Suahasil Nazara Buka Suara soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Potensi Pergantian di Pajak

Jakarta – Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan penjelasan terkait perombakan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) serta kemungkinan adanya pergantian pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia menyatakan, Kementerian Keuangan akan terlebih dahulu menelaah proses pelantikan dan keputusan menteri yang telah dilakukan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Suahasil seusai dilantik sebagai Menteri Keuangan di Jakarta, Senin (14/9). Menurut dia, sejumlah pejabat di lingkungan DJBC memang telah mengalami perubahan atau perombakan pada pekan sebelumnya. Namun, tindak lanjut atas perubahan tersebut masih akan dikaji berdasarkan proses dan keputusan resmi yang telah ditetapkan.

Suahasil Akan Meninjau Proses Pelantikan di DJBC

Suahasil mengatakan pihaknya belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai langkah lanjutan setelah perombakan pejabat di DJBC. Ia menyebut Kementerian Keuangan perlu melihat secara menyeluruh proses pelantikan yang telah berlangsung, termasuk keputusan menteri keuangan yang menjadi dasar perubahan tersebut.

“Nanti kita lihat, tapi kemarin memang ada pelantikan minggu lalu, dan tentu nanti kita akan lihat pelantikan seperti apa, keputusan Menteri Keuangannya seperti apa dan kita akan tindaklanjuti dari situ,” ujar Suahasil.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Kementerian Keuangan masih berada dalam tahap meninjau susunan serta proses pergantian pejabat yang telah dilaksanakan. Suahasil tidak menyampaikan rincian mengenai pejabat yang mengalami perubahan maupun bentuk tindak lanjut yang akan dilakukan.

Belum Memastikan Pergantian Pejabat di DJP

Dalam kesempatan yang sama, Suahasil juga ditanya mengenai kemungkinan adanya perombakan serupa di lingkungan DJP. Pertanyaan tersebut mencakup kemungkinan perubahan pada posisi Direktur Jenderal Pajak.

Namun, Suahasil tidak secara spesifik menyebut apakah pergantian pejabat di DJP akan dilakukan. Ia hanya menegaskan bahwa setiap langkah Kementerian Keuangan akan diarahkan untuk memperkuat pengelolaan keuangan negara.

“Tentu untuk memperkuat keuangan negara melanjutkan apa yang kita sudah lakukan selama ini,” kata Suahasil.

Dengan demikian, belum ada kepastian yang disampaikan mengenai perubahan struktur atau pergantian pejabat di lingkungan DJP. Kementerian Keuangan masih akan melihat perkembangan dan keputusan yang telah dibuat sebelum menentukan kebijakan selanjutnya.

Kemenkeu Fokus Menjaga Pertumbuhan dan Stabilitas Ekonomi

Suahasil menegaskan bahwa Kementerian Keuangan akan tetap melanjutkan pekerjaan yang selama ini telah berjalan. Ia menggambarkan Kemenkeu sebagai kementerian dengan cakupan kerja yang besar karena memiliki sekitar 77 ribu pegawai yang bekerja di seluruh Indonesia.

Menurutnya, seluruh jajaran Kementerian Keuangan akan terus menjalankan tugas untuk mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Besarnya jumlah pegawai dan luasnya cakupan kerja membuat koordinasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kementerian.

“Kementerian Keuangan sebagai kementerian yang sangat besar, 77 ribu pegawai tentu bekerja di seluruh Indonesia untuk bisa menumbuhkan ekonomi dan juga menstabilkan ekonomi Indonesia,” ujar Suahasil.

Arahan Presiden Prabowo soal Keuangan Negara

Saat ditanya mengenai catatan Presiden Prabowo Subianto terhadap jajaran Kementerian Keuangan yang masih perlu diperbaiki, Suahasil menyampaikan bahwa arahan secara umum berkaitan dengan upaya menjaga kondisi dan kredibilitas keuangan negara.

Ia mengatakan Presiden memberikan arahan agar keuangan negara tetap dijaga kesehatannya serta kredibilitasnya untuk masa mendatang. Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pengelolaan keuangan negara tetap berjalan secara baik.

“Kalau secara umum adalah Presiden memberikan arahan untuk terus menjaga keuangan negara kita, menjaga kesehatan keuangan negara dan menjaga kredibilitasnya ke depan,” tutur Suahasil.

Proses Transisi Akan Dikoordinasikan

Lebih lanjut, Suahasil menyatakan proses transisi di Kementerian Keuangan akan dikoordinasikan dengan baik. Setelah pelantikan, ia akan kembali menjalankan pekerjaan di Kementerian Keuangan seperti biasa.

“Transisi pasti harus kita koordinasikan dengan baik dan setelah ini saya akan kembali ke Kementerian Keuangan dan kita akan melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan seperti biasa,” ujarnya.

Kesimpulan

Suahasil Nazara belum memberikan kepastian mengenai kemungkinan pergantian pejabat di DJP, termasuk posisi Direktur Jenderal Pajak. Untuk perombakan di DJBC, Kementerian Keuangan masih akan meninjau proses pelantikan serta keputusan menteri yang telah diterbitkan.

Ke depan, Kementerian Keuangan akan melanjutkan pekerjaan yang sudah berjalan dengan fokus pada penguatan pengelolaan keuangan negara, dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan pemeliharaan stabilitas ekonomi. Proses transisi juga akan dilakukan melalui koordinasi agar pelaksanaan tugas kementerian tetap berjalan seperti biasa.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment