Real Madrid Menang Dramatis 3-2 atas Elche, Gol Penentu Tercipta di Injury Time
Real Madrid meraih kemenangan dramatis saat menghadapi Elche dalam lanjutan La Liga di Estadio Martinez Valero, Rabu (16/9) dini hari WIB. Los Blancos sempat unggul dua gol, tetapi Elche mampu menyamakan kedudukan pada 20 menit terakhir pertandingan. Kemenangan Madrid akhirnya ditentukan oleh Carlos Espi pada masa injury time.
Pertandingan berjalan sengit hingga menit-menit akhir. Real Madrid lebih dulu membuka keunggulan melalui gol bunuh diri kiper Elche, Matias Dituro. Setelah Elche berhasil mengejar dan membuat skor menjadi imbang 2-2, Madrid membutuhkan momen penentu untuk mengamankan tiga poin. Kesempatan tersebut akhirnya hadir melalui kerja sama Kylian Mbappe dan Espi.
Real Madrid Unggul Berkat Gol Bunuh Diri Matias Dituro
Real Madrid membuka keunggulan pada menit ke-24. Gol tersebut tercipta setelah kiper Elche, Matias Dituro, melakukan gol bunuh diri. Momen itu bermula dari tendangan bebas yang dieksekusi oleh Arda Guler.
Tembakan Guler lebih dahulu membentur tiang gawang. Bola kemudian mengarah ke posisi Dituro yang berusaha menghindar. Namun, bola justru mengenai tubuh sang kiper dan masuk ke dalam gawang Elche.
Gol tersebut membuat Madrid berada dalam posisi unggul. Elche harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan, sementara Madrid berusaha mempertahankan kendali permainan.
Mbappe Menggandakan Keunggulan Madrid
Real Madrid berhasil menambah keunggulan pada menit ke-33. Kylian Mbappe mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan silang yang dilepaskan oleh Yan Diomande.
Mbappe mencetak gol tersebut dengan sontekan sambil terjatuh. Penyelesaian itu membuat Madrid unggul 2-0 atas Elche sebelum pertandingan memasuki jeda.
Keunggulan dua gol membuat Madrid berada dalam posisi yang menguntungkan. Namun, skor tersebut tidak bertahan hingga akhir pertandingan karena Elche mampu memberikan tekanan besar pada 20 menit terakhir laga.
Elche Bangkit dan Samakan Kedudukan
Elche mulai memperkecil ketertinggalan pada menit ke-71. Abiel Osorio mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan dari Lucas Cepeda. Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 1-2 dan membangkitkan harapan Elche untuk menyamakan skor.
Tekanan Elche berlanjut hingga akhirnya mereka berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-83. Fernando Nino menjadi pencetak gol penyama kedudukan melalui tembakan silang mendatar.
Tembakan Nino membuat kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, mati langkah. Bola meluncur ke dalam gawang dan membuat skor berubah menjadi 2-2.
Situasi tersebut membuat Madrid berada dalam kondisi darurat. Keunggulan yang sempat mereka miliki terhapus hanya dalam waktu singkat, sehingga tim harus kembali mencari cara untuk mencetak gol kemenangan.
Espi Jadi Penentu Kemenangan di Masa Injury Time
Dalam upaya mengubah jalannya pertandingan, Jose Mourinho menurunkan sejumlah pemain pengganti pada pengujung laga. Endrick, Carlos Espi, dan Denzel Dumfries menjadi pemain yang dimasukkan untuk membantu Madrid menghadapi tekanan Elche.
Keputusan tersebut membuahkan hasil pada masa injury time. Kylian Mbappe menerima umpan terobosan dan berhasil menusuk ke dalam kotak penalti Elche. Mbappe sebenarnya memiliki peluang untuk langsung melepaskan tembakan ke arah gawang.
Namun, penyerang tersebut memilih memberikan umpan kepada Espi yang berdiri bebas. Espi kemudian memanfaatkan kesempatan itu dengan menceploskan bola ke gawang Elche yang terbuka lebar.
Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Real Madrid. Elche tidak memiliki cukup waktu untuk kembali menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir.
Kesimpulan
Real Madrid menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2 atas Elche di Estadio Martinez Valero. Madrid sempat unggul melalui gol bunuh diri Matias Dituro dan gol Kylian Mbappe. Namun, Abiel Osorio serta Fernando Nino membawa Elche menyamakan kedudukan.
Kemenangan akhirnya ditentukan Carlos Espi pada masa injury time setelah menerima umpan dari Mbappe. Hasil ini membuat Real Madrid mengamankan tiga poin dari laga yang berlangsung dramatis. Keberhasilan bangkit setelah skor disamakan menjadi modal penting bagi Madrid untuk menghadapi pertandingan-pertandingan La Liga berikutnya.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment