Ketenangan Bawa Rachel/Febi Taklukkan Taiwan di Asian Games 2026

Ganda putri Indonesia Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum berhasil mengamankan kemenangan atas pasangan Taiwan, Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yu, dalam partai kedua beregu putri Asian Games 2026, Selasa (22/9). Kemenangan tersebut diraih melalui pertandingan sengit yang berlangsung selama tiga gim.

Rachel/Febi sempat kehilangan fokus pada gim kedua setelah lawan mampu mengambil alih kendali permainan. Namun, pasangan Indonesia itu berhasil bangkit dan tampil lebih tenang pada gim penentuan. Mereka akhirnya menutup pertandingan dengan skor 21-17, 21-23, 21-11.

Hasil tersebut membuat Indonesia unggul 2-0 atas Taiwan dalam pertandingan beregu putri. Sebelumnya, wakil pertama Indonesia, Putri Kusuma Wardani, juga berhasil meraih kemenangan. Dengan demikian, keberhasilan Rachel/Febi menjadi tambahan penting bagi Indonesia dalam menghadapi Taiwan.

Rachel/Febi Sempat Kehilangan Ketenangan

Febi Setianingrum mengakui bahwa dirinya dan Rachel belum mampu bermain dengan tenang pada gim kedua. Situasi tersebut dimanfaatkan oleh Hsieh/Lin untuk meningkatkan tekanan dan mengambil alih serangan.

Menurut Febi, pertahanan mereka juga kurang rapi sehingga beberapa kesalahan terjadi. Kondisi itu membuat Rachel/Febi harus kehilangan gim kedua dengan skor tipis 21-23 setelah sebelumnya memimpin pertandingan lewat kemenangan 21-17 pada gim pertama.

“Tadi di gim kedua mereka mengambil alih serangan dan defense kami kurang tenang jadi banyak mati. Masuk di gim ketiga kami coba untuk lebih tenang, lebih mengatur lagi defense-nya,” ujar Febi dalam rilis PBSI.

Bangkit pada Gim Penentuan

Memasuki gim ketiga, Rachel/Febi berusaha memperbaiki pola permainan. Mereka lebih tenang dalam mengatur pertahanan dan tidak terburu-buru menghadapi tekanan dari pasangan Taiwan.

Perubahan tersebut memberikan hasil positif. Rachel/Febi mampu mengontrol gim penentuan dan menang dengan selisih cukup jauh, 21-11. Kemenangan itu sekaligus memastikan perjuangan mereka tidak berakhir setelah kehilangan gim kedua.

Penampilan pada gim ketiga menunjukkan bahwa ketenangan menjadi faktor penting bagi Rachel/Febi. Setelah sempat kehilangan momentum, mereka mampu mengembalikan konsentrasi dan menyelesaikan pertandingan dengan baik.

Keuntungan dari Pasangan Taiwan

Rachel menilai Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yu bukan pasangan tetap. Menurutnya, kondisi tersebut membuat kekompakan lawan belum terlalu terlihat selama pertandingan. Hal itu kemudian menjadi salah satu keuntungan yang dapat dimanfaatkan oleh Rachel/Febi.

Meski demikian, Rachel tetap mengingatkan bahwa kedua pemain Taiwan memiliki kekuatan masing-masing. Karena itu, persiapan yang dilakukan tidak hanya berdasarkan permainan pasangan, tetapi juga dengan mempelajari karakter individu setiap pemain.

“Mereka pasangan gado-gado, bukan pasangan aslinya dan menurut saya itu cukup menguntungkan karena secara permainan belum terlalu klop. Tapi secara individu mereka punya kekuatan sendiri jadi kami pelajari lewat nonton video per individunya saja,” ucap Rachel.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Rachel/Febi tetap menaruh perhatian terhadap kemampuan personal lawan. Walaupun kekompakan Hsieh/Lin dinilai belum maksimal, potensi individu keduanya tetap menjadi hal yang harus diwaspadai.

Kemenangan Putri Membantu Meningkatkan Kepercayaan Diri

Rachel juga mengungkapkan bahwa ketegangan sempat dirasakan sebelum pertandingan. Namun, rasa tegang itu bukan terutama saat menghadapi Hsieh/Lin, melainkan ketika menyaksikan Putri Kusuma Wardani berjuang dalam pertandingan tiga gim.

Setelah Putri berhasil meraih kemenangan, Rachel/Febi merasa lebih tenang ketika memasuki lapangan. Hasil dari pertandingan pertama tersebut turut memberikan suasana yang lebih positif bagi perjuangan Indonesia dalam laga beregu putri melawan Taiwan.

“Tadi [kalau] tegangnya malah saat kak Putri rubber game. Tapi setelah bisa menang, kami masuk lapangan sudah bisa lebih tenang,” kata Rachel.

Indonesia Unggul 2-0 atas Taiwan

Kemenangan Rachel/Febi membuat Indonesia kini unggul 2-0 atas Taiwan. Keberhasilan tersebut diperoleh setelah dua wakil Indonesia sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan masing-masing.

Bagi Rachel/Febi, kemenangan atas Hsieh/Lin juga menjadi bukti bahwa mereka mampu mengatasi tekanan setelah kehilangan gim kedua. Kemampuan untuk kembali tenang dan memperbaiki pertahanan menjadi penentu keberhasilan pasangan Indonesia tersebut.

Kesimpulan

Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum menaklukkan Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yu dengan skor 21-17, 21-23, 21-11 pada partai kedua beregu putri Asian Games 2026. Kemenangan itu membuat Indonesia unggul 2-0 atas Taiwan setelah sebelumnya Putri Kusuma Wardani juga meraih kemenangan.

Ketenangan menjadi kunci kebangkitan Rachel/Febi, terutama setelah mereka kehilangan gim kedua. Dengan kemampuan memperbaiki pertahanan dan menjaga fokus pada gim penentuan, pasangan Indonesia tersebut berhasil menyelesaikan pertandingan secara meyakinkan. Keunggulan 2-0 ini menjadi hasil penting bagi Indonesia dalam melanjutkan perjuangan pada pertandingan beregu putri.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment