksa di laboratorium bersama Dinas Lingkungan Hidup.

Hasil pemeriksaan laboratorium diharapkan dapat menjelaskan kandungan air dan penyebab perubahan warna tersebut secara ilmiah. Sampai hasilnya keluar, informasi mengenai penyebab pasti air kolam berubah merah masih menunggu verifikasi dari pihak berwenang.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment