Timnas Indonesia Masih Punya Banyak Opsi Bek Tengah Meski Jay Idzes dan Mees Hilgers Terancam Absen di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia diyakini masih memiliki sejumlah pilihan untuk mengisi posisi bek tengah menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Hal itu menjadi kabar penting bagi skuad Garuda setelah dua pemain yang selama ini dianggap sebagai bek berkualitas, Jay Idzes dan Mees Hilgers, berada dalam kondisi yang belum ideal.

Jay Idzes baru saja mengalami masalah pada bagian pahanya ketika membela Sassuolo dalam pertandingan melawan Juventus. Sementara itu, Mees Hilgers masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada November 2025. Hingga kini, pemain yang memperkuat SC Heerenveen tersebut belum kembali tampil di lapangan.

Kondisi kedua pemain itu menimbulkan pertanyaan mengenai kekuatan lini belakang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, pengamat sepak bola nasional Supriyono Prima menilai Indonesia tetap memiliki banyak alternatif yang dapat digunakan untuk mengisi sektor pertahanan tengah.

Timnas Indonesia Punya Banyak Alternatif di Pos Bek Tengah

Menurut Supriyono, absennya Jay Idzes maupun Mees Hilgers tidak serta-merta membuat Timnas Indonesia kehilangan opsi di posisi bek tengah. Ia menyebut sejumlah nama yang masih bisa dipertimbangkan untuk masuk ke dalam skuad.

Beberapa pemain yang dinilai dapat mengisi posisi tersebut antara lain Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Rizky Ridho. Keempat pemain itu dianggap mampu memberikan pilihan tambahan bagi pelatih dalam menyusun komposisi lini belakang.

Supriyono juga melihat Kevin Diks sebagai pemain yang dapat memainkan peran lebih fleksibel. Selain ditempatkan sebagai bek tengah, Kevin dinilai bisa membantu permainan dari area tengah ketika tim sedang membangun serangan.

Kevin Diks Bisa Menjadi Pilihan Fleksibel

“Ketika memang Jay tidak bisa dimainkan, memungkinkan kalau Elkan dipanggil dan ditempatkan di situ. Kemudian memberi ruang kepada Kevin Diks untuk masuk. Kalau memungkinkan Kevin Diks bermain sebagai bek tengah, ketika dia melakukan serangan, dia bisa masuk ke nomor enam,” kata Supriyono saat dihubungi CNN Indonesia.com, Selasa (15/9).

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Timnas Indonesia tidak hanya memiliki opsi berdasarkan posisi asli pemain. Fleksibilitas dalam penempatan pemain juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasi kemungkinan absennya bek utama.

Selain Kevin Diks dan Elkan Baggott, Supriyono menyebut Justin Hubner serta Rizky Ridho sebagai pemain yang layak dipertimbangkan. Menurutnya, masih tersedia cukup banyak pilihan untuk melengkapi skuad yang berisi 26 pemain.

“Saya pikir banyak pilihan. Selain nanti ada Justin juga. Rizky Ridho untuk mengisi skuad 26 pemain saya pikir masih layak untuk dipanggil,” ujar Supriyono.

Supriyono Berharap Jay Idzes Segera Pulih

Meski menilai Timnas Indonesia memiliki banyak alternatif, Supriyono tetap berharap Jay Idzes dapat tampil dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menilai permasalahan yang dialami Idzes ketika menghadapi Juventus kemungkinan hanya berupa kram biasa.

Idzes ditarik keluar pada menit ke-81 saat Sassuolo meraih kemenangan atas Juventus. Supriyono berharap kondisi tersebut tidak mengalami perkembangan yang lebih serius sehingga sang pemain dapat segera kembali bugar.

“Kalau Jay, kemarin kalau tidak salah bermain sampai menit ke-81 dan kemudian ditarik keluar. Kalau yang saya dengar hanya kram. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan pemulihannya bisa cepat,” ucap Supriyono.

Ia menjelaskan, pertandingan melawan Juventus memiliki intensitas tinggi. Dalam laga seperti itu, seorang bek akan terlibat dalam banyak duel dan lompatan. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kram, terutama apabila kebugaran pemain belum sepenuhnya maksimal.

Intensitas Pertandingan Bisa Memicu Kram

Supriyono menilai banyaknya duel dan aktivitas fisik yang dilakukan Idzes menjadi salah satu faktor yang mungkin memicu masalah tersebut. Ketika pemain melakukan lompatan lalu mendarat, kondisi fisik yang belum optimal dapat membuat otot lebih rentan mengalami kram.

“Lawannya Juventus. Dalam situasi seperti itu, Jay pasti banyak melompat dan melakukan duel. Ketika mendarat, kalau fisiknya belum maksimal, potensi kram memang besar. Tensi pertandingannya juga tinggi. Harapan saya mudah-mudahan hanya kram biasa,” tutur mantan pemain Timnas Indonesia itu.

Kesimpulan

Timnas Indonesia masih memiliki sejumlah opsi di posisi bek tengah meski Jay Idzes dan Mees Hilgers berpotensi tidak tersedia menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Rizky Ridho dapat menjadi alternatif untuk menjaga kekuatan lini belakang.

Di sisi lain, kondisi Jay Idzes masih menjadi perhatian karena ia baru mengalami masalah pada bagian pahanya saat memperkuat Sassuolo. Supriyono Prima berharap gangguan tersebut hanya berupa kram biasa dan Idzes dapat segera pulih. Sementara itu, Mees Hilgers masih menunggu pemulihan dari cedera ACL yang dialaminya sejak November 2025. Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, Timnas Indonesia tetap memiliki peluang untuk menyusun lini pertahanan yang kompetitif di turnamen mendatang.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment