Halte Transjakarta yang Terhubung LRT Jakarta Mulai Beroperasi Usai Peresmian

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan seluruh halte Transjakarta yang memiliki koneksi dengan layanan LRT Jakarta akan mulai dioperasikan setelah peresmian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai. Pengoperasian halte tersebut juga mencakup halte yang berada di sekitar Stasiun Manggarai.

Pramono menyampaikan, halte-halte Transjakarta yang bersinggungan dengan jalur atau stasiun LRT akan langsung difungsikan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghubungkan sejumlah moda transportasi publik di Jakarta, khususnya di kawasan Stasiun Manggarai.

Halte Transjakarta Mulai Beroperasi Setelah Peresmian LRT

Menurut Pramono, pengoperasian halte Transjakarta yang terhubung dengan LRT dilakukan tidak lama setelah prosesi peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai. Ia memperkirakan halte-halte tersebut sudah dapat digunakan sekitar satu hingga dua jam setelah acara peresmian berlangsung.

“Jadi Transjakarta haltenya yang bersinggungan dengan LRT, semuanya langsung kita operasikan, termasuk di tempat ini. Langsung dioperasikan nanti mungkin satu, dua jam setelah ini pasti akan dioperasikan,” ujar Pramono di Jakarta Selatan, Rabu (16/9).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa integrasi antara Transjakarta dan LRT tidak hanya berlaku secara rencana, tetapi mulai dijalankan setelah layanan LRT Kelapa Gading-Manggarai diresmikan. Halte yang berada di sekitar Stasiun Manggarai menjadi salah satu titik penting dalam konektivitas tersebut.

Tarif Transjakarta Tetap Rp3.500

Selain menyampaikan informasi mengenai operasional halte, Pramono juga menjelaskan bahwa tarif Transjakarta tidak mengalami perubahan. Hal ini berlaku meskipun LRT Jakarta menetapkan tarif khusus selama delapan hari ke depan.

Selama periode tersebut, tarif LRT Jakarta ditetapkan sebesar Rp8. Sementara itu, masyarakat yang menggunakan layanan Transjakarta tetap dikenakan tarif normal sebesar Rp3.500.

“Karena memang hanya bedanya, LRT-nya 8 rupiah, apa… Transjakarta-nya tetap bayar Rp3.500,” kata Pramono.

Tiga Moda Transportasi Terhubung di Stasiun Manggarai

Stasiun Manggarai diproyeksikan menjadi titik pertemuan tiga moda transportasi publik, yaitu LRT, kereta rel listrik atau KRL, dan Transjakarta. Keterhubungan ketiga moda tersebut diharapkan membuat perpindahan penumpang antarlayanan dapat dilakukan dalam satu kawasan.

Konektivitas LRT dan KRL Masih Diselesaikan

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo atau Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan konektivitas antara Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KRL Manggarai masih dalam proses penyelesaian. Dengan demikian, meskipun pengoperasian halte Transjakarta yang bersinggungan dengan LRT akan dilakukan setelah peresmian, koneksi fisik atau jalur penghubung antara LRT dan KRL masih difinalkan.

Iwan menargetkan proses penyelesaian konektivitas tersebut rampung pada akhir September. Ia menjelaskan, jalur penghubung yang sedang diselesaikan tidak hanya mempertemukan LRT dengan KRL, tetapi juga menghubungkan Transjakarta di kawasan yang sama.

“Jadi koneksinya sekarang kami lagi selesaikan. Jadi nanti connecting-nya tidak hanya LRT dengan KRL, tapi juga Transjakarta. Jadi tiga moda ini akan terkoneksi dengan jalur ini. Kita finalkan mudah-mudahan akhir bulan ini selesai,” jelas Iwan.

Integrasi Transportasi Menunggu Penyelesaian Akhir

Pengoperasian halte Transjakarta yang terhubung dengan LRT menjadi tahap awal dari integrasi tiga moda transportasi di Stasiun Manggarai. Di sisi lain, konektivitas antara LRT dan KRL masih membutuhkan penyelesaian hingga ditargetkan selesai pada akhir bulan September.

Dengan adanya pengoperasian halte Transjakarta dan proses penyelesaian jalur penghubung antarmoda, kawasan Stasiun Manggarai akan memiliki koneksi antara LRT, KRL, dan Transjakarta. Tahap selanjutnya adalah menuntaskan konektivitas tersebut agar ketiga layanan dapat terhubung melalui jalur yang telah disiapkan.

Kesimpulan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan halte Transjakarta yang bersinggungan dengan LRT Jakarta, termasuk di Stasiun Manggarai, akan langsung dioperasikan setelah peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai. Pengoperasian diperkirakan berlangsung sekitar satu hingga dua jam setelah acara peresmian.

Untuk tarif, LRT Jakarta memberlakukan tarif khusus sebesar Rp8 selama delapan hari, sedangkan tarif Transjakarta tetap Rp3.500. Sementara itu, konektivitas LRT, KRL, dan Transjakarta di Stasiun Manggarai masih dalam proses penyelesaian dan ditargetkan rampung pada akhir September.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment