Manchester United Tersingkir dari Piala Liga Inggris Usai Kalah 2-3 dari Brighton

Manchester United harus mengakhiri kiprahnya di Piala Liga Inggris lebih awal setelah menelan kekalahan 2-3 dari Brighton & Hove Albion pada putaran ketiga. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Kamis (17/9) dini hari waktu Indonesia, tersebut diwarnai perubahan momentum setelah Manchester United sempat unggul dua gol lebih dahulu.

Laga ini menjadi kesempatan bagi Manchester United untuk bangkit setelah pada akhir pekan sebelumnya mengalami kekalahan dalam derby Manchester di kompetisi domestik. Namun, keunggulan cepat yang diraih The Red Devils tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Brighton berhasil membalikkan keadaan melalui tiga gol yang tercipta secara bertahap.

Manchester United Unggul Dua Gol dalam Waktu Singkat

Manchester United memulai pertandingan dengan baik. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Michael Carrick langsung tampil efektif dan membuka keunggulan ketika pertandingan baru memasuki menit kedelapan.

Shea Lacey menjadi pemain yang mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut membuat Manchester United berada di posisi yang menguntungkan sejak awal pertandingan. Keunggulan itu kemudian bertambah hanya dua menit berselang.

Mason Mount membawa The Red Devils unggul 2-0. Dua gol dalam waktu berdekatan membuat Manchester United berada dalam kendali permainan dan terlihat memiliki peluang besar untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya Piala Liga Inggris.

Keunggulan dua gol tersebut bertahan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir babak pertama. Akan tetapi, Brighton mampu mencetak gol penting sebelum turun minum.

Brighton Memangkas Ketertinggalan Sebelum Istirahat

Pada menit pertama waktu tambahan babak pertama, gawang Manchester United yang dikawal Karl Darlow akhirnya bobol. Charalampos Kostoulas mencetak gol untuk memangkas ketertinggalan Brighton menjadi 1-2.

Gol tersebut membuat Brighton tetap memiliki peluang untuk mengejar hasil pertandingan. Sebaliknya, Manchester United gagal mempertahankan keunggulan nyaman yang mereka bangun sejak awal laga. Babak pertama pun berakhir dengan skor tipis 2-1 untuk tuan rumah.

Brighton Membalikkan Keadaan pada Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Brighton terus berusaha mencari gol penyama kedudukan. Tekanan yang dibangun tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65.

Pascal Gross berhasil mencetak gol yang membuat skor berubah menjadi 2-2. Kedudukan imbang tersebut menghapus keunggulan Manchester United dan membuka kembali persaingan untuk meraih kemenangan.

Manchester United kemudian kembali kebobolan hanya empat menit setelah Brighton menyamakan kedudukan. Maxim De Cuyper membawa Brighton berbalik unggul 3-2. Gol tersebut menjadi pukulan bagi The Red Devils karena mereka sebelumnya mampu memimpin dengan selisih dua gol.

Setelah Brighton berbalik memimpin, tidak ada lagi gol yang tercipta hingga pertandingan selesai. Manchester United tidak mampu menyamakan kedudukan, sementara Brighton berhasil mempertahankan keunggulan 3-2 sampai peluit akhir dibunyikan.

Manchester United Gagal Melaju ke Babak Keempat

Kekalahan ini memastikan Manchester United gagal melangkah ke babak keempat, yang juga menjadi babak 16 besar Piala Liga Inggris. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri peluang The Red Devils untuk menjadi juara dalam ajang turnamen lokal tersebut.

Hasil pertandingan ini juga menunjukkan bagaimana keunggulan awal belum cukup untuk menjamin kemenangan. Manchester United sempat mencetak dua gol dalam 10 menit pertama, tetapi Brighton mampu merespons dengan tiga gol dan mengubah jalannya pertandingan.

Kesimpulan

Manchester United tersingkir dari Piala Liga Inggris setelah kalah 2-3 dari Brighton di Old Trafford. Shea Lacey dan Mason Mount sempat membawa tuan rumah unggul 2-0, tetapi Charalampos Kostoulas, Pascal Gross, dan Maxim De Cuyper membalikkan keadaan untuk Brighton.

Dengan tersingkirnya Manchester United pada putaran ketiga, peluang mereka untuk meraih gelar Piala Liga Inggris musim ini turut berakhir. Ke depan, hasil ini menjadi catatan penting bagi tim asuhan Michael Carrick setelah gagal mempertahankan keunggulan dan harus menerima kekalahan di hadapan pendukung sendiri.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment