Kursi Pesawat Paling Aman Ada di Mana? Ini Penjelasan Berdasarkan Data Kecelakaan
Posisi tempat duduk menjadi salah satu pertimbangan penumpang sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat. Kekhawatiran tersebut biasanya meningkat ketika muncul berita mengenai kecelakaan penerbangan. Karena itu, tidak sedikit penumpang yang ingin mengetahui posisi kursi pesawat yang dinilai paling aman jika terjadi keadaan darurat.
Berdasarkan sejumlah analisis terhadap data kecelakaan, kursi di bagian belakang pesawat, terutama kursi tengah, memiliki tingkat keselamatan yang relatif lebih baik dalam kondisi kecelakaan tertentu. Meski demikian, posisi tempat duduk bukan satu-satunya faktor yang menentukan peluang penumpang untuk selamat.
Jenis kecelakaan, lokasi kerusakan, bentuk benturan, serta proses evakuasi juga berpengaruh besar. Oleh sebab itu, penumpang tetap perlu memahami petunjuk keselamatan, mengetahui lokasi pintu darurat, dan mengenakan sabuk pengaman selama penerbangan.
Kursi Bagian Belakang Dinilai Relatif Lebih Aman
Data yang tersedia menunjukkan bahwa kursi di bagian belakang pesawat, khususnya posisi tengah, menjadi pilihan yang relatif lebih aman dalam beberapa kondisi kecelakaan. Kesimpulan ini didasarkan pada analisis terhadap sejumlah insiden penerbangan, bukan jaminan bahwa lokasi tersebut selalu dapat melindungi penumpang dalam setiap situasi.
Studi National Transportation Safety Board atau NTSB pada 2017 menganalisis 20 kecelakaan pesawat yang terjadi sejak 1971. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa penumpang yang duduk di bagian belakang memiliki peluang bertahan hidup lebih tinggi dibandingkan penumpang yang berada di bagian depan.
Sementara itu, analisis Time pada 2015 menemukan bahwa kursi tengah di sepertiga bagian belakang pesawat memiliki tingkat kematian paling rendah berdasarkan data kecelakaan yang diteliti. Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu rujukan dalam pembahasan mengenai posisi kursi pesawat yang relatif lebih aman.
Alasan Kursi Tengah dan Bagian Belakang Dipertimbangkan
Ada beberapa faktor yang membuat bagian belakang dan kursi tengah kerap dipertimbangkan ketika penumpang memilih tempat duduk. Faktor-faktor tersebut berkaitan dengan posisi kursi terhadap sumber benturan serta perlindungan dari struktur di sekitarnya.
Bagian belakang pesawat
Bagian belakang pesawat berada lebih jauh dari area depan yang dapat menerima benturan terlebih dahulu dalam kecelakaan tertentu. Kondisi ini membuat kursi di bagian belakang dinilai memiliki peluang keselamatan yang lebih baik berdasarkan sejumlah data yang dianalisis.
Kursi tengah
Kursi tengah berada di antara dua kursi lain sehingga penumpang dapat memperoleh perlindungan tambahan dari sisi kiri dan kanan ketika terjadi benturan. Pertimbangan ini menjadi salah satu alasan kursi tengah di bagian belakang disebut sebagai posisi yang relatif lebih aman dalam kondisi tertentu.
Area di sekitar sayap
Area di sekitar sayap juga dapat menjadi pertimbangan. Struktur pesawat di bagian tersebut relatif kuat karena sayap merupakan bagian penting yang terhubung dengan badan pesawat.
Menurut Steve Wright, mantan associate professor avionik dan sistem pesawat di UWE Bristol yang diwawancarai Time, area di sekitar sayap dapat memberikan perlindungan struktural dalam kondisi kecelakaan tertentu. Namun, tingkat perlindungan tersebut tetap bergantung pada pola dan jenis kecelakaan yang terjadi.
Dekat Pintu Darurat Dapat Membantu Evakuasi
Selain mempertimbangkan bagian belakang atau area sekitar sayap, posisi yang dekat dengan pintu darurat juga memiliki keuntungan. Jarak yang lebih dekat dengan pintu keluar dapat membantu penumpang ketika keadaan mengharuskan proses evakuasi berlangsung cepat.
Pintu pesawat dirancang agar tetap kokoh, sementara area di sekitarnya diperkuat. Karena itu, lokasi tersebut dapat menjadi faktor penting dalam situasi darurat yang membutuhkan penumpang segera meninggalkan pesawat.
Meski demikian, berada dekat pintu darurat bukan berarti otomatis menjamin keselamatan. Efektivitas posisi tersebut tetap dipengaruhi kondisi pesawat, lokasi kerusakan, serta situasi ketika evakuasi dilakukan.
Tidak Ada Posisi Kursi yang Selalu Paling Aman
Anggapan bahwa kursi belakang bagian tengah selalu menjadi tempat paling aman perlu dipahami secara hati-hati. Posisi tersebut memang menunjukkan hasil yang lebih baik dalam analisis kecelakaan tertentu, tetapi tidak dapat dijadikan patokan mutlak untuk semua penerbangan.
Bentuk benturan, lokasi kerusakan, kebakaran, pendaratan darurat di air, hingga kondisi saat evakuasi dapat menciptakan tingkat risiko yang berbeda. Dengan kata lain, kecelakaan yang berbeda dapat menghasilkan situasi keselamatan yang berbeda pula.
Hal ini terlihat dalam kasus Viswashkumar Ramesh, penumpang yang menjadi satu-satunya korban selamat dalam kecelakaan pesawat Air India. Ramesh duduk di kursi 11A yang berada di bagian depan pesawat, tetapi tetap berhasil selamat.
Menurut penilaian Wright, kecelakaan tersebut memiliki pola yang tidak biasa. Dalam kondisi itu, posisi kursi Ramesh justru menjadi salah satu faktor yang mendukung keselamatannya.
Hal yang Perlu Diperhatikan Penumpang
Daripada hanya berfokus mencari kursi pesawat paling aman, penumpang disarankan untuk memperhatikan prosedur keselamatan sejak sebelum pesawat lepas landas. Mengetahui lokasi pintu darurat, mengenakan sabuk pengaman, dan memahami petunjuk keselamatan merupakan langkah penting ketika menghadapi keadaan darurat.
Penumpang juga perlu mematuhi peraturan yang berlaku selama penerbangan. Pemahaman terhadap prosedur keselamatan dapat membantu penumpang mengambil tindakan yang tepat sesuai kondisi yang dihadapi.
Kesimpulan
Berdasarkan sejumlah data kecelakaan, kursi di bagian belakang, terutama kursi tengah, dinilai memiliki tingkat keselamatan yang relatif lebih baik dalam kondisi tertentu. Area di sekitar sayap dan posisi yang dekat dengan pintu darurat juga memiliki keunggulan masing-masing, baik dari sisi perlindungan struktur maupun akses evakuasi.
Namun, tidak ada patokan pasti mengenai kursi pesawat yang paling aman. Peluang keselamatan tetap bergantung pada jenis kecelakaan, lokasi kerusakan, bentuk benturan, serta proses evakuasi. Karena itu, penumpang sebaiknya tidak hanya mengandalkan pilihan kursi, tetapi juga mematuhi aturan, mengenakan sabuk pengaman, dan memahami prosedur keselamatan. Ke depan, pemahaman terhadap berbagai faktor tersebut tetap menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan penumpang selama penerbangan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment