Timnas Voli Putri Indonesia Finis Keenam di Asian Games 2026, Naik Satu Posisi dari 2018
Timnas Voli Putri Indonesia menutup perjalanan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempati peringkat keenam. Hasil tersebut diraih setelah Skuad Merah Putih kalah 0-3 dari Taiwan dalam pertandingan perebutan posisi kelima, Selasa (22/9).
Meski gagal mengakhiri turnamen dengan kemenangan, pencapaian ini tetap menjadi perkembangan positif bagi voli putri Indonesia. Posisi keenam pada Asian Games 2026 membuat Indonesia memperbaiki hasil dari penampilan terakhirnya pada edisi 2018 di Jakarta-Palembang. Ketika itu, Indonesia finis di peringkat ketujuh.
Indonesia Naik Satu Posisi dari Asian Games 2018
Pada pertandingan perebutan posisi kelima, Taiwan tampil lebih unggul dan mampu mengamankan kemenangan tiga set langsung. Kekalahan tersebut membuat Indonesia harus puas berada di peringkat keenam klasemen akhir kompetisi voli putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Namun, hasil itu tetap menunjukkan adanya peningkatan dibanding penampilan Indonesia pada 2018. Saat tampil sebagai tuan rumah di Jakarta-Palembang, Indonesia mengakhiri turnamen di posisi ketujuh setelah mengalahkan Filipina dengan skor 3-1 dalam laga perebutan tempat ketujuh.
Peningkatan satu posisi pada 2026 juga membawa Indonesia kembali masuk ke jajaran enam besar Asian Games. Catatan tersebut menjadi salah satu pencapaian yang lebih baik dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang olahraga terbesar di Asia itu.
Catatan Sejarah Voli Putri Indonesia di Asian Games
Sebelum kembali tampil pada Asian Games 2018, Timnas Voli Putri Indonesia terakhir kali berpartisipasi dalam ajang tersebut pada 1986. Pada edisi itu, Indonesia berhasil menempati peringkat kelima.
Indonesia sebelumnya juga memiliki catatan penting pada Asian Games 1962. Saat itu, tim voli putri Merah Putih berhasil meraih medali perunggu, yang hingga kini menjadi pencapaian terbaik Indonesia di cabang tersebut pada Asian Games.
Setelah keberhasilan meraih perunggu pada 1962, Indonesia finis di posisi ketujuh pada Asian Games 1970. Sementara itu, pada 1986, Indonesia kembali mencatatkan hasil yang cukup baik dengan menempati peringkat kelima.
Indonesia kemudian tidak berpartisipasi pada sejumlah edisi Asian Games sebelum kembali tampil pada 2018. Dengan demikian, posisi keenam yang diraih pada 2026 menjadi catatan positif dalam perjalanan panjang voli putri Indonesia di Asian Games.
Perjalanan Indonesia Menuju Peringkat Keenam
Perjalanan Ersandrina Devega dan kawan-kawan di Aichi-Nagoya tidak berlangsung tanpa tantangan. Indonesia mengawali fase grup dengan hasil positif setelah menang telak 3-0 atas Nepal.
Akan tetapi, Indonesia kemudian harus mengakui keunggulan tuan rumah Jepang. Dalam pertandingan tersebut, Skuad Merah Putih kalah dengan skor 1-3. Kekalahan itu membuat Indonesia melanjutkan perjuangan melalui fase perebutan posisi setelah babak utama.
Kalah dari Thailand di Perempat Final
Indonesia selanjutnya menghadapi Thailand pada pertandingan perempat final. Thailand merupakan salah satu kekuatan utama dalam persaingan voli putri Asia. Dalam laga tersebut, Indonesia belum mampu memberikan perlawanan terbaik dan harus menerima kekalahan 0-3.
Hasil itu membuat Indonesia gagal melaju ke perebutan medali. Meski demikian, peluang untuk memperbaiki posisi akhir masih terbuka melalui pertandingan klasifikasi yang mempertemukan tim-tim di luar perebutan medali.
Kemenangan atas Vietnam Membuka Peluang Finis Kelima
Peluang tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia. Pada pertandingan perebutan posisi kelima hingga kedelapan, Senin (21/9), Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 3-0.
Indonesia meraih kemenangan melalui tiga set dengan skor 25-20, 25-21, dan 25-18. Hasil itu memastikan Skuad Merah Putih tampil dalam pertandingan perebutan posisi kelima melawan Taiwan.
Sayangnya, langkah Indonesia harus terhenti setelah Taiwan menang 3-0. Kekalahan tersebut memastikan Indonesia mengakhiri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di peringkat keenam, satu tingkat lebih baik dibandingkan pencapaian pada 2018.
Apresiasi PBVSI untuk Perjuangan Skuad Merah Putih
Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) menyampaikan apresiasi kepada para pemain setelah perjuangan mereka berakhir di Aichi-Nagoya. Apresiasi itu disampaikan melalui unggahan di media sosial resmi PBVSI.
“Terima kasih untuk segala usaha dan perjuangan yang telah diberikan. Tetap tegak, Srikandi,” tulis PBVSI.
Kesimpulan
Timnas Voli Putri Indonesia menutup Asian Games 2026 dengan menempati peringkat keenam setelah kalah 0-3 dari Taiwan. Walaupun belum berhasil mencapai perebutan medali, hasil ini tetap menjadi kemajuan karena Indonesia naik satu posisi dibandingkan Asian Games 2018.
Catatan tersebut juga menempatkan pencapaian 2026 sebagai salah satu hasil terbaik Indonesia dalam sejarah keikutsertaannya di Asian Games, setelah medali perunggu pada 1962 dan peringkat kelima pada 1986. Perjalanan di Aichi-Nagoya diharapkan menjadi pengalaman penting bagi Skuad Merah Putih untuk terus berkembang pada kompetisi-kompetisi berikutnya.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment