Paramount Capai Kesepakatan dengan 12 Negara Bagian, Merger Warner Bros. Discovery Hadapi Jalan Lebih Mulus
Paramount mencapai kesepakatan dengan koalisi 12 negara bagian yang sebelumnya menggugat rencana merger dengan Warner Bros. Discovery (WBD) atas dasar antimonopoli. Kesepakatan tersebut menjadi perkembangan penting bagi proses penggabungan perusahaan bernilai US$111 miliar yang sebelumnya menghadapi tantangan hukum serius.
Kesepakatan itu tercapai pada Senin (21/9), setelah Paramount dan para jaksa agung dari 12 negara bagian menjalani perundingan intensif sepanjang akhir pekan. Dengan adanya penyelesaian ini, salah satu hambatan utama merger berhasil disingkirkan. Paramount juga terhindar dari kewajiban membayar pemegang saham WBD sebesar US$7 juta per hari apabila merger belum rampung pada 1 Oktober.
Perundingan Berfokus pada Operasi Paramount di California
Menurut laporan Variety, pembahasan antara Paramount dan koalisi negara bagian terutama menyoroti komitmen perusahaan untuk tetap menjalankan kegiatan operasionalnya di California. Selain itu, para pihak membicarakan jaminan mengenai capaian produksi Paramount di tengah rencana penggabungan dengan WBD.
Isu lain yang menjadi perhatian dalam perundingan adalah pengawasan redaksional terhadap CBS News dan CNN. Kekhawatiran tersebut terutama disampaikan oleh sejumlah jaksa agung dari wilayah Pesisir Timur. Mereka menaruh perhatian pada bagaimana merger dapat memengaruhi operasional serta independensi editorial dua jaringan berita tersebut.
Sumber-sumber yang mengetahui proses tersebut menyebutkan bahwa kesepakatan tidak mewajibkan Paramount melakukan divestasi besar-besaran. Hal ini menjadi poin penting karena sebelumnya terdapat tuntutan agar merger disertai langkah perbaikan struktural yang signifikan.
Gugatan Dipimpin Jaksa Agung California
Koalisi 12 negara bagian dipimpin oleh Jaksa Agung California Rob Bonta. Gugatan untuk membatalkan merger diajukan pada Juli 2026, meskipun kesepakatan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
Sejak gugatan diajukan, Bonta berulang kali menuntut adanya “langkah perbaikan struktural yang tegas”. Tuntutan tersebut kemudian ditafsirkan sebagai dorongan agar Paramount melakukan divestasi dalam skala besar untuk mengurangi potensi dampak antipersaingan dari merger.
Selain gugatan dari negara-negara bagian, Writers Guild of America (WGA) juga mengajukan gugatan terpisah pada Juli 2026. Perkara tersebut semula dijadwalkan disidangkan bersamaan dengan gugatan koalisi negara bagian pada Maret mendatang. Namun, WGA diperkirakan akan menyetujui perjanjian penyelesaian yang baru dicapai.
Paramount Menjanjikan Produksi Film dan Penguatan Industri AS
CEO Paramount Skydance David Ellison menyampaikan apresiasi kepada Rob Bonta, para jaksa agung lainnya, WGA, serta Gubernur California Gavin Newsom. Menurut Ellison, seluruh pihak telah menunjukkan itikad baik dalam mencari penyelesaian yang dapat memberikan manfaat bagi berbagai kelompok.
“Tujuan bersama kami adalah mencapai hasil terbaik bagi konsumen, pekerja, dan—yang terpenting—komunitas kreatif yang sangat vital bagi seni penceritaan visual,” ujar Ellison dalam pernyataannya.
Paramount menyatakan bahwa kesepakatan tersebut memuat sejumlah komitmen, termasuk memproduksi lebih dari 30 film setiap tahun. Perusahaan juga berkomitmen meningkatkan produksi film di Amerika Serikat dengan tujuan membantu menghidupkan kembali industri perfilman domestik.
Komitmen produksi itu menjadi salah satu bagian penting dari penyelesaian karena berkaitan dengan kepentingan pekerja kreatif dan ekosistem usaha yang mendukung industri film serta televisi. Paramount menilai kesepakatan tersebut dapat menjadi dasar untuk mencapai hasil yang lebih baik bagi konsumen, pekerja, dan komunitas kreatif.
Penolakan terhadap Kesepakatan
Meski mendapat dukungan dari pihak-pihak yang terlibat dalam perundingan, kesepakatan tersebut tetap menuai kritik. Alvaro Bedoya, penasihat senior di American Economic Liberties Project, mengecam keputusan Rob Bonta yang dinilai terlalu lunak terhadap Paramount.
“Hari ini, para miliarder sekali lagi menggunakan cara menyuap, menyensor, dan menindas untuk mencapai puncak kekuasaan,” kata Bedoya.
Bedoya juga menyampaikan kekecewaannya terhadap Gavin Newsom dan Xavier Becerra, yang sedang mencalonkan diri sebagai gubernur. Ia menilai Newsom, Becerra, dan Bonta gagal memenuhi harapan kelompok yang menentang merger tersebut.
Menurut Bedoya, keputusan itu berpotensi merugikan pekerja di industri film dan televisi, termasuk usaha kecil yang bergantung pada sektor tersebut. Ia juga mengaitkan merger dengan kekhawatiran terhadap kebebasan berpendapat dalam sistem demokrasi.
Kesimpulan
Kesepakatan Paramount dengan 12 negara bagian mengurangi salah satu tantangan hukum terbesar terhadap rencana merger senilai US$111 miliar dengan Warner Bros. Discovery. Penyelesaian ini juga membuat Paramount tidak perlu menghadapi kewajiban pembayaran harian kepada pemegang saham WBD apabila proses merger melewati batas waktu yang telah ditentukan.
Meski demikian, proses penggabungan masih menjadi perhatian berbagai pihak, terutama terkait pengawasan redaksional, komitmen produksi, keberlangsungan operasi di California, serta dampaknya terhadap pekerja dan industri kreatif. Perkembangan berikutnya akan ditentukan oleh pelaksanaan komitmen yang telah disepakati dan sikap WGA terhadap penyelesaian tersebut.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment