Desil Berapa yang Bisa Mendapat PKH dan BPNT 2026? Ini Cara Ceknya
Menjelang penyaluran bantuan sosial atau bansos 2026, masyarakat mulai mengecek kembali status kesejahteraan keluarganya dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Salah satu informasi yang banyak dicari adalah kelompok desil yang dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Berdasarkan ketentuan Kementerian Sosial (Kemensos), keluarga yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 4 atau 40 persen kelompok kesejahteraan terbawah dapat diusulkan untuk menerima PKH dan BPNT. Kendati demikian, status desil tidak secara otomatis menjamin seseorang akan mendapatkan bantuan. Penetapan penerima tetap mengikuti proses serta ketentuan yang berlaku dalam setiap program bansos.
Desil 1-4 Menjadi Sasaran Usulan PKH dan BPNT
Dalam DTSEN, terdapat 10 kelompok desil yang disusun berdasarkan tingkat kesejahteraan keluarga. Setiap desil mencakup sekitar 10 persen keluarga. Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula posisi kelompok tersebut dalam tingkat kesejahteraan.
Kemensos menetapkan bahwa keluarga yang berada pada Desil 1 sampai Desil 4 termasuk kelompok yang dapat diusulkan untuk memperoleh PKH dan bantuan sembako atau BPNT. Keempat kelompok tersebut secara keseluruhan mencakup 40 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
Rincian Kelompok Desil dalam DTSEN
- Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
- Desil 2: kelompok 10 persen berikutnya berdasarkan tingkat kesejahteraan.
- Desil 3: kelompok kesejahteraan setelah Desil 1 dan Desil 2.
- Desil 4: kelompok yang bersama Desil 1, Desil 2, dan Desil 3 membentuk 40 persen kelompok terbawah.
- Desil 5: masih dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, jawaban atas pertanyaan desil berapa yang bisa mendapatkan PKH dan BPNT 2026 adalah Desil 1 hingga Desil 4. Namun, masyarakat perlu memahami bahwa kelompok desil tersebut merupakan sasaran yang dapat diusulkan, bukan kepastian bahwa setiap keluarga di dalamnya akan menerima bantuan.
Cara Cek Desil melalui Situs Cek Bansos Kemensos
Status desil dapat diperiksa secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Pemeriksaan dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Hasil pencarian akan menampilkan informasi mengenai nama, kelompok desil, serta status penerimaan bantuan sosial apabila data tersedia.
Langkah-Langkah Pengecekan
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK sesuai dengan data yang tertera pada KTP.
- Masukkan kode verifikasi yang tersedia.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Periksa informasi nama, kelompok desil, dan status bansos yang ditampilkan.
Informasi tersebut dapat membantu masyarakat mengetahui apakah keluarganya termasuk dalam Desil 1 sampai Desil 4 yang dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan BPNT. Pengecekan melalui kanal resmi juga penting untuk memperoleh informasi berdasarkan data yang tercatat dalam sistem.
Status Desil Dapat Berubah
Status desil bukanlah data yang bersifat tetap. Apabila informasi yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data. Pengajuan tersebut dapat dilakukan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan kondisi yang sebenarnya.
Selanjutnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan penghitungan ulang secara berkala. Oleh karena itu, status desil seseorang dapat berubah mengikuti hasil pemutakhiran data sosial ekonomi. Perubahan kondisi keluarga juga perlu disampaikan agar data yang tercatat dapat diperbarui sesuai keadaan sebenarnya.
Kesimpulan
Desil 1 hingga Desil 4 merupakan kelompok yang dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan BPNT atau bantuan sembako 2026. Sementara itu, Desil 5 masih dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK sesuai ketentuan yang berlaku. Meski demikian, status desil tidak otomatis memastikan penerimaan bansos karena penetapan penerima tetap mengikuti mekanisme dan ketentuan program.
Masyarakat disarankan memeriksa statusnya melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos dan memastikan data yang tercantum sesuai dengan kondisi terkini. Karena DTSEN diperbarui secara berkala, informasi mengenai desil dan bantuan sosial sebaiknya selalu dipantau melalui kanal resmi.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment