Cesc Fabregas Ungkap Como Belajar dari Arsenal Usai Kalahkan Parma
Como berhasil menjaga tren positif setelah meraih kemenangan 2-1 atas Parma pada pekan keempat Liga Italia. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Senin (14/9) malam waktu setempat, menjadi sorotan karena dua gol kemenangan Como dicetak oleh pemain belakang, yakni Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, menyambut positif kontribusi para pemain bertahannya. Menurutnya, kemampuan bek dalam mencetak gol menjadi salah satu elemen penting dalam sepak bola modern. Fabregas bahkan menyebut Arsenal sebagai salah satu tim yang menjadi inspirasi bagi Como dalam mengembangkan aspek tersebut.
Fabregas Soroti Peran Bek dalam Mencetak Gol
Como tidak hanya tampil efektif dalam mengamankan kemenangan, tetapi juga memperlihatkan ancaman dari lini belakang. Jacobo Ramon dan Kaiki Bruno masing-masing menyumbangkan gol yang memastikan tim asuhan Fabregas menundukkan Parma dengan skor 2-1.
Situasi tersebut membuat Fabregas merasa senang. Pelatih asal Spanyol itu menilai, memiliki pemain belakang yang mampu mencetak gol merupakan keuntungan besar bagi sebuah tim. Terlebih, gol dari pemain bertahan sering kali hadir melalui situasi bola mati atau skema yang sulit diantisipasi lawan.
“Dalam sepak bola modern, memiliki bek yang bisa mencetak gol merupakan hal yang sangat penting. Arsenal menjuarai Premier League sebagian besar berkat gol-gol dari situasi bola mati,” ujar Fabregas seperti dilansir Football Italia.
Fabregas menjadikan Arsenal sebagai contoh bagaimana kontribusi pemain belakang dapat membantu sebuah tim meraih kesuksesan. Ia melihat peluang bagi Como untuk mengembangkan kemampuan serupa dalam permainan mereka.
“Jika kami bisa menambahkan kemampuan ini ke dalam permainan kami, maka itu akan menjadi sebuah keuntungan,” lanjutnya.
Como Mampu Menjaga Tren Positif
Kemenangan atas Parma juga memiliki arti penting karena diraih setelah Como menjalani pertandingan Liga Champions pada tengah pekan. Como melakoni debut di kompetisi tersebut pada 11 September dan menutup laga perdananya dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas wakil Jerman, RB Leipzig.
Jadwal pertandingan yang padat membuat sejumlah pemain Como mengalami kelelahan. Fabregas pun melakukan beberapa pergantian dalam laga melawan Parma. Meski demikian, perubahan tersebut tidak mengurangi daya saing timnya di atas lapangan.
Justru, para pemain pengganti mampu memberikan respons yang diharapkan. Hal itu menjadi salah satu aspek yang paling diapresiasi Fabregas setelah pertandingan. Ia menilai performa tersebut menunjukkan bahwa seluruh anggota skuad siap memberikan kontribusi ketika dibutuhkan.
Performa Pemain Pengganti Membuat Fabregas Puas
Fabregas mengaku puas dengan cara para pemainnya merespons situasi pertandingan. Di tengah kondisi beberapa pemain yang kelelahan, Como tetap mampu tampil kompetitif dan mengamankan tiga poin.
“Beberapa pemain sangat kelelahan, kami melakukan sejumlah pergantian, dan saya menyukai cara para pemain pengganti tampil,” ucap Fabregas.
Bagi Fabregas, kemampuan untuk mengandalkan seluruh pemain merupakan modal penting bagi Como. Performa para pemain pengganti dalam pertandingan melawan Parma menunjukkan adanya kedalaman skuad yang dapat dimanfaatkan ketika tim menghadapi kondisi sulit.
“Ini adalah respons penting bagi tim, karena itu berarti saya bisa mengandalkan semua pemain. Saya sangat senang dengan performa yang kami tunjukkan,” kata Fabregas.
Pelajaran dari Arsenal Jadi Motivasi Como
Pernyataan Fabregas memperlihatkan bahwa Como tidak hanya berfokus pada kontribusi pemain di lini depan. Gol dari Ramon dan Kaiki Bruno menjadi bukti bahwa pemain belakang juga dapat memainkan peran penting dalam menentukan hasil pertandingan.
Dengan menjadikan Arsenal sebagai rujukan, Fabregas ingin Como memanfaatkan situasi bola mati dan kemampuan para pemain bertahan secara lebih maksimal. Jika aspek tersebut terus berkembang, Como berpeluang memiliki variasi serangan yang semakin beragam.
Kesimpulan
Kemenangan atas Parma memperkuat tren positif Como setelah sebelumnya meraih hasil impresif dalam debut Liga Champions melawan RB Leipzig. Dua gol dari pemain belakang membuat Cesc Fabregas semakin yakin bahwa kontribusi lini pertahanan sangat penting dalam sepak bola modern.
Pelajaran dari Arsenal, ditambah respons positif para pemain pengganti, menjadi hal yang membuat Fabregas puas. Ke depan, kemampuan untuk mengandalkan seluruh pemain serta ancaman dari situasi bola mati dapat menjadi bagian penting dalam perkembangan permainan Como.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment