Thibaut Courtois Ungkap Karakter Pemain Real Madrid: Mbappe Paling Jenaka, Tchouameni Paling Romantis
Thibaut Courtois mengungkap sejumlah sisi menarik para pemain Real Madrid di luar lapangan. Dalam sesi tanya jawab, kiper asal Belgia tersebut menjawab berbagai pertanyaan mengenai karakter rekan-rekannya di ruang ganti Los Blancos.
Jawaban Courtois mencakup pemain yang paling sering bercanda, sosok yang dianggap paling diremehkan, hingga rekan setim yang dinilai paling romantis. Ia juga mengungkap siapa pemain yang paling sering mentraktir serta siapa yang paling antusias merayakan kemenangan.
Menariknya, Courtois tidak hanya menyebut nama rekan-rekannya. Ketika ditanya mengenai pemain yang paling sering datang terlambat dan sosok yang berperan seperti ayah di tim, ia justru menunjuk dirinya sendiri.
Mbappe Disebut Pemain yang Paling Suka Bercanda
Dalam sesi tersebut, Courtois menyebut Kylian Mbappe sebagai pemain Real Madrid yang paling sering membuat lelucon. Penyerang asal Prancis itu dinilai mampu menghadirkan suasana yang lebih cair di dalam tim.
“Pelaku suka lelucon: Mbappe,” kata Courtois.
Selain dikenal sebagai pemain yang gemar bercanda, Mbappe juga mendapat penilaian positif dari Courtois dalam hal merayakan kemenangan. Menurut sang kiper, Mbappe merupakan pemain yang paling antusias ketika Real Madrid meraih hasil positif.
“Siapa yang paling antusias merayakan kemenangan? Kylian,” ujar Courtois.
Dean Huijsen Dinilai Paling Diremehkan
Courtois juga memberikan perhatian kepada Dean Huijsen. Pemain tersebut disebut sebagai sosok yang paling diremehkan di dalam skuad Real Madrid.
“Pemain yang paling diremehkan: Dean,” ucap Courtois.
Dalam jawaban lainnya, Huijsen kembali disebut ketika Courtois ditanya mengenai pemain yang bertanggung jawab terhadap musik di dalam tim. Ia menilai Huijsen bersama Eduardo Camavinga dan Aurelien Tchouameni sebagai DJ tim.
“DJ tim? Camavinga, Huijsen, Tchouameni,” kata Courtois.
Courtois Mengaku sebagai Pemain yang Sering Terlambat
Salah satu jawaban yang cukup menarik muncul ketika Courtois ditanya mengenai pemain yang paling sering datang terlambat. Alih-alih menunjuk rekan setimnya, penjaga gawang tersebut justru mengakui dirinya sendiri.
“Siapa yang datang terlambat? Saya,” ujar Courtois.
Courtois juga menyebut dirinya sebagai sosok seperti ayah bagi para pemain Real Madrid. Statusnya sebagai salah satu pemain senior membuatnya merasa memiliki peran penting di ruang ganti.
“Ayah dari tim ini? Saya. Saya yang tertua,” tutur Courtois.
Vinicius Junior Paling Sering Mentraktir
Selain membahas karakter pemain, Courtois mengungkap sosok yang paling sering mentraktir rekan-rekannya. Ia menunjuk Vinicius Junior sebagai pemain yang berada di posisi tersebut.
“Siapa yang paling sering mentraktir? Vini,” kata Courtois.
Jawaban singkat itu turut memperlihatkan dinamika sosial para pemain Real Madrid di luar aktivitas pertandingan. Setiap pemain memiliki karakter berbeda, mulai dari sosok yang humoris hingga mereka yang mengambil peran dalam menjaga suasana kebersamaan di tim.
Tchouameni Disebut Pemain Paling Romantis
Pertanyaan yang paling menarik berkaitan dengan pemain Real Madrid yang dianggap paling romantis. Tanpa ragu, Courtois menunjuk Aurelien Tchouameni sebagai jawabannya.
“Yang paling romantis? Tchouameni,” ujar Courtois.
Tchouameni sebelumnya juga disebut Courtois sebagai salah satu pemain yang bertanggung jawab terhadap musik di tim, bersama Camavinga dan Huijsen. Dengan demikian, gelandang asal Prancis tersebut mendapat dua penilaian khusus dalam sesi tanya jawab itu, yakni sebagai DJ tim dan pemain paling romantis.
Kesimpulan
Pengungkapan Thibaut Courtois memberikan gambaran ringan mengenai karakter para pemain Real Madrid di luar lapangan. Mbappe disebut sebagai pemain paling suka bercanda sekaligus paling antusias merayakan kemenangan, Huijsen dinilai paling diremehkan, sedangkan Vinicius Junior menjadi pemain yang paling sering mentraktir.
Courtois juga mengakui dirinya sebagai pemain yang paling sering terlambat dan sosok seperti ayah bagi tim karena menjadi pemain tertua. Sementara itu, Tchouameni mendapat predikat sebagai pemain paling romantis. Beragam karakter tersebut menunjukkan adanya dinamika yang berwarna di ruang ganti Real Madrid, yang akan terus menjadi bagian dari kebersamaan skuad dalam menjalani aktivitas tim.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment