Toyota Veloz Hybrid EV Tembus 31,1 Km per Liter Setelah Diuji 350 Kilometer

Toyota Veloz Hybrid EV mencatat konsumsi bahan bakar hingga 31,1 kilometer per liter dalam pengujian yang menempuh jarak lebih dari 350 kilometer. Pengujian tersebut melibatkan puluhan jurnalis yang mengendarai 10 unit Veloz Q Hybrid EV TSS selama tiga hari.

Perjalanan dilakukan melalui beragam kondisi jalan, mulai dari kawasan perkotaan, jalur antarkota, pedesaan, hingga wilayah perbukitan di Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya. Rangkaian rute tersebut dirancang untuk memberikan gambaran mengenai kinerja teknologi hybrid dalam situasi berkendara sehari-hari.

Veloz Hybrid EV Diuji di Beragam Kondisi Jalan

Selama pengujian, para peserta ditantang menerapkan teknik berkendara efisien untuk memperoleh konsumsi bahan bakar terbaik. Meski demikian, sistem pendingin udara atau AC tetap dinyalakan sepanjang perjalanan.

Dari seluruh unit yang digunakan, terdapat satu Toyota Veloz Hybrid EV yang mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 31,1 kilometer per liter. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan kendaraan dalam mengoptimalkan penggunaan bahan bakar ketika melintasi berbagai karakter jalan.

Direktur Pemasaran Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada media mengenai cara kerja teknologi Hybrid EV dalam penggunaan harian.

“Melalui perjalanan lebih dari 350 km ini, kami ingin rekan-rekan media merasakan langsung bagaimana Hybrid EV bekerja di kondisi penggunaan sehari-hari,” kata Bansar Maduma.

Andalkan Mesin 1.500 cc dan Sistem Series-Parallel Hybrid

Toyota Veloz Hybrid EV menggunakan mesin bensin 1.500 cc berkode 2NR-VEX. Mesin tersebut dipadukan dengan sistem Series-Parallel Hybrid yang memungkinkan kendaraan mengandalkan mesin bensin, motor listrik, atau kombinasi keduanya sesuai kondisi berkendara dan kebutuhan tenaga.

Sistem hybrid ini menghasilkan tenaga maksimum 111 PS. Angka tersebut berasal dari kombinasi mesin bensin yang menghasilkan 91 PS dan motor listrik dengan tenaga 80 PS. Tenaga kemudian disalurkan ke roda depan melalui transmisi e-CVT.

Kerja Sistem Hybrid Disesuaikan dengan Kondisi Berkendara

Dalam pengoperasiannya, Toyota Hybrid System mengatur kerja berbagai komponen, termasuk mesin bensin, motor listrik, baterai, Power Split Device, dan Power Control Unit. Pengaturan tersebut dilakukan berdasarkan kondisi jalan, kecepatan, serta kebutuhan tenaga kendaraan.

Teknologi regenerative braking turut mendukung efisiensi kendaraan. Sistem ini mengubah energi yang muncul saat kendaraan melakukan deselerasi menjadi energi listrik untuk mengisi baterai. Energi yang tersimpan kemudian dapat dimanfaatkan kembali untuk membantu menggerakkan kendaraan.

Karakteristik tersebut terasa ketika Veloz Hybrid EV digunakan di kawasan perkotaan dengan kondisi lalu lintas stop-and-go serta kecepatan rendah tertentu di Yogyakarta dan Solo. Pada situasi seperti itu, motor listrik dapat dimanfaatkan sehingga penggunaan mesin bensin bisa dikurangi.

Dilengkapi Fitur Toyota Safety Sense

Selain menawarkan teknologi hybrid, Veloz Q Hybrid EV TSS juga dibekali sejumlah fitur keselamatan dalam paket Toyota Safety Sense atau TSS. Salah satu fitur yang tersedia adalah Adaptive Cruise Control (ACC).

Adaptive Cruise Control membantu menjaga jarak kendaraan dengan kendaraan di depan. Fitur tersebut bekerja dengan menyesuaikan kecepatan kendaraan berdasarkan kondisi lalu lintas di depannya.

Kehadiran teknologi keselamatan tersebut melengkapi karakter Veloz Hybrid EV sebagai mobil keluarga yang tidak hanya berfokus pada efisiensi bahan bakar, tetapi juga mendukung kenyamanan dan keamanan selama perjalanan.

Harga Toyota Veloz Hybrid EV

Toyota Veloz Hybrid telah diproduksi di Indonesia dan memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah. Model ini dipasarkan dengan rentang harga Rp303 juta hingga Rp389 juta.

Kesimpulan

Hasil pengujian sejauh lebih dari 350 kilometer memperlihatkan potensi efisiensi Toyota Veloz Hybrid EV. Konsumsi bahan bakar terbaik sebesar 31,1 kilometer per liter dicapai melalui perjalanan dengan rute beragam, sementara AC tetap digunakan.

Dengan dukungan sistem Series-Parallel Hybrid, regenerative braking, fitur Toyota Safety Sense, serta produksi di Indonesia, Veloz Hybrid EV menjadi salah satu pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi elektrifikasi. Pengujian di berbagai kondisi jalan juga memberikan gambaran bahwa teknologi hybrid dapat membantu mengurangi penggunaan mesin bensin, terutama saat kendaraan melaju dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang padat dan stop-and-go.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment