Pengiriman Layar ke Pasar Smartphone Refurbished Tembus 298 Juta Unit pada 2026
Pasar smartphone refurbished menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat di tengah melambatnya permintaan terhadap perangkat baru. Berdasarkan riset Omdia dalam laporan Smartphone Display Intelligence Service, pengiriman panel layar ke pasar smartphone refurbished meningkat signifikan pada kuartal pertama 2026. Perkembangan ini menjadi indikasi bahwa perangkat bekas dan hasil perbaikan semakin mendapat tempat di industri smartphone.
Omdia mencatat, pengiriman panel layar ke pasar smartphone refurbished mencapai 298 juta unit pada kuartal pertama 2026. Jumlah tersebut meningkat 20 persen secara tahunan dan bahkan melampaui pengiriman panel layar kepada produsen smartphone baru yang berada di angka 289 juta unit pada periode yang sama.
Permintaan Layar untuk Smartphone Baru Menurun
Pertumbuhan pasar refurbished berlangsung bersamaan dengan penurunan permintaan panel layar dari produsen smartphone. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut adalah kenaikan harga memori. Peningkatan biaya ini mendorong produsen smartphone untuk mengurangi rencana produksi secara signifikan.
Omdia memperkirakan permintaan panel layar yang digunakan untuk smartphone baru akan turun 12 persen pada 2026. Penurunan tersebut berdampak langsung terhadap pesanan layar LCD maupun OLED dari pabrik smartphone.
Ketika permintaan dari produsen perangkat baru melemah, pemasok panel layar mulai mencari sumber permintaan alternatif. Salah satu pasar yang menjadi tujuan utama adalah ekosistem smartphone refurbished, termasuk kebutuhan layar untuk perbaikan perangkat dan penyediaan suku cadang pengganti.
Pengiriman Panel ke Pasar Refurbished Melampaui Smartphone Baru
Data Omdia memperlihatkan perubahan penting dalam distribusi panel layar. Pada kuartal pertama 2026, pengiriman layar ke pasar smartphone refurbished mencapai 298 juta unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pengiriman panel kepada produsen smartphone baru yang tercatat sebanyak 289 juta unit.
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa pasar refurbished kini memiliki peran yang semakin besar bagi industri panel layar. Pertumbuhan pengiriman ke segmen ini juga mencerminkan upaya pemasok dalam mempertahankan aktivitas produksi di tengah ketidakpastian permintaan dari produsen smartphone.
Ekosistem smartphone refurbished tidak hanya mencakup perangkat bekas yang dijual kembali. Di dalamnya terdapat panel layar untuk perbaikan oleh konsumen, layanan perbaikan profesional terhadap smartphone daur ulang, serta komponen pengganti yang beredar di pasar suku cadang atau onderdil non-resmi.
Pasar Refurbished Menjadi Penyangga bagi Produsen Panel
Melemahnya permintaan smartphone baru dan sejumlah faktor struktural di industri layar membuat pasar refurbished menjadi saluran alternatif bagi produsen panel. Pabrik dapat mengalihkan sebagian pasokan ke segmen tersebut untuk menjaga tingkat utilisasi fasilitas produksi, menanggung biaya tetap, serta mengurangi tekanan operasional.
Senior Principal Analyst Omdia, Joy Guo, menggambarkan pasar perangkat refurbished sebagai reservoir bagi produsen panel. Menurutnya, pasar ini membantu meredam fluktuasi permintaan yang berasal dari produsen smartphone, meskipun kapasitas pasar tersebut belum dapat diketahui secara pasti.
Guo juga menjelaskan bahwa tingginya harga memori membuat pabrik smartphone memangkas pesanan panel LCD dan OLED. Situasi ini mendorong pemasok untuk mengalihkan lebih banyak panel ke pasar smartphone refurbished.
Layar OLED Premium Semakin Banyak Tersedia
Pergeseran tersebut terlihat semakin jelas pada panel layar OLED. Pada kuartal pertama 2026, layar OLED menyumbang sekitar 7 persen dari total pengiriman layar ke pasar smartphone refurbished. Angka ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang hanya mencapai 2 persen.
Kenaikan porsi tersebut berarti layar pengganti dengan kualitas premium semakin mudah ditemukan untuk smartphone refurbished. Dengan demikian, perangkat yang menjalani proses perbaikan berpeluang mendapatkan panel OLED, bukan hanya layar pengganti dengan spesifikasi standar.
Kesimpulan
Riset Omdia menunjukkan bahwa pasar smartphone refurbished tengah berkembang ketika permintaan terhadap smartphone baru mengalami perlambatan. Pengiriman panel layar ke segmen refurbished mencapai 298 juta unit pada kuartal pertama 2026, melampaui pengiriman kepada produsen smartphone baru yang berada di angka 289 juta unit.
Kondisi ini dipengaruhi oleh kenaikan harga memori yang membuat produsen mengurangi rencana produksi dan memangkas pesanan layar. Bagi pemasok panel, pasar refurbished menjadi sumber permintaan alternatif sekaligus penyangga untuk menjaga operasional produksi.
Ke depan, meningkatnya ketersediaan layar OLED berkualitas tinggi dapat memperkuat ekosistem smartphone refurbished. Namun, perkembangan pasar ini tetap akan berjalan berdampingan dengan kondisi permintaan smartphone baru serta kemampuan industri panel dalam menyesuaikan pasokan terhadap perubahan kebutuhan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment