Perbedaan Marmut dan Hamster: Ukuran, Makanan, Aktivitas, hingga Lama Hidup
Marmut dan hamster kerap dianggap sebagai hewan yang sama. Keduanya memang memiliki sejumlah kemiripan, seperti tubuh berbulu, wajah yang terlihat familiar, serta sama-sama termasuk hewan pengerat yang dapat dipelihara. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Marmut dan hamster memiliki perbedaan yang cukup jelas. Perbedaan itu dapat dilihat dari ukuran tubuh, waktu beraktivitas, jenis makanan, kebiasaan, tingkat sosialisasi, usia harapan hidup, hingga jumlah anak yang dilahirkan. Pengetahuan mengenai perbedaan tersebut penting bagi siapa pun yang ingin memilih salah satunya sebagai hewan peliharaan.
Berikut sejumlah perbedaan marmut dan hamster yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk memeliharanya.
1. Ukuran Tubuh Marmut Lebih Besar
Perbedaan paling mudah dilihat dari ukuran tubuh. Walaupun bentuk wajah marmut dan hamster terlihat mirip, ukuran keduanya cukup berbeda. Marmut dapat tumbuh hingga sekitar 20-30 sentimeter.
Sementara itu, hamster umumnya memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil, yakni sekitar 5-15 sentimeter. Karena itu, marmut kerap dianggap sebagai hamster versi berukuran jumbo.
2. Waktu Aktivitas Berbeda
Marmut dan hamster juga memiliki pola aktivitas yang tidak sama. Marmut lebih banyak beraktivitas pada siang hari. Hewan ini termasuk diurnal, sedangkan malam harinya lebih banyak digunakan untuk tidur.
Hamster justru lebih aktif ketika malam tiba. Hewan ini termasuk nokturnal dan biasanya menghabiskan waktunya untuk makan serta bermain pada malam hari. Perbedaan waktu aktivitas ini perlu diperhatikan agar pemilik dapat menyesuaikan waktu interaksi dengan hewan peliharaannya.
3. Jenis Makanan Marmut dan Hamster
Perbedaan lain terdapat pada jenis makanan. Marmut merupakan hewan herbivora. Marmut hanya mengonsumsi sayur dan buah-buahan.
Hamster termasuk hewan omnivora. Makanannya lebih beragam, mulai dari biji-bijian, sayuran, buah, hingga serangga. Dengan demikian, pola makanan kedua hewan pengerat ini tidak dapat disamakan.
Hamster Memiliki Kantung Pipi
Hamster juga memiliki keunikan yang tidak dimiliki marmut, yaitu kantung pipi. Kantung tersebut dapat digunakan untuk membawa dan menyimpan makanan. Hamster bahkan dapat mengisi kantung pipinya dengan makanan hingga sekitar 20 persen dari berat badannya.
Marmut tidak memiliki kemampuan tersebut. Hewan ini tidak menyimpan makanan di dalam pipinya karena tidak mempunyai kantung pipi seperti hamster.
4. Kebiasaan Bermain Tidak Sama
Marmut dan hamster memiliki kebiasaan yang berbeda ketika beraktivitas. Marmut dikenal suka melompat dari satu tempat ke tempat lain. Gerakan tersebut menjadi salah satu kebiasaan yang dapat diamati pada marmut.
Hamster lebih suka memanjat berbagai benda. Aktivitas tersebut dilakukan untuk bermain-main atau menghilangkan rasa bosan.
5. Marmut Lebih Sosial daripada Hamster
Dari sisi perilaku sosial, marmut cenderung lebih ramah dibandingkan hamster. Marmut merupakan makhluk sosial yang senang berinteraksi dengan hewan lain, termasuk manusia. Kurangnya sosialisasi bahkan dapat membuat marmut mengalami depresi.
Hamster memiliki karakter yang berbeda. Hewan ini cenderung penyendiri dan soliter sehingga tidak terlalu menyukai banyak interaksi. Interaksi yang terlalu sering dengan manusia justru dapat membuat hamster lebih cepat mengalami stres.
6. Usia Harapan Hidup
Perbedaan berikutnya berkaitan dengan usia harapan hidup. Marmut dapat hidup sekitar 5-8 tahun. Angka tersebut lebih panjang dibandingkan hamster yang umumnya hanya dapat bertahan selama 2-3 tahun.
Karena itu, orang yang menginginkan hewan peliharaan dengan usia hidup lebih panjang dapat mempertimbangkan marmut. Namun, pilihan tetap perlu disesuaikan dengan karakter dan kebiasaan masing-masing hewan.
7. Jumlah Anak dan Kondisi Saat Lahir
Jumlah anak yang dilahirkan dalam satu proses melahirkan juga menjadi pembeda antara marmut dan hamster. Induk marmut dapat melahirkan sekitar 2-4 anak. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan hamster yang dapat menghasilkan hingga 12 anak atau lebih.
Anak marmut terlahir dengan kondisi yang relatif lebih lengkap. Mereka sudah memiliki bulu, gigi, serta mata yang terbuka. Sebaliknya, anak hamster lahir tanpa bulu dan belum dapat melihat.
Kesimpulan
Marmut dan hamster memang sama-sama hewan pengerat berbulu yang dapat dipelihara, tetapi keduanya memiliki banyak perbedaan. Marmut berukuran lebih besar, aktif pada siang hari, memakan sayur dan buah, serta lebih suka bersosialisasi. Sementara itu, hamster berukuran lebih kecil, aktif pada malam hari, memiliki makanan yang lebih beragam, dan cenderung hidup menyendiri.
Perbedaan usia hidup, kebiasaan bermain, kantung pipi, serta jumlah dan kondisi anak saat lahir juga perlu dipahami. Dengan mengenali karakteristik masing-masing, calon pemilik dapat menentukan pilihan secara lebih tepat sebelum memelihara marmut atau hamster.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment