Reach Pangkas 220 Posisi Wartawan di Tengah Perubahan Konsumsi Berita akibat AI
Grup media Inggris Reach, pemilik surat kabar Daily Mirror dan Daily Express, berencana memangkas 220 posisi wartawan. Kebijakan tersebut diambil ketika industri media menghadapi perubahan besar dalam pola konsumsi berita, terutama akibat perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Rencana pemangkasan disampaikan Chief Content Officer Reach David Higgerson kepada para karyawan pada Rabu (16/9) waktu setempat. Dalam memo internal yang dilihat AFP, Higgerson mengatakan perubahan perilaku audiens telah memengaruhi cara perusahaan media memproduksi dan mendistribusikan konten jurnalistik.
Reach Siapkan 60 Posisi Editorial Baru
Meski akan menghapus ratusan posisi wartawan, Reach tetap berencana membuka 60 posisi editorial baru. Perekrutan tersebut ditujukan untuk mendukung pertumbuhan pendapatan digital perusahaan.
Salah satu fokus yang disebutkan adalah produksi video berdurasi lebih panjang. Langkah ini menunjukkan adanya perubahan strategi dalam ruang redaksi Reach, yang tidak lagi hanya mengandalkan artikel teks untuk menjangkau dan mempertahankan perhatian pembaca.
Higgerson mengatakan ruang redaksi pada masa mendatang perlu mengurangi fokus terhadap panjang tulisan. Sebagai gantinya, perusahaan akan lebih menekankan jurnalisme orisinal dan kemampuan konten untuk membuat audiens terlibat lebih lama.
Active Engaged Time Jadi Metrik Utama
Dalam memo tersebut, Higgerson menyebut active engaged time akan menjadi salah satu ukuran utama kinerja konten. Metrik ini diproyeksikan berada di atas jumlah page views pada akhir tahun.
Perubahan metrik tersebut memperlihatkan pergeseran cara media menilai keberhasilan sebuah artikel atau produk jurnalistik. Jumlah kunjungan tidak lagi menjadi satu-satunya indikator. Durasi dan tingkat keterlibatan audiens juga dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis digital.
Pemangkasan Terjadi di Tengah Penurunan Trafik
Selain memangkas 220 posisi wartawan, Reach juga dilaporkan akan mengurangi 65 posisi di divisi layanan komersial. Kebijakan tersebut dilakukan ketika perusahaan menghadapi penurunan trafik menuju situs-situsnya dari mesin pencari, termasuk Google.
Penurunan trafik menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan media digital karena kunjungan dari mesin pencari selama ini dapat membantu pembaca menemukan artikel. Ketika jumlah pengunjung turun, peluang media untuk memperoleh pendapatan dari aktivitas digital juga ikut terpengaruh.
Dampak Fitur AI Overviews Google
Google pada awal tahun ini memperkenalkan fitur ringkasan berbasis AI bernama AI Overviews. Fitur tersebut menampilkan rangkuman informasi secara langsung pada halaman hasil pencarian.
Kehadiran ringkasan otomatis itu dikhawatirkan mengurangi kemungkinan pengguna mengeklik tautan menuju artikel asli. Pembaca dapat memperoleh gambaran informasi dari hasil rangkuman tanpa harus mengunjungi situs media yang memproduksi konten tersebut.
Reach melaporkan bahwa penurunan trafik dari mesin pencari berdampak terhadap pendapatan perusahaan. Berdasarkan laporan perusahaan pada Mei, pendapatan Reach turun 8,1 persen pada kuartal I 2026 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Reach Memiliki Lebih dari 120 Publikasi
Dalam laporan tahunan terbarunya, Reach tercatat mempekerjakan lebih dari 3.100 orang. Para karyawan tersebut tersebar di lebih dari 120 publikasi yang berada di bawah naungan perusahaan.
Selain Daily Mirror dan Daily Express, portofolio Reach juga mencakup sejumlah media lokal Inggris. Di antaranya adalah Manchester Evening News dan Liverpool Echo.
Rencana terbaru ini bukan kali pertama Reach melakukan pengurangan tenaga kerja. Pada 2025, perusahaan sebelumnya telah memangkas 186 posisi wartawan. Reach kemudian menawarkan program pengunduran diri sukarela kepada karyawan pada tahun ini.
Kesimpulan
Pengurangan 220 posisi wartawan di Reach mencerminkan tekanan yang dihadapi industri media akibat perubahan perilaku audiens dan perkembangan teknologi AI. Penurunan trafik dari mesin pencari, termasuk dampak fitur AI Overviews Google, turut menjadi tantangan bagi model bisnis media digital.
Di sisi lain, pembukaan 60 posisi editorial baru menunjukkan bahwa Reach tetap berupaya beradaptasi. Perusahaan mengarahkan ruang redaksi pada produksi video berdurasi lebih panjang, jurnalisme orisinal, serta pengukuran keterlibatan audiens melalui active engaged time. Ke depan, perubahan strategi tersebut akan menjadi bagian penting dari upaya Reach mempertahankan pertumbuhan pendapatan digital di tengah persaingan dan transformasi teknologi.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment