Purbaya Sebut Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Diduga Jadi Pemicu Pencopotan
Jakarta – Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan merombak ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) beberapa hari sebelum dirinya dicopot kemungkinan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergantian jabatan tersebut.
Perombakan besar-besaran itu dilakukan Purbaya ketika masih menjabat sebagai Menteri Keuangan, tepatnya pada Kamis (10/9). Kebijakan tersebut mencakup rotasi terhadap ratusan pegawai di berbagai unit kerja Kemenkeu, mulai dari pejabat eselon II hingga eselon III.
Purbaya menyampaikan pandangannya setelah menghadiri acara serah terima jabatan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Selasa (15/9). Dalam kesempatan tersebut, ia juga membantah adanya konflik internal dengan para pejabat atau pegawai di lingkungan kementerian.
Perombakan Mencakup Ratusan Pejabat Kemenkeu
Berdasarkan informasi yang disampaikan, perombakan struktur pegawai Kemenkeu mencakup sekitar 50 pegawai pada level eselon II dan 350 pegawai pada level eselon III. Mereka dirotasi dari posisi masing-masing dalam rangka perubahan susunan jabatan di sejumlah unit kerja.
Rotasi tersebut tidak hanya berlangsung di satu direktorat. Kebijakan itu menyasar Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), jajaran fungsional pada Badan Layanan Umum (BLU), serta jajaran direksi Special Mission Vehicle (SMV) yang berada di bawah Kementerian Keuangan.
Besarnya jumlah pejabat yang mengalami rotasi membuat kebijakan tersebut menjadi sorotan. Tidak lama setelah perombakan dilakukan, Purbaya kemudian tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Kondisi itu memunculkan dugaan bahwa keputusan merotasi ratusan pejabat menjadi salah satu pemicu pergantian dirinya.
Purbaya Akui Perombakan Mungkin Berpengaruh
Ketika ditanya mengenai dugaan tersebut, Purbaya menyatakan bahwa perombakan pejabat kemungkinan memang menjadi salah satu faktor. Namun, ia tidak menjelaskan lebih jauh mengenai alasan atau proses pengambilan keputusan pergantian jabatan tersebut.
“Sebagian iya, karena perombakan pejabat tersebut,” ujar Purbaya setelah mengikuti prosesi serah terima jabatan.
Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa kebijakan perubahan struktur di Kemenkeu berpotensi memiliki keterkaitan dengan pencopotannya. Meski demikian, Purbaya tidak menyebutkan adanya persoalan tertentu yang secara langsung menjadi penyebab pergantian tersebut.
Tepis Isu Konflik dengan Anak Buah
Di sisi lain, Purbaya membantah spekulasi yang menyebut pencopotannya disebabkan oleh gesekan atau konflik internal dengan jajaran bawahannya di Kementerian Keuangan. Ia menegaskan bahwa tidak ada perselisihan dengan pegawai maupun pejabat yang bekerja di kementerian tersebut.
Menurut Purbaya, pergantian menteri merupakan kewenangan penuh Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut keputusan tersebut merupakan hak prerogatif presiden yang telah menentukan bahwa masa jabatannya sudah cukup selama satu tahun.
“Enggak ada gesekan. Yang jelas itu pergantian menteri hak prerogatif presiden yang presiden sudah putuskan setahun ini udah cukup,” kata Purbaya.
Sambutan Singkat dalam Serah Terima Jabatan
Dalam acara serah terima jabatan kepada Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara, Purbaya menyampaikan sambutan secara singkat. Ia tidak memberikan pidato panjang sebagaimana yang pernah dilakukan ketika pertama kali menjabat sebagai menteri.
Berdasarkan perhitungan CNNIndonesia.com, sambutan Purbaya hanya terdiri atas sekitar 51 kata. Ia menyebut bahwa saat pertama datang, pidato panjang diperlukan untuk membangun optimisme. Namun, dalam acara serah terima jabatan, ia memilih untuk berbicara secara ringkas sebelum menyerahkan tanggung jawab kepada Suahasil.
“Bagi saya hari ini adalah momentum… Saya pikir kepanjangan. Jadi, kalau waktu itu saya datang boleh ngomong panjang, karena untuk menciptakan optimisme. Kalau sekarang saya akan serahkan ke Bapak Suahasil ke depannya. Jadi saya ngomong pendek saja, terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,” ujar Purbaya.
Kesimpulan
Purbaya menilai perombakan terhadap sekitar 400 pejabat Kemenkeu kemungkinan menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap pencopotannya. Kendati demikian, ia menolak anggapan bahwa pergantian tersebut dipicu konflik internal dengan anak buahnya.
Purbaya menegaskan bahwa keputusan pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Setelah serah terima jabatan kepada Suahasil Nazara, perhatian selanjutnya tertuju pada arah kepemimpinan baru di Kementerian Keuangan serta tindak lanjut terhadap struktur organisasi yang sebelumnya telah mengalami perombakan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment